@artadelina: Make your own LaBuBu with me and my 2.6mm BEADS🌈 DM me to order my set🖤 #artadelina #artadelinaart #mosaic #perlerbeads #forsale

ARTADELINA
ARTADELINA
Open In TikTok:
Region: GB
Thursday 10 September 2026 19:37:08 GMT
13192
138
0
11

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @artadelina, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KGPAA Paku Alam II — Adipati Pakualaman ke-2 👑   📋 Data Diri   Keterangan Isi  Nama Lengkap Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam II  Nama Lahir Raden Mas Natadiningrat / Notodiningrat  Lahir 25 Juni 1786, Yogyakarta Wafat 23 Juli 1858, Pura Pakualaman — umur 72 tahun  Dimakamkan Astana Kota Gede, Yogyakarta  Ayah Paku Alam I (Pendiri Pakualaman)  Ibu Putri Raden Adipati Purwaningrat, Bupati Magetan Memerintah 31 Desember 1829 / 4 Januari 1830 – 23 Juli 1858 (±28–29 tahun)  Pendahulu Paku Alam I (ayahnya)  Penerus Paku Alam III (putranya)        👑 Masa Pemerintahan   - Naik takhta pertama kali bergelar KGP Adipati Suryaningrat, belum memakai nama
KGPAA Paku Alam II — Adipati Pakualaman ke-2 👑 📋 Data Diri Keterangan Isi Nama Lengkap Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam II Nama Lahir Raden Mas Natadiningrat / Notodiningrat Lahir 25 Juni 1786, Yogyakarta Wafat 23 Juli 1858, Pura Pakualaman — umur 72 tahun Dimakamkan Astana Kota Gede, Yogyakarta Ayah Paku Alam I (Pendiri Pakualaman) Ibu Putri Raden Adipati Purwaningrat, Bupati Magetan Memerintah 31 Desember 1829 / 4 Januari 1830 – 23 Juli 1858 (±28–29 tahun) Pendahulu Paku Alam I (ayahnya) Penerus Paku Alam III (putranya)   👑 Masa Pemerintahan - Naik takhta pertama kali bergelar KGP Adipati Suryaningrat, belum memakai nama "Paku Alam" - Baru dikukuhkan sebagai Paku Alam II setelah menandatangani Kontrak Politik 1831–1833 dengan Pemerintah Hindia Belanda - Menjalankan pemerintahan di masa pasca-Perang Diponegoro (1825–1830), menjaga kestabilan wilayah Pakualaman di bawah pengawasan kolonial Belanda - Sebelum naik takhta, sempat mendampingi ayahnya dan pernah ikut dibuang ke Semarang & Batavia saat masih muda karena intrik istana - Mewujudkan suksesi pertama yang berjalan wajar di Kadipaten Pakualaman — dari ayah ke putra tertua 🎨 Kebudayaan & Karya - Pelindung besar seni dan sastra Jawa — masa pemerintahannya dianggap masa keemasan budaya Pakualaman - Karya sastra/naskah yang dihasilkan: - Serat Sestra Ageng Adidarma - Serat Sestradisuhul - Serat Tajusalatin - Menciptakan tarian keraton khas Pakualaman: - Beksan Bandabaya / Wirèng Bandabaya - Bedhaya Gandakusuma - Beksan Jebeng - Mengembangkan ruang penyalinan naskah Pura Pakualaman, melestarikan teks-teks sejarah dan kebudayaan Jawa 📌 Ringkasan Paku Alam II adalah putra tertua Paku Alam I yang melanjutkan pemerintahan selama hampir 30 tahun. Beliau memperkokoh kedudukan Kadipaten Pakualaman di bawah pengakuan Belanda sekaligus menjadikan Pura Pakualaman sebagai pusat seni dan sastra yang khas, berbeda dengan tradisi Keraton Yogyakarta. #creatorsearchinsights #wawasankreator #jawapride #nusantara #kerajaan

About