@acspace22: Kontroversi Adidas Memanas! Kartunis Dunia Ubah Logo Jadi Kritik Perang Gaza Baru-baru ini, Adidas menghadapi gelombang kecaman global dan seruan boikot setelah menampilkan seorang mantan tentara Israel dalam kampanye promosi layanan "Single Shoe" (sepatu tunggal) mereka. Kampanye yang menampilkan Shalev Biton, mantan tentara yang kehilangan kaki kirinya saat bertugas di Gaza pada Mei 2021, memicu kemarahan publik di tengah krisis amputasi yang dihadapi warga Palestina. Fakta Kontroversi: ✅ Ironi yang Menusuk: Kampanye ini muncul saat lebih dari 5.000 warga Palestina di Gaza menghadapi amputasi akibat serangan Israel. Banyak aktivis menilai kampanye ini sangat tidak sensitif dan seolah mengabaikan penderitaan warga sipil. ✅ Respons Kartunis Dunia: Para kartunis dari berbagai negara kemudian mengubah logo ikonik Adidas menjadi karya seni yang menggambarkan situasi perang di Gaza, sebagai bentuk kritik sosial. ✅ Permintaan Maaf Adidas: Adidas Arabia akhirnya meminta maaf atas "kejadian yang menyinggung" tersebut, sementara protes dan demonstrasi terus berlanjut di berbagai negara ✅ Seni sebagai Kritik Sosial: Kartunis seperti Antonio Rodriguez (Meksiko) dan Fuad Ayyach (Suriah) menggunakan karya mereka untuk menyoroti apa yang mereka lihat sebagai ketidakpedulian korporasi terhadap krisis kemanusiaan Pertanyaan Kritis: Kasus ini memunculkan pertanyaan penting tentang tanggung jawab sosial perusahaan di tengah konflik global. Apakah perusahaan multinasional harus lebih sensitif secara politik dalam kampanye mereka? Atau ini hanya strategi pemasaran yang gagal membaca situasi? #beritaviral #adidas #israel #acspace #foryoupage