@maiyahindonesia: Bayangkan di dalam tubuh kita ada dua mode sederhana: “ada bahaya!” dan “sudah aman.” Ketika masalah tiba-tiba datang—misalnya mendapat kabar buruk, dimarahi, kehilangan sesuatu, atau menghadapi situasi yang terasa mengancam—otak bisa menyalakan alarm. Bagian otak yang mendeteksi ancaman, terutama amigdala, memberi sinyal kepada tubuh: “Eh, bahaya! Siap-siap!” Tubuh lalu masuk ke mode fight or flight. Jantung berdetak lebih cepat, napas menjadi lebih cepat, otot menegang, perhatian menyempit, dan hormon seperti adrenalin membantu tubuh menyiapkan energi untuk melawan atau menghindar. Menariknya, tubuh tidak selalu memilih melawan atau lari secara harfiah. Pada manusia, masalah yang datang tiba-tiba bisa membuat kita marah, panik, ingin kabur, ingin menangis, membalas perkataan orang, atau buru-buru mengambil keputusan. Semua itu bisa menjadi bagian dari respons stres. Tubuh sedang berkata: “Yang penting selamat dulu. Urusan mikir belakangan.” Tetapi setelah otak menilai bahwa keadaan sudah aman, ada sistem lain yang mengambil alih: rest and digest—istirahat dan mencerna. Sistem saraf parasimpatik membantu menurunkan denyut jantung, memperlambat napas, mengendurkan otot, dan mengembalikan tubuh ke kondisi yang lebih tenang. Sederhananya: fight or flight adalah gas, sedangkan rest and digest adalah rem. Karena itu, ketika masalah datang tiba-tiba, reaksi pertama kita belum tentu merupakan keputusan terbaik kita. Pada beberapa saat pertama, tubuh mungkin sedang berada dalam mode bertahan hidup. Kita bisa merasa harus segera menjawab, segera membalas, segera mengambil keputusan. Padahal, sering kali yang lebih kita butuhkan bukan langsung mencari solusi, melainkan memberi tubuh kesempatan untuk turun dari mode alarm menuju mode tenang. Setelah tubuh sedikit tenang, bagian otak yang berperan dalam berpikir, mempertimbangkan konsekuensi, dan mengendalikan impuls—terutama korteks prefrontal—dapat bekerja lebih optimal. Maka ada satu prinsip sederhana yang bisa dipetik: ketika masalah datang, jangan selalu percaya pada reaksi pertama. Tenangkan tubuh dulu, baru ajak pikiran bekerja. Kadang masalahnya memang tidak langsung hilang. Tetapi ketika “alarm” sudah berhenti berbunyi, kita bisa melihat masalah yang sama dengan mata yang jauh lebih jernih.

Maiyah Nusantara
Maiyah Nusantara
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 11 September 2026 10:02:41 GMT
5816
510
5
38

Music

Download

Comments

bakol_ati31
JametNyel :
kenapa harus jadi agen masalah? kalo aku sih gladiator masalah bukan sih??? ampun suhu??? 🙏
2026-09-14 17:56:11
0
maintenance_silence
𝔸𝕣𝕖 𝕐𝕠𝕦 𝕆𝕜𝕖𝕪 ?! :
hidup itu adalah masalah 🔥🔥
2026-09-12 07:30:47
0
a.life790
알리프 아지 :
simple tapi angel dilakoni😌
2026-09-12 08:37:24
0
barong1876
Barongshop18 :
🔥🔥🔥
2026-09-11 10:11:58
0
To see more videos from user @maiyahindonesia, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About