@.3.106: love sarr 😂❤️#viewsproblem😭 #writer_error #MomsofTikTok #fouryoupage #viral_video

𝗘⃪𝗥𝗥𝗢⃪͢𝗥٭͜🍿⍣⃝🇲🇦
𝗘⃪𝗥𝗥𝗢⃪͢𝗥٭͜🍿⍣⃝🇲🇦
Open In TikTok:
Region: SO
Friday 11 September 2026 14:49:37 GMT
132373
10455
772
23243

Music

Download

Comments

..0.0.0.0.6
Amein :
I want friends 😭💔
2026-09-12 08:19:36
4
nada.hussain94
.💕 :
yaan hada sas Isla noqona😭😂
2026-09-12 10:24:17
9
f216159
🌸🫂❤️ :
Tiktok 💁‍♂️
2026-09-12 09:39:21
0
abdillahi.hassan56
Alpha 🇸🇴 :
majiro inan helana waan hamiyaaa🤲 qof wngsan
2026-09-12 10:24:04
8
055.35
𝐑͢αмℓα :
dad cusub rabaa dadkii hore duug waaye😂😭
2026-09-12 09:07:19
3
user8p8tct8ueh
liney🎀🫦 :
yaa hda sas isla noqona😂❤️
2026-09-12 11:56:58
2
6.6.6.51
🪷. :
kuwa cusub ayaa rabaa kly.❤️🥹🥹🫶🏻
2026-09-12 12:42:20
2
b.e.n.j.a.m.i.n45
Q A W D H A N 🇱🇾+🇪🇺 :
sacada aad dawanaysa waa 1:20 😂
2026-09-12 10:16:53
5
codkiisah_0
𝗠𝗨𝗦𝗧𝗔᭡❤🌷 :
tiktok WhatsApp Instagram telegram qofka kwada hdalno ka sheke 😭😂🌷
2026-09-12 07:01:03
7
sh3664
ZoKoReyyyyY👄🫶🏾🥀 :
Yn Ku zxpNa tiktok ,instg and wppka😭🌷
2026-09-12 12:03:03
0
apdilaahi222
DinaZour🦕💐🫦 :
maba hayo qoftii😭
2026-09-12 07:08:59
1
h4k4r10
H4K4ROWW :
my lawada malihi
2026-09-12 07:36:14
1
To see more videos from user @.3.106, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Maluku -  Aksi seorang karyawan Indomaret di Kota Ambon, Maluku, yang membakar kaki seorang bocah yang sedang tertidur di teras depan toko viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam video berdurasi 31 detik yang beredar, pelaku bernama Rendi Glen Pattipelilohy terlihat meletakkan selembar kertas di atas kaki korban, kemudian membakarnya menggunakan korek api. Korban yang diduga anak jalanan itu langsung terbangun sambil menjerit kesakitan, sementara pelaku terlihat mengamati reaksi korban sambil tertawa. Menanggapi video tersebut, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengatakan hingga Sabtu (27/6/2026) belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa tersebut. Sehari setelah videonya viral, Rendi menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui sebuah video yang didampingi orang tua asuh korban, manajemen Indomaret Ambon, serta Ketua RW setempat. Ia mengakui perbuatannya merupakan tindakan pribadi yang dilakukan karena iseng dan tidak ada kaitannya dengan perusahaan tempatnya bekerja. Rendi juga mengaku menyesali tindakannya yang telah menimbulkan kegaduhan dan merugikan nama baik perusahaan. Pelaku berjanji menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. Sementara itu, kepolisian menyatakan siap menindaklanjuti kasus tersebut apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan melaporkannya secara resmi. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial. #viral #beritaviral #beritaterkini #tiktokberita #surabayatv
Maluku - Aksi seorang karyawan Indomaret di Kota Ambon, Maluku, yang membakar kaki seorang bocah yang sedang tertidur di teras depan toko viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Dalam video berdurasi 31 detik yang beredar, pelaku bernama Rendi Glen Pattipelilohy terlihat meletakkan selembar kertas di atas kaki korban, kemudian membakarnya menggunakan korek api. Korban yang diduga anak jalanan itu langsung terbangun sambil menjerit kesakitan, sementara pelaku terlihat mengamati reaksi korban sambil tertawa. Menanggapi video tersebut, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengatakan hingga Sabtu (27/6/2026) belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa tersebut. Sehari setelah videonya viral, Rendi menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui sebuah video yang didampingi orang tua asuh korban, manajemen Indomaret Ambon, serta Ketua RW setempat. Ia mengakui perbuatannya merupakan tindakan pribadi yang dilakukan karena iseng dan tidak ada kaitannya dengan perusahaan tempatnya bekerja. Rendi juga mengaku menyesali tindakannya yang telah menimbulkan kegaduhan dan merugikan nama baik perusahaan. Pelaku berjanji menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. Sementara itu, kepolisian menyatakan siap menindaklanjuti kasus tersebut apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan melaporkannya secara resmi. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial. #viral #beritaviral #beritaterkini #tiktokberita #surabayatv

About