@rmol.id: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan duka atas serangan terhadap warga sipil di Papua. Ia menilai aksi tersebut menunjukkan kelompok bersenjata di Papua mulai terdesak oleh upaya aparat mengejar mereka. "Kita berdukacita, ada serangan kepada sipil di Papua. Jadi, kalau menilai saya, mereka memang sudah mulai kita betul-betul kejar mereka ini. Jadi, kelihatannya mereka malah sudah resah. Jadi mulai sembarangan dia mencari korban," kata Maruli, saat menghadir Munas PJSI di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat, 11 September 2026. Menurut Maruli, aparat sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi serangan terhadap masyarakat sipil di Papua. Namun, pola pengamanan akan terus dievaluasi untuk mencegah kejadian serupa terulang. "Tapi, sebetulnya kita juga dari awal sudah berupaya untuk mengantisipasi ini. Tapi, dengan segala macam ini akan kita terus kita evaluasi, supaya kita juga bisa mengamankan para masyarakat sipil di sana," ujarnya. Maruli memastikan evaluasi terhadap pola pengamanan di Papua akan terus dilakukan. Hal itu menyusul sejumlah kejadian yang menjadikan masyarakat sipil sebagai korban. "Ya, pasti kita terus evaluasi. Kita juga kadang memang sudah berulang sebetulnya. Sudah mereka menjadikan sipil, jadi korban itu sudah berulang. Ini yang terus kita tetap evaluasi," kata Maruli. Ia menjelaskan, penempatan pasukan juga mulai diarahkan ke sejumlah lokasi yang telah dipetakan dan diantisipasi. Meski demikian, Maruli menegaskan kewenangan utama terkait operasi pengamanan berada di Mabes TNI. Kendati demikian, TNI Angkatan Darat tetap mengambil bagian dalam upaya pengamanan melalui jajaran kewilayahan, mulai dari Kodim, Korem hingga Kodam. Bagaimana menurut kamu? Creative Video: Abdul Rouf Ade Segun #Rmol #republikmerdeka #republikmerdekaonline
rmol.id
Region: ID
Friday 11 September 2026 15:01:00 GMT
Music
Download
Comments
My Name ...Jo :
pejabat TNI pembohong😳
2026-09-12 00:30:13
30
Romi Bungas :
omong tok
2026-09-11 22:47:40
25
@ardynooo# :
cuma tau ngomong aja tanpa solusi👎👎👎
2026-09-12 01:17:13
14
TENGGO ENTERTAINMENT :
banyak teori
2026-09-12 04:19:14
9
sanjoni41 :
sudah lama kkb buat resah, baru tau ya, masalah nya mampu ngak tni berantas ini, jangan berani sama masyarakat sipil yang tidak bersenjata saja pak tu lawan yang punya sejata
2026-09-11 22:21:04
22
suparliiii :
terlalu bnyak omong kburu bnyak korban pak.!
2026-09-12 09:02:01
3
user9560215300716 :
bapa kalau mau damai di papua,bukan dgn senjata, harus melakukan mediasi lewat tokoh Agama,tokoh adat,
2026-09-12 06:06:26
4
Yulius laki :
TNI/POLRI harus bertindak tegas, kepada KKB, Krena biadab di luar batas perikemanusiaan, sudah banyak masyarakat sipil yg tewas di tangan mereka 🙏
NKRI harga mat.
2026-09-12 09:01:26
6
Anas Fii :
buktikan tuntaskan pak jangan cuman omdo kami perlu bukti jangan ada korbar dr rakyat
2026-09-12 00:24:16
4
Andi Jalang :
dari dulu resa pa korban terlalu banyak
2026-09-13 08:12:07
0
Adit🐥 :
halah omon omon
2026-09-11 19:31:11
8
Sihombing16.Galinda :
jgn omong aja,, buktikan yg nyata,, jgn hanya memberi harapan palsu
2026-09-12 01:49:27
9
Yustinda :
buktikan jangan cm omong doang
2026-09-12 06:33:59
2
@Amirmirwan_0102🤝 :
di mata pangkat tinggi nyawa itu TDK ada harganya 😡😡🙏🙏
2026-09-12 10:08:07
2
user :
g berani g berani
2026-09-11 15:57:28
4
user3773144081993 :
jangan cuma kejar2aja pak kapan selesainya kalau gitu
2026-09-12 00:47:53
2
ular bisa :
papua Merdeka
2026-09-12 12:57:52
2
XX :
harus pejabat tinggi jadi korban. baru di Brantas. KLO masyarakat kecil. ngk bakalan di Brantas
2026-09-12 16:01:08
2
Longginus Waro :
cerito kosong
2026-09-11 23:56:28
9
B 16 LU :
gak rampung rampung ngomong tok
2026-09-11 19:09:32
1
Raja --- :
MHN PRESIDEN AGAR. MEMBERI PENGAMAN KHUSUS DI WILAH2..BINAAN PENYULUHAN PERTANIAAN..
2026-09-12 02:48:29
1
"😅 Jerry $$$ :
Setiap ada korban Nyawa,inilah Ucapan dan Respon para petinggi2 di negri ini,,
Negara seluas ini untk untk menangani konflik KKB ini aj berkepanjangan seperti ini,
2026-09-12 01:25:16
1
9287uu :
maju terus TNI POLRI
2026-09-14 06:25:12
0
rud1 :
ganti berpa panglima dan KSAD masih juga kalah cepat.
2026-09-14 04:41:03
0
user7804008131741 :
woy jgn hnya omon2 sj baut
2026-09-11 22:25:14
1
To see more videos from user @rmol.id, please go to the Tikwm
homepage.