@sabon246: もう秋くるね〜🍁 どれが一番好き? すべての人にファッションを! SHEINで「トレンド」で検索して秋冬ファッションチェックしてみてね! #PR #SHEINtrends #SHEINFW26 #秋服 #黒髪ボブ @shein_jp @shein_official

サボン🦋
サボン🦋
Open In TikTok:
Region: JP
Saturday 12 September 2026 12:50:37 GMT
76552
4698
45
41

Music

Download

Comments

apiapi.com
あぴあぴ :
サボン、styleバリいいやん
2026-09-12 13:57:30
177
sabon246
サボン🦋 :
再投稿ごめんね(><)
2026-09-12 13:22:42
38
_so_so_no
はんごう :
検索しても出てこない😭
2026-09-17 16:53:44
4
user1008121543394
りんごパスタ :
あーんおしゃれ😭早いかな
2026-09-12 12:53:27
18
itms054
TOMOKA :
なんでも似合うのすごい
2026-09-19 01:29:07
3
userqzpvit6h1t
ゆっくち :
スタイルが理想的すぎる
2026-09-14 15:15:16
19
hrn.oo
hrn.oo :
圧倒的3番目
2026-09-18 13:58:47
1
therealabglover3102
Sascham :
All of them are my favourite lmao
2026-09-12 13:12:33
3
mao4019
︎︎まお :
サボンちゃん大好き
2026-09-12 12:52:46
4
cane024
mimi :
ナチュラルとウェーブの良いとこ取りー!!スタイルめちゃ憧れ
2026-09-13 17:21:44
6
yuzuki5298
yuzuki🧸🎀 :
ほんとにスタイルがいいからなんでもにあっちゃうのすごい💗💗かわいい💖
2026-09-12 13:39:01
8
hm565188
poyoyoi world🐢 :
最初のアップ可愛すぎて叫んだ
2026-09-12 12:58:40
4
love_mew106
ぁぉぃ. :
かわいいほんとにすき
2026-09-12 13:01:55
3
user91602707858147
𝕜𝕒𝕣𝕚𝕟 :
ドアップ可愛すぎありがとう
2026-09-17 14:45:58
1
user2747498390292
マイメロ :
サボンちゃんピンクメイクして欲しいです‼️
2026-09-12 17:24:54
1
kaine0417
まきを :
お美しい!綺麗な人がきたらどれもが素敵に見えてしまう
2026-09-15 06:11:13
1
r74ea_l
reanico 🚰🧊 :
スタイル良すぎてて神
2026-09-12 14:15:46
2
larakalhor
lara :
五5️⃣
2026-09-12 13:05:08
1
keymr16
ちゃん :
待って、全く体型一緒だ😳参考にさせていただきます!!!
2026-09-19 14:06:52
0
_nyannyan03
^._.^ :
6着目のスカート?どこのですか!
2026-09-19 15:37:06
0
user2539733031387
いわ :
ほっっっっそかっわいい
2026-09-19 13:14:18
0
user3vcktx9f61
w :
全部可愛い
2026-09-19 07:48:51
0
karina_012.6
카리나 :
スタイル良すぎ
2026-09-18 14:23:47
0
meyfuch
ゆちゃ丸 :
神スタイルや、、
2026-09-19 13:28:13
0
maisonnnn6
산호 :
cuuute
2026-09-12 12:55:00
0
To see more videos from user @sabon246, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“Untuk Kita Renungkan” oleh Ebiet G. Ade dirilis pada tahun 1982 dalam album Tokoh-Tokoh. Lagu ini ditulis sendiri oleh Ebiet, terinspirasi dari bencana letusan Gunung Galunggung di Jawa Barat. Dengan genre pop balada bercampur nuansa country, lagu ini menjadi salah satu karya paling ikonik Ebiet dan sering diputar di televisi Indonesia setiap kali terjadi bencana alam, menjadikannya simbol refleksi sosial dan spiritual.   [Wikipedia](https://id.wikipedia.org/wiki/Tokoh-Tokoh)  [Suara.com](https://www.suara.com/entertainment/2019/04/10/191500/kenalkan-lagu-untuk-kita-renungkan-ke-milenial-ebiet-g-ade-gandeng-adera)   Awal 80-an, musik Indonesia tengah berkembang dengan berbagai warna pop dan balada. Ebiet G. Ade, yang dikenal dengan lirik puitis dan penuh makna, menghadirkan “Untuk Kita Renungkan” sebagai lagu pembuka album Tokoh-Tokoh (1982). Lagu ini segera menarik perhatian karena nuansa reflektifnya yang berbeda dari tren musik populer saat itu. Lagu ini lahir dari pengalaman nyata: letusan Gunung Galunggung pada 1982 yang menyelimuti Bandung dengan abu vulkanik. Ebiet menulis liriknya sebagai ajakan untuk merenung, menyadari rapuhnya manusia di hadapan alam, dan mengingatkan pentingnya kembali kepada Tuhan. Genre pop balada dengan sentuhan country membuat lagu ini terasa sederhana namun penuh kekuatan emosional. Pertanyaannya: bisakah sebuah lagu reflektif bertahan di tengah dominasi musik cinta dan hiburan ringan? Jawabannya datang dengan penerimaan publik. “Untuk Kita Renungkan” segera menjadi lagu yang identik dengan momen bencana di Indonesia. Lagu ini sering diputar di televisi setiap kali terjadi bencana alam, menjadikannya semacam soundtrack nasional untuk refleksi dan doa. Meski tidak tercatat dalam tangga lagu internasional, dampaknya di Indonesia sangat besar, menjadikan Ebiet sebagai suara hati masyarakat.  [Wikipedia](https://id.wikipedia.org/wiki/Tokoh-Tokoh)  [Suara.com](https://www.suara.com/entertainment/2019/04/10/191500/kenalkan-lagu-untuk-kita-renungkan-ke-milenial-ebiet-g-ade-gandeng-adera)   “Untuk Kita Renungkan” menegaskan posisi Ebiet G. Ade sebagai penyanyi yang bukan sekadar entertainer, tetapi juga penyair sosial. Lagu ini memperkuat reputasinya sebagai musisi yang mampu menyuarakan keresahan masyarakat dengan bahasa puitis. Hingga kini, karya ini tetap relevan, sering dinyanyikan ulang, termasuk kolaborasi Ebiet dengan Adera pada 2019 untuk mengenalkan lagu ini kepada generasi milenial.  [Suara.com](https://www.suara.com/entertainment/2019/04/10/191500/kenalkan-lagu-untuk-kita-renungkan-ke-milenial-ebiet-g-ade-gandeng-adera)   “Untuk Kita Renungkan” adalah balada reflektif yang lahir dari bencana, menjadikan Ebiet G. Ade bukan hanya penyanyi, tetapi juga suara nurani bangsa yang mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dan merenungkan kehidupan.
“Untuk Kita Renungkan” oleh Ebiet G. Ade dirilis pada tahun 1982 dalam album Tokoh-Tokoh. Lagu ini ditulis sendiri oleh Ebiet, terinspirasi dari bencana letusan Gunung Galunggung di Jawa Barat. Dengan genre pop balada bercampur nuansa country, lagu ini menjadi salah satu karya paling ikonik Ebiet dan sering diputar di televisi Indonesia setiap kali terjadi bencana alam, menjadikannya simbol refleksi sosial dan spiritual. [Wikipedia](https://id.wikipedia.org/wiki/Tokoh-Tokoh) [Suara.com](https://www.suara.com/entertainment/2019/04/10/191500/kenalkan-lagu-untuk-kita-renungkan-ke-milenial-ebiet-g-ade-gandeng-adera) Awal 80-an, musik Indonesia tengah berkembang dengan berbagai warna pop dan balada. Ebiet G. Ade, yang dikenal dengan lirik puitis dan penuh makna, menghadirkan “Untuk Kita Renungkan” sebagai lagu pembuka album Tokoh-Tokoh (1982). Lagu ini segera menarik perhatian karena nuansa reflektifnya yang berbeda dari tren musik populer saat itu. Lagu ini lahir dari pengalaman nyata: letusan Gunung Galunggung pada 1982 yang menyelimuti Bandung dengan abu vulkanik. Ebiet menulis liriknya sebagai ajakan untuk merenung, menyadari rapuhnya manusia di hadapan alam, dan mengingatkan pentingnya kembali kepada Tuhan. Genre pop balada dengan sentuhan country membuat lagu ini terasa sederhana namun penuh kekuatan emosional. Pertanyaannya: bisakah sebuah lagu reflektif bertahan di tengah dominasi musik cinta dan hiburan ringan? Jawabannya datang dengan penerimaan publik. “Untuk Kita Renungkan” segera menjadi lagu yang identik dengan momen bencana di Indonesia. Lagu ini sering diputar di televisi setiap kali terjadi bencana alam, menjadikannya semacam soundtrack nasional untuk refleksi dan doa. Meski tidak tercatat dalam tangga lagu internasional, dampaknya di Indonesia sangat besar, menjadikan Ebiet sebagai suara hati masyarakat. [Wikipedia](https://id.wikipedia.org/wiki/Tokoh-Tokoh) [Suara.com](https://www.suara.com/entertainment/2019/04/10/191500/kenalkan-lagu-untuk-kita-renungkan-ke-milenial-ebiet-g-ade-gandeng-adera) “Untuk Kita Renungkan” menegaskan posisi Ebiet G. Ade sebagai penyanyi yang bukan sekadar entertainer, tetapi juga penyair sosial. Lagu ini memperkuat reputasinya sebagai musisi yang mampu menyuarakan keresahan masyarakat dengan bahasa puitis. Hingga kini, karya ini tetap relevan, sering dinyanyikan ulang, termasuk kolaborasi Ebiet dengan Adera pada 2019 untuk mengenalkan lagu ini kepada generasi milenial. [Suara.com](https://www.suara.com/entertainment/2019/04/10/191500/kenalkan-lagu-untuk-kita-renungkan-ke-milenial-ebiet-g-ade-gandeng-adera) “Untuk Kita Renungkan” adalah balada reflektif yang lahir dari bencana, menjadikan Ebiet G. Ade bukan hanya penyanyi, tetapi juga suara nurani bangsa yang mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dan merenungkan kehidupan.

About