Lyn 🎀 :
Dulu, aku selalu meminta apa pun kepada Ayah. Hal-hal kecil yang mungkin bagi orang lain biasa saja, tapi bagiku begitu berarti. Karena aku tahu, selama Ayah masih ada, aku punya tempat untuk meminta dan bercerita.
Namun, sejak Ayah pergi, semuanya berubah. Aku belajar menahan keinginan, bukan karena tak ingin, tetapi karena aku tahu Ibu juga sedang berjuang. Ibu tak punya penghasilan saat itu, dan aku tak ingin menambah beban pikirannya.
Aku masih ingat, saat di pondok, aku hanya punya uang 2 ribu rupiah untuk membeli lauk makan. Sesederhana itu perjuanganku. Saat kuliah, ketika tak punya kuota internet untuk mengikuti perkuliahan, aku hanya bisa menangis diam-diam. Ingin meminta, tapi kepada siapa? Ingin bercerita, tapi tak ingin membuat Ibu semakin terbebani.
Ternyata, kehilangan Ayah bukan hanya tentang kehilangan sosok yang kita sayangi, tetapi juga kehilangan tempat untuk mengadu, meminta, dan merasa aman.
Ada banyak hal yang ingin kuceritakan kepada Ayah, banyak kesulitan yang ingin kutanyakan bagaimana cara melewatinya. Andai Ayah masih ada, mungkin aku tak harus sesering ini memendam semuanya sendirian.
Yah, ternyata tumbuh dewasa tanpa Ayah sesulit ini. Aku berusaha kuat, meski terkadang aku hanya ingin kembali menjadi anak kecil yang bisa meminta apa saja kepada Ayah tanpa harus memikirkan keadaan.
Aku rindu, Yah. Bukan hanya rindu sosokmu, tetapi juga rindu rasanya memiliki tempat untuk pulang, tanpa harus merasa bersalah karena meminta.🤍
2026-10-27 16:37:56