@kellishiromabraiotta: 🧀🥩You can get these specialty cheesesteaks for a limited time. 📍Capriotti’s Sandwich Shop recently launched its Cooper sharp cheesesteaks for a limited time. The seeded rolls are filled with grilled steak, mushrooms, onions and sweet peppers topped with creamy Cooper sharp white cheese. This melted cheese has a bolder flavor. #cheesesteak #cheese #sandwiches #oahu #hawaii

Kelli Shiroma Braiotta
Kelli Shiroma Braiotta
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 13 September 2026 01:53:39 GMT
4158
136
7
36

Music

Download

Comments

jpconnor
JP Connor :
So expensive over there
2026-09-13 02:52:13
0
lipstickandstockings
Flor Osorio :
How much is that cheesesteak sandwich? 🤔
2026-09-17 09:25:06
0
roninbushito
roninbushito :
Rubbish place they stingy
2026-09-15 16:32:28
0
taylormahealani
Taylor :
Wow that cheesesteak on fries is a GAMECHANGER
2026-09-13 18:48:31
0
sweetlifeofpeejay
sweetlifeofpeejay :
Ooo loooks bomb
2026-09-13 18:01:52
0
stewie808
Stewie808 :
😋😋😋
2026-09-13 06:58:30
0
To see more videos from user @kellishiromabraiotta, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dana Pembangunan Dihentikan, Sebagian Uang Belum Kembali. SMKN Karangpucung Diminta Buka-bukaan!  Persoalan dugaan penarikan dana pembangunan di SMKN Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan. Kali ini, sejumlah orang tua murid, siswa hingga alumni mempertanyakan nasib uang yang sebelumnya telah dibayarkan untuk pembangunan ruang kelas yang mengalami kerusakan. ‎Berdasarkan aduan yang diterima moodpendidikan.co, orang tua siswa mengaku sempat diminta membayar Rp600 ribu per siswa setelah atap ruang kelas sekolah roboh. Kondisi tersebut disebut membuat siswa membutuhkan ruang belajar pengganti, sementara bantuan dari pemerintah dinilai membutuhkan waktu. ‎ ‎“Karena tidak memiliki ruang kelas, sekolah meminta bantuan kepada wali murid. Namun ditetapkan sebesar Rp600 ribu,” demikian isi aduan yang diterima. ‎ ‎Persoalan kemudian muncul setelah penarikan tersebut dihentikan. Menurut laporan orang tua, sebagian siswa tidak membayar hingga akhirnya penarikan dihentikan dan siswa yang telah membayar disebut diminta mengikhlaskan uangnya karena dianggap sebagai bantuan bagi yang mampu. ‎ ‎Namun, sejumlah wali murid yang sudah menyerahkan uang tersebut mengaku keberatan apabila dana yang telah dibayarkan begitu saja dianggap selesai tanpa kejelasan mengenai penggunaan maupun pengembaliannya. ‎ ‎Penarikan Disebut Dihentikan Setelah Ada Dana Zakat ‎ ‎Dalam klarifikasi yang diterima, pihak sekolah menyampaikan bahwa penarikan dilakukan karena kebutuhan ruang kelas dianggap mendesak, sementara bantuan dari pemerintah disebut membutuhkan waktu. ‎ ‎Pihak sekolah juga menyebut penghentian penarikan berkaitan dengan adanya dana zakat yang kemudian dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut. ‎ ‎Meski demikian, masih terdapat pihak yang mempertanyakan bagaimana nasib uang yang sudah terlanjur dibayarkan oleh siswa atau orang tua sebelum penarikan dihentikan. ‎ ‎Pertanyaan sederhananya: jika pembangunan dihentikan dan sebagian siswa sudah membayar, apakah seluruh uang yang telah masuk sudah dikembalikan? Jika belum, berapa jumlahnya dan ke mana dana tersebut digunakan? ‎ ‎Bukan Kali Pertama Soal Dana Pembangunan Disorot... (LANJUT DI KOLOM KOMENTAR)
Dana Pembangunan Dihentikan, Sebagian Uang Belum Kembali. SMKN Karangpucung Diminta Buka-bukaan! Persoalan dugaan penarikan dana pembangunan di SMKN Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan. Kali ini, sejumlah orang tua murid, siswa hingga alumni mempertanyakan nasib uang yang sebelumnya telah dibayarkan untuk pembangunan ruang kelas yang mengalami kerusakan. ‎Berdasarkan aduan yang diterima moodpendidikan.co, orang tua siswa mengaku sempat diminta membayar Rp600 ribu per siswa setelah atap ruang kelas sekolah roboh. Kondisi tersebut disebut membuat siswa membutuhkan ruang belajar pengganti, sementara bantuan dari pemerintah dinilai membutuhkan waktu. ‎ ‎“Karena tidak memiliki ruang kelas, sekolah meminta bantuan kepada wali murid. Namun ditetapkan sebesar Rp600 ribu,” demikian isi aduan yang diterima. ‎ ‎Persoalan kemudian muncul setelah penarikan tersebut dihentikan. Menurut laporan orang tua, sebagian siswa tidak membayar hingga akhirnya penarikan dihentikan dan siswa yang telah membayar disebut diminta mengikhlaskan uangnya karena dianggap sebagai bantuan bagi yang mampu. ‎ ‎Namun, sejumlah wali murid yang sudah menyerahkan uang tersebut mengaku keberatan apabila dana yang telah dibayarkan begitu saja dianggap selesai tanpa kejelasan mengenai penggunaan maupun pengembaliannya. ‎ ‎Penarikan Disebut Dihentikan Setelah Ada Dana Zakat ‎ ‎Dalam klarifikasi yang diterima, pihak sekolah menyampaikan bahwa penarikan dilakukan karena kebutuhan ruang kelas dianggap mendesak, sementara bantuan dari pemerintah disebut membutuhkan waktu. ‎ ‎Pihak sekolah juga menyebut penghentian penarikan berkaitan dengan adanya dana zakat yang kemudian dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut. ‎ ‎Meski demikian, masih terdapat pihak yang mempertanyakan bagaimana nasib uang yang sudah terlanjur dibayarkan oleh siswa atau orang tua sebelum penarikan dihentikan. ‎ ‎Pertanyaan sederhananya: jika pembangunan dihentikan dan sebagian siswa sudah membayar, apakah seluruh uang yang telah masuk sudah dikembalikan? Jika belum, berapa jumlahnya dan ke mana dana tersebut digunakan? ‎ ‎Bukan Kali Pertama Soal Dana Pembangunan Disorot... (LANJUT DI KOLOM KOMENTAR)

About