@codacats.hq: So adorable 🥹🥹💗✨

Elijah Brooks
Elijah Brooks
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 13 September 2026 03:42:11 GMT
374
80
1
10

Music

Download

Comments

tom.share
Tom share :
2026-09-13 06:11:59
0
To see more videos from user @codacats.hq, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Untuk teman-teman yang sedang ingin menikah, jangan hanya bertanya, “Apakah aku sudah mencintainya?” Tanyakan juga, “Apakah aku sudah mampu bertanggung jawab atas dirinya?” Rasulullah ﷺ bersabda: مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ “Barang siapa di antara kalian yang telah mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah.” (HR. Bukhari dan Muslim) Menikah bukan sekadar urusan cinta. Memang, cinta bisa menjadi awal seseorang memilih untuk menikah. Tetapi setelah akad diucapkan, cinta tidak cukup untuk membayar kebutuhan rumah tangga. Merawat cinta juga membutuhkan nafkah, tempat tinggal, makanan, kesehatan, pendidikan anak, dan berbagai kebutuhan kehidupan lainnya. Karena ketika seorang laki-laki mengucapkan akad: قَبِلْتُ نِكَاحَهَا وَتَزْوِيجَهَا itu bukan sekadar kalimat romantis. Ada amanah dan tanggung jawab besar yang ikut diterima bersamanya. Maka jangan sampai menikah hanya karena sedang jatuh cinta. Jangan pula menikah hanya karena terpikat oleh fisik. Wajah yang indah bisa berubah. Tubuh yang menarik bisa menua. Rasa cinta yang menggebu-gebu juga bisa naik turun. Tetapi ketika kehidupan rumah tangga mulai diuji, yang dibutuhkan bukan hanya paras dan perasaan, melainkan kedewasaan, kesabaran, nafkah, tanggung jawab, dan kesanggupan untuk tetap menjalankan kewajiban. Cinta boleh menjadi alasan untuk memulai. Tetapi kemampuan dan tanggung jawab harus menjadi bekal untuk mempertahankan. Jadi, sebelum sibuk mencari pasangan yang membuat hati nyaman, pastikan terlebih dahulu bahwa dirimu sudah cukup siap untuk menjadi tempat seseorang menggantungkan kehidupan. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial
Untuk teman-teman yang sedang ingin menikah, jangan hanya bertanya, “Apakah aku sudah mencintainya?” Tanyakan juga, “Apakah aku sudah mampu bertanggung jawab atas dirinya?” Rasulullah ﷺ bersabda: مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ “Barang siapa di antara kalian yang telah mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah.” (HR. Bukhari dan Muslim) Menikah bukan sekadar urusan cinta. Memang, cinta bisa menjadi awal seseorang memilih untuk menikah. Tetapi setelah akad diucapkan, cinta tidak cukup untuk membayar kebutuhan rumah tangga. Merawat cinta juga membutuhkan nafkah, tempat tinggal, makanan, kesehatan, pendidikan anak, dan berbagai kebutuhan kehidupan lainnya. Karena ketika seorang laki-laki mengucapkan akad: قَبِلْتُ نِكَاحَهَا وَتَزْوِيجَهَا itu bukan sekadar kalimat romantis. Ada amanah dan tanggung jawab besar yang ikut diterima bersamanya. Maka jangan sampai menikah hanya karena sedang jatuh cinta. Jangan pula menikah hanya karena terpikat oleh fisik. Wajah yang indah bisa berubah. Tubuh yang menarik bisa menua. Rasa cinta yang menggebu-gebu juga bisa naik turun. Tetapi ketika kehidupan rumah tangga mulai diuji, yang dibutuhkan bukan hanya paras dan perasaan, melainkan kedewasaan, kesabaran, nafkah, tanggung jawab, dan kesanggupan untuk tetap menjalankan kewajiban. Cinta boleh menjadi alasan untuk memulai. Tetapi kemampuan dan tanggung jawab harus menjadi bekal untuk mempertahankan. Jadi, sebelum sibuk mencari pasangan yang membuat hati nyaman, pastikan terlebih dahulu bahwa dirimu sudah cukup siap untuk menjadi tempat seseorang menggantungkan kehidupan. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About