@buonmotminhk: #dalat

wen
wen
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 13 September 2026 12:58:58 GMT
2347
85
11
13

Music

Download

Comments

hoatran040109
H :
mượn 10k
2026-09-14 08:08:15
0
baxahuii._
Mai Tran :
ghét thành phố này
2026-09-13 15:50:19
0
_bhtien_
một mình và yên bình :
1 tuần đi đà lạt 2 lần là có thật
2026-09-13 14:01:47
0
npbtran090
soriiღ :
tấm 13 cool
2026-09-13 16:45:49
0
siunhan2220
siunhan222 :
2026-09-13 16:32:27
0
thangtoiyeuemm
Trịnh Hoàii :
đạo nhạc là sao b
2026-09-13 14:41:38
0
To see more videos from user @buonmotminhk, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada orang yang ingin mendirikan majelis taklim, membangun pondok pesantren, mengumpulkan santri, lalu mengajarkan banyak hal kepada manusia. Tapi ada satu pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu: Sudahkah engkau menjadi orang yang layak diteladani dari apa yang akan engkau ajarkan? Sebab mendidik bukan sekadar pandai berbicara. Mendidik adalah ketika ucapanmu memiliki saksi bernama perilakumu. Jangan mengajarkan kesabaran, sementara sedikit masalah membuatmu meledak. Jangan mengajarkan keikhlasan, sementara pujian manusia masih menjadi tujuan. Jangan mengajarkan adab, sementara orang-orang terdekatmu justru terluka oleh sikapmu. Jangan mengajarkan istiqamah, sementara dirimu sendiri mudah meninggalkan apa yang engkau nasihatkan. Sebagaimana syair: يا أَيُّها الرَجُلُ المُعَلِّمُ غَيرَهُ هَلا لِنَفسِكَ كانَ ذا التَعليمُ تَصِفُ الدَّواءَ لِذي السَّقامِ وَذي الضَّنا كيما يَصحّ بِهِ وَأَنتَ سَقِيمُ لا تَنهَ عَن خُلُقٍ وَتأتيَ مِثلَهُ عارٌ عَلَيكَ إِذا فَعَلتَ عَظيمُ “Wahai orang yang mengajarkan kepada orang lain, mengapa engkau tidak terlebih dahulu mengajarkan hal itu kepada dirimu sendiri? Engkau memberikan resep obat kepada orang yang sakit agar ia sembuh, sementara engkau sendiri dalam keadaan sakit. Janganlah engkau melarang suatu akhlak, sementara engkau sendiri melakukannya. Sungguh, itu adalah aib yang besar.” Kalau ingin mendirikan pesantren, jangan hanya bangun gedungnya. Bangun dulu pribadimu. Karena santri tidak hanya akan menghafal apa yang keluar dari lisanmu. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat darimu. Jangan sampai kita sibuk mencetak santri yang baik, tetapi lupa mencetak diri sendiri menjadi guru yang baik. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial
Ada orang yang ingin mendirikan majelis taklim, membangun pondok pesantren, mengumpulkan santri, lalu mengajarkan banyak hal kepada manusia. Tapi ada satu pertanyaan yang harus dijawab terlebih dahulu: Sudahkah engkau menjadi orang yang layak diteladani dari apa yang akan engkau ajarkan? Sebab mendidik bukan sekadar pandai berbicara. Mendidik adalah ketika ucapanmu memiliki saksi bernama perilakumu. Jangan mengajarkan kesabaran, sementara sedikit masalah membuatmu meledak. Jangan mengajarkan keikhlasan, sementara pujian manusia masih menjadi tujuan. Jangan mengajarkan adab, sementara orang-orang terdekatmu justru terluka oleh sikapmu. Jangan mengajarkan istiqamah, sementara dirimu sendiri mudah meninggalkan apa yang engkau nasihatkan. Sebagaimana syair: يا أَيُّها الرَجُلُ المُعَلِّمُ غَيرَهُ هَلا لِنَفسِكَ كانَ ذا التَعليمُ تَصِفُ الدَّواءَ لِذي السَّقامِ وَذي الضَّنا كيما يَصحّ بِهِ وَأَنتَ سَقِيمُ لا تَنهَ عَن خُلُقٍ وَتأتيَ مِثلَهُ عارٌ عَلَيكَ إِذا فَعَلتَ عَظيمُ “Wahai orang yang mengajarkan kepada orang lain, mengapa engkau tidak terlebih dahulu mengajarkan hal itu kepada dirimu sendiri? Engkau memberikan resep obat kepada orang yang sakit agar ia sembuh, sementara engkau sendiri dalam keadaan sakit. Janganlah engkau melarang suatu akhlak, sementara engkau sendiri melakukannya. Sungguh, itu adalah aib yang besar.” Kalau ingin mendirikan pesantren, jangan hanya bangun gedungnya. Bangun dulu pribadimu. Karena santri tidak hanya akan menghafal apa yang keluar dari lisanmu. Mereka akan meniru apa yang mereka lihat darimu. Jangan sampai kita sibuk mencetak santri yang baik, tetapi lupa mencetak diri sendiri menjadi guru yang baik. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About