@mekibeb16: #😂😂😂

@መክብብ✈️
@መክብብ✈️
Open In TikTok:
Region: ET
Sunday 13 September 2026 13:01:45 GMT
65068
1438
90
1247

Music

Download

Comments

user1429545481081
Tekiliya Abate :
333333333
2026-09-14 08:57:11
0
hhhh774664
🏌🏿‍♂️አተራ😋ማሹ🤙🏌🏿‍♂️ :
ላገባ ነበር በቃ ይቅርብኝ
2026-09-14 05:39:43
6
sh204729
selam ቤተ አምሐራ ሳይንት 🐅✌ :
ላጤነት ትለምልም [Tears of joy][Tears of joy][Snicker][Snicker][Snicker]
2026-09-13 19:37:22
0
ayat66537
Hነኝ እናቴን ናፋቂ :
ብተኚነቴ ጠቀመኝ😅😅😅 ከመንገድ ተመለስኩ ሆሆ
2026-09-14 08:46:14
1
.12360294
ሙለር ራያራዩማ ኢ👉🇪🇹🇪🇹 12 አባቴ :
ተስፋ ነው ያስቆረጥከኝ😂😂😂😂😂
2026-09-14 08:50:27
1
wase3598
wase :
እኔን ያየ የለም እንጂ ያላየሁት የለም 🙄🙄
2026-09-14 07:51:49
2
kelalawu3206
Ⓢየበረሀዉ🇲🇱ንጉስ🇨🇬🇨🇬🇨🇬🇨🇬 :
1ብቻህን2ስታገባ3ስትወልድ😁😁
2026-09-14 09:17:44
0
jemalmohamed591
jemal :
ላገባ ነበር ተውኩት😁😁😁😁
2026-09-14 09:16:39
0
user4395142652522
user4395142652522 :
በየትኛው ዘመን እንደሆነ ይጠቀስ
2026-09-14 06:39:29
1
emebet.zemene7
Emut 🌹 :
🥰🥰እውነት ነው
2026-09-14 09:13:39
0
user2768808853340
ሀቢባ♥️♥️♥️♥️ወሎዬዋ💕💕 :
እረየልጁአሳሳቅ😂😂😂😂😂የሰማአለሑይበለኝ
2026-09-14 08:45:41
0
gisheabayesekela
19/አባቴ :
ሳልጀምረዉ እካንም አየሁት
2026-09-14 05:54:58
1
sbhat49
sbhat :
ትክክልልል
2026-09-14 09:03:07
0
user72875318032657
Dani :
የኔ ሂወት
2026-09-14 08:40:46
0
dave.ethiopia33
Dave ethiopia :
በቃ ሀሳብ ቀየርኩ😁😁😁😁
2026-09-14 09:10:09
0
user2370709969550
ዮናስ እምሩ ንጉሴ :
ሳስበው እራሱ የመጨረሻው ደርሻለሁ😁😁😁
2026-09-14 08:37:34
0
tsihaynesh.mesafi
መስቀል፣ሀይላችን፣ነው :
ግን ማርያምን ስርአት ያዙ አታስፈራሩን😳 ሀሳባችንን አትቐትኑብን
2026-09-14 08:36:40
0
tsihaynesh.mesafi
መስቀል፣ሀይላችን፣ነው :
😳😳😳ቱ አላገባም ሳላገባም እዳገባው ነኝ ሳገባስ🤔🤔🤔🤔
2026-09-14 08:35:29
0
user1190913614702
ፈቅረ ስላሴ :
ይለፈኝ😆😅😅😂😂
2026-09-14 08:06:48
0
seidawol22
seidawol22 :
የማይካድ 🥰😁😂
2026-09-14 08:21:00
0
yeshifanafana
የነቶ ነፈቂ🌹🌹 :
ተውኩት
2026-09-14 08:29:41
0
abrish.yedamotu
abrish yedamotu :
እኔ 2ን ነኝ
2026-09-14 08:32:53
0
wibayehu.yilkal
Wibayehu Yilkal :
ኸረተው
2026-09-14 08:32:23
0
ethiopya02
የማይመለከታችሁን አጠይቁ :
🙆😂😂😂😂😂
2026-09-13 19:37:40
0
To see more videos from user @mekibeb16, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Saat sore tiba dan matahari mulai tenggelam di balik garis pepohonan, langit di atas danau berubah menjadi jingga redup yang perlahan memudar menjadi kelabu keemasan. Tidak ada kabut yang turun. Justru, udara terasa terlalu jernih—terlalu terbuka—seolah danau itu sengaja memperlihatkan dirinya tanpa perlindungan apa pun. Permukaan air tampak seperti kaca hitam yang tenang, memantulkan langit senja dengan sempurna. Namun semakin lama diperhatikan, pantulan itu terasa tidak sepenuhnya sama dengan kenyataan—ada sedikit jeda, seperti dunia di dalam air tidak sepenuhnya sinkron dengan dunia di luar. Dan kemudian, ia muncul. Tanpa kabut, sosok itu terlihat lebih jelas daripada sebelumnya. Ia melayang perlahan di atas permukaan air, tinggi dan tidak sepenuhnya manusia. Dua wajah di kepalanya tampak hidup, masing-masing menatap arah berbeda dengan ekspresi yang tidak pernah tenang. Wajah di dada kini terlihat lebih nyata, seolah bukan sekadar bagian tubuh, melainkan sesuatu yang “terjebak” di dalamnya, menganga pelan seperti mencoba bernapas dari ruang yang salah. Air di bawahnya tidak bergerak seperti air. Setiap langkah kaki hitamnya yang menyentuh permukaan justru membuat danau itu mengeras sesaat, seperti tanah yang menolak untuk disebut air. Riaknya tidak menyebar, tetapi berputar ke dalam, membentuk pola seperti pusaran yang diam. Tidak ada angin. Tidak ada suara alam. Hanya kehadiran yang membuat udara di sekitar danau terasa semakin berat, seakan ruang itu sendiri sedang menahan sesuatu agar tidak keluar. Konon, makhluk itu bukan datang dari satu dunia. Ia adalah sisa dari banyak jiwa yang pernah jatuh ke danau itu—ditolak, tercerai, lalu menyatu tanpa pernah benar-benar menjadi utuh. Dan sejak saat itu, danau menjadi tempat ia “mengulang keberadaannya”. Kini, tanpa kabut yang menyembunyikan, siapa pun yang berani menatap langsung ke arahnya akan melihat semuanya dengan jelas. Tiga wajah. Satu tubuh. Dan sesuatu yang terasa seperti sedang mengamati balik dari dalam diri yang melihatnya. Ketika matahari akhirnya benar-benar hilang, dan cahaya terakhirnya padam, danau itu kembali tenang. Namun kali ini, ketenangannya tidak terasa seperti damai. Lebih seperti menunggu. #horrormedia #horrortiktok #danau #demon #ghost
Saat sore tiba dan matahari mulai tenggelam di balik garis pepohonan, langit di atas danau berubah menjadi jingga redup yang perlahan memudar menjadi kelabu keemasan. Tidak ada kabut yang turun. Justru, udara terasa terlalu jernih—terlalu terbuka—seolah danau itu sengaja memperlihatkan dirinya tanpa perlindungan apa pun. Permukaan air tampak seperti kaca hitam yang tenang, memantulkan langit senja dengan sempurna. Namun semakin lama diperhatikan, pantulan itu terasa tidak sepenuhnya sama dengan kenyataan—ada sedikit jeda, seperti dunia di dalam air tidak sepenuhnya sinkron dengan dunia di luar. Dan kemudian, ia muncul. Tanpa kabut, sosok itu terlihat lebih jelas daripada sebelumnya. Ia melayang perlahan di atas permukaan air, tinggi dan tidak sepenuhnya manusia. Dua wajah di kepalanya tampak hidup, masing-masing menatap arah berbeda dengan ekspresi yang tidak pernah tenang. Wajah di dada kini terlihat lebih nyata, seolah bukan sekadar bagian tubuh, melainkan sesuatu yang “terjebak” di dalamnya, menganga pelan seperti mencoba bernapas dari ruang yang salah. Air di bawahnya tidak bergerak seperti air. Setiap langkah kaki hitamnya yang menyentuh permukaan justru membuat danau itu mengeras sesaat, seperti tanah yang menolak untuk disebut air. Riaknya tidak menyebar, tetapi berputar ke dalam, membentuk pola seperti pusaran yang diam. Tidak ada angin. Tidak ada suara alam. Hanya kehadiran yang membuat udara di sekitar danau terasa semakin berat, seakan ruang itu sendiri sedang menahan sesuatu agar tidak keluar. Konon, makhluk itu bukan datang dari satu dunia. Ia adalah sisa dari banyak jiwa yang pernah jatuh ke danau itu—ditolak, tercerai, lalu menyatu tanpa pernah benar-benar menjadi utuh. Dan sejak saat itu, danau menjadi tempat ia “mengulang keberadaannya”. Kini, tanpa kabut yang menyembunyikan, siapa pun yang berani menatap langsung ke arahnya akan melihat semuanya dengan jelas. Tiga wajah. Satu tubuh. Dan sesuatu yang terasa seperti sedang mengamati balik dari dalam diri yang melihatnya. Ketika matahari akhirnya benar-benar hilang, dan cahaya terakhirnya padam, danau itu kembali tenang. Namun kali ini, ketenangannya tidak terasa seperti damai. Lebih seperti menunggu. #horrormedia #horrortiktok #danau #demon #ghost

About