@trsor.londo:

Trésor Londo
Trésor Londo
Open In TikTok:
Region: CD
Sunday 13 September 2026 13:21:47 GMT
17
6
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @trsor.londo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

352 SISWA DI LOMBOK TENGAH DIDUGA KERACUNAN USAI SANTAP MBG Kabar mengejutkan kembali datang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 352 siswa di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mendapat penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG, Jumat (11/9/2026). Berdasarkan data Tim Surveilans Dinas Kesehatan Lombok Tengah, para siswa ditangani di empat fasilitas kesehatan: • 144 orang di Puskesmas Pringgarata 124 orang di Puskesmas Aik Darek 67 orang di Puskesmas Mantang 17 orang di Puskesmas Bagu Makanan tersebut berasal dari SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu. Makanan diantar sekitar pukul 08.15 WITA dan mulai dibagikan sekitar pukul 09.00 WITA. Tak lama kemudian. sekitar pukul 09.10 hinggakemudian, sekitar pukul 09.10 hingga 12.15 WITA, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan seperti pusing, mual, muntah, dan sakit perut. Menu yang dilaporkan dikonsumsi berupa kebab ayam dengan ayam fillet, stik tempe, timun, selada, dan salak. Para siswa tersebut berasal dari lima sekolah, yakni SDN 2 Lendang Tampel, SDN Beber, SDN Repoq Puyung, SDN Mertak Kesambik, dan MTs Qudwatun Hasanah. Sebagian besar siswa yang telah MBG N BEBER mendapatkan pemeriksaan dan SMAS observasi kemudian diperbolehkan pulang. Namun, penyebab pasti kejadian ini belum dapat dipastikan. Dinas Kesehatan bersama tim surveilans masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui apakah keluhan tersebut benar-benar berkaitan dengan makanan MBG sekaligus mencari sumber penyebabnya. Sampel makanan jugamelakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui apakah keluhan tersebut benar-benar berkaitan dengan makanan MBG sekaligus mencari sumber penyebabnya. Sampel makanan juga telah dikirim untuk pemeriksaan laboratorium. Artinya, untuk saat ini istilah
352 SISWA DI LOMBOK TENGAH DIDUGA KERACUNAN USAI SANTAP MBG Kabar mengejutkan kembali datang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 352 siswa di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mendapat penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG, Jumat (11/9/2026). Berdasarkan data Tim Surveilans Dinas Kesehatan Lombok Tengah, para siswa ditangani di empat fasilitas kesehatan: • 144 orang di Puskesmas Pringgarata 124 orang di Puskesmas Aik Darek 67 orang di Puskesmas Mantang 17 orang di Puskesmas Bagu Makanan tersebut berasal dari SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu. Makanan diantar sekitar pukul 08.15 WITA dan mulai dibagikan sekitar pukul 09.00 WITA. Tak lama kemudian. sekitar pukul 09.10 hinggakemudian, sekitar pukul 09.10 hingga 12.15 WITA, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan seperti pusing, mual, muntah, dan sakit perut. Menu yang dilaporkan dikonsumsi berupa kebab ayam dengan ayam fillet, stik tempe, timun, selada, dan salak. Para siswa tersebut berasal dari lima sekolah, yakni SDN 2 Lendang Tampel, SDN Beber, SDN Repoq Puyung, SDN Mertak Kesambik, dan MTs Qudwatun Hasanah. Sebagian besar siswa yang telah MBG N BEBER mendapatkan pemeriksaan dan SMAS observasi kemudian diperbolehkan pulang. Namun, penyebab pasti kejadian ini belum dapat dipastikan. Dinas Kesehatan bersama tim surveilans masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui apakah keluhan tersebut benar-benar berkaitan dengan makanan MBG sekaligus mencari sumber penyebabnya. Sampel makanan jugamelakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui apakah keluhan tersebut benar-benar berkaitan dengan makanan MBG sekaligus mencari sumber penyebabnya. Sampel makanan juga telah dikirim untuk pemeriksaan laboratorium. Artinya, untuk saat ini istilah "dugaan keracunan MBG" masih menjadi penyebutan yang tepat sampai hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium keluar. Rangkaian kasus seperti ini kembali menjadi pengingat bahwa program makanan untuk siswa harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap keamanan pangan, proses pengolahan, kualitas bahan, hingga distribusi makanan. Apakah pengawasan SPPG perlu diperketat setelah kembali muncul kasus serupa? #MBG #Keracunan MBG #Lombok Tengah #makanbergizigratis #fyp

About