@podmuses: Maudy Ayunda klarifikasi setelah di anggap netizen tone deaf #maudyayunda #tonedeaf #mindfulness #beritaviral #fyp

Podcast & Music
Podcast & Music
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 13 September 2026 14:45:33 GMT
22828
121
3
9

Music

Download

Comments

kaka.kaya88
kaka :
Omongan dari orang yg tidak pernah kesusahan dan kena sesak napas karena asap tiap tahun, apa yg diharapkan 😂😂😂.
2026-09-13 15:35:30
62
shafey241
shafey241 :
stoicism berak ketika hidup lo 24 jam teralienasi kerja dlm system kapitalis,apa yg lo kontrol...dasar tone deaf lo @maudyayunda ,sok keren lo...nirimpati
2026-09-13 16:27:16
23
gwenlin9
Gwenz :
TONE DEAF
2026-09-14 00:59:20
2
To see more videos from user @podmuses, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ardi, seorang indigo yang dikenal peka terhadap hal-hal gaib, pernah menceritakan pengalamannya saat melewati sebuah pasar tradisional tua yang sudah lama diselimuti cerita mistis. Menurutnya, suasana pasar itu berubah drastis menjelang magrib hingga lewat tengah malam. Bukan hanya sepi, tetapi terasa seperti ada kehidupan lain yang ikut bergerak di antara lorong-lorong kios yang gelap dan lembap. Di salah satu sudut pasar yang remang, Ardi melihat sosok yang tidak biasa. Seekor kera berbulu merah gelap, tubuhnya lebih besar dari monyet biasa, dengan tanduk melengkung seperti kambing jantan di atas kepalanya. Matanya memantulkan cahaya kekuningan yang redup, menatap tajam dalam diam. Gerakannya pelan, namun menghadirkan rasa takut yang sulit dijelaskan. Makhluk itu tidak bergerak seperti hewan liar. Ia melompat perlahan dari atap kios ke papan-papan tua pasar, lalu berhenti tepat di depan sebuah lapak kosong yang konon dahulu selalu ramai pembeli. Di tempat itu, Ardi merasakan hawa yang sangat berat—dingin menusuk, disertai aroma dupa bercampur tanah basah yang pekat. Menurut penglihatannya, sosok itu bukan sekadar penunggu pasar biasa. Ia adalah makhluk yang terikat pada sebuah perjanjian lama—dipanggil melalui ritual pesugihan penglaris yang dikenal dengan nama Monyet Merah. Konon, setelah ritual dilakukan di tempat angker, seekor kera astral berbulu merah dengan tanduk kambing akan mengikuti pelaku hingga ke kiosnya. Tugasnya adalah memanggil pelanggan, menarik rezeki, dan membuat kios-kios lain seolah tak terlihat di mata pembeli. Orang-orang akan merasa terdorong untuk datang hanya ke satu lapak itu, sementara kios lain tampak sepi seperti tutup. Namun harga dari perjanjian itu tidak pernah murah. Makhluk itu akan tetap menjaga sang pemilik sampai akhir hayatnya. Setelah pemiliknya meninggal, ia tidak ikut lenyap. Ia tetap tinggal, berkeliaran di kawasan pasar, menjadi sosok penunggu yang kadang terlihat duduk di atas atap kios saat malam, atau terdengar suara cakarnya di lorong pasar yang sudah kosong. Ardi mengatakan, beberapa pedagang lama sebenarnya mengetahui keberadaan makhluk itu, tetapi memilih diam. Mereka hanya berpesan, jangan pernah menyapu kios saat magrib sambil mengumpat, dan jangan sembarangan menerima tawaran penglaris dari orang asing. Sebab menurut kepercayaan lama, jika si Kera Merah merasa dipanggil… ia tidak akan datang sebagai tamu. Ia datang untuk mencari tuan baru. Lalu bagaimana dengan kalian? Apakah pernah mengalami kejadian serupa saat berada di pasar tradisional? Melihat sosok aneh, mendengar suara langkah di lorong kosong, atau merasakan hawa dingin yang datang tiba-tiba tanpa sebab? Mungkin saja… saat itu, kalian tidak sedang sendirian. #horrormedia #horrortiktok #pesugihan #monyetmerah #paranormal
Ardi, seorang indigo yang dikenal peka terhadap hal-hal gaib, pernah menceritakan pengalamannya saat melewati sebuah pasar tradisional tua yang sudah lama diselimuti cerita mistis. Menurutnya, suasana pasar itu berubah drastis menjelang magrib hingga lewat tengah malam. Bukan hanya sepi, tetapi terasa seperti ada kehidupan lain yang ikut bergerak di antara lorong-lorong kios yang gelap dan lembap. Di salah satu sudut pasar yang remang, Ardi melihat sosok yang tidak biasa. Seekor kera berbulu merah gelap, tubuhnya lebih besar dari monyet biasa, dengan tanduk melengkung seperti kambing jantan di atas kepalanya. Matanya memantulkan cahaya kekuningan yang redup, menatap tajam dalam diam. Gerakannya pelan, namun menghadirkan rasa takut yang sulit dijelaskan. Makhluk itu tidak bergerak seperti hewan liar. Ia melompat perlahan dari atap kios ke papan-papan tua pasar, lalu berhenti tepat di depan sebuah lapak kosong yang konon dahulu selalu ramai pembeli. Di tempat itu, Ardi merasakan hawa yang sangat berat—dingin menusuk, disertai aroma dupa bercampur tanah basah yang pekat. Menurut penglihatannya, sosok itu bukan sekadar penunggu pasar biasa. Ia adalah makhluk yang terikat pada sebuah perjanjian lama—dipanggil melalui ritual pesugihan penglaris yang dikenal dengan nama Monyet Merah. Konon, setelah ritual dilakukan di tempat angker, seekor kera astral berbulu merah dengan tanduk kambing akan mengikuti pelaku hingga ke kiosnya. Tugasnya adalah memanggil pelanggan, menarik rezeki, dan membuat kios-kios lain seolah tak terlihat di mata pembeli. Orang-orang akan merasa terdorong untuk datang hanya ke satu lapak itu, sementara kios lain tampak sepi seperti tutup. Namun harga dari perjanjian itu tidak pernah murah. Makhluk itu akan tetap menjaga sang pemilik sampai akhir hayatnya. Setelah pemiliknya meninggal, ia tidak ikut lenyap. Ia tetap tinggal, berkeliaran di kawasan pasar, menjadi sosok penunggu yang kadang terlihat duduk di atas atap kios saat malam, atau terdengar suara cakarnya di lorong pasar yang sudah kosong. Ardi mengatakan, beberapa pedagang lama sebenarnya mengetahui keberadaan makhluk itu, tetapi memilih diam. Mereka hanya berpesan, jangan pernah menyapu kios saat magrib sambil mengumpat, dan jangan sembarangan menerima tawaran penglaris dari orang asing. Sebab menurut kepercayaan lama, jika si Kera Merah merasa dipanggil… ia tidak akan datang sebagai tamu. Ia datang untuk mencari tuan baru. Lalu bagaimana dengan kalian? Apakah pernah mengalami kejadian serupa saat berada di pasar tradisional? Melihat sosok aneh, mendengar suara langkah di lorong kosong, atau merasakan hawa dingin yang datang tiba-tiba tanpa sebab? Mungkin saja… saat itu, kalian tidak sedang sendirian. #horrormedia #horrortiktok #pesugihan #monyetmerah #paranormal

About