🍒 :
Kita pernah menjadi dua orang yang begitu yakin bahwa dunia bisa kita hadapi bersama. Kita membangun mimpi, menyusun rencana, dan merajut harapan-harapan kecil di setiap malam. Namun, takdir ternyata punya cerita lain, memaksa kita menyudahi apa yang bahkan belum sempat kita selesaikan.
Rasanya sungguh menyakitkan ketika perasaan ini masih utuh, tetapi situasi memaksa kita untuk saling menjauh. Kisah kita seperti sebuah buku yang bab tengahnya robek secara paksa—kita tahu ceritanya belum selesai, kita tahu masih banyak halaman yang ingin kita tulis bersama, tetapi penanya telah direnggut dari tangan kita. Aku dipaksa menerima kenyataan bahwa melepasmu adalah satu-satunya jalan, meskipun seluruh hatiku berteriak menolak.
Setiap sudut kota, setiap lagu yang terputar, bahkan sunyinya malam selalu mengingatkan aku pada caramu tertawa dan bagaimana hangatnya genggaman tanganmu dulu. Sangat sulit berpura-pura baik-baik saja saat dada ini terasa sesak oleh rindu yang tidak lagi memiliki rumah untuk pulang. Kita tidak berhenti karena melupakan, kita tidak berpisah karena berhenti saling mencintai. Kita dipaksa usai oleh keadaan yang tidak bisa kita lawan.
Sekarang, aku harus belajar berjalan sendiri lagi, membawa separuh hatiku yang patah dan menyisakan separuhnya lagi bersamamu. Semoga di mana pun kamu berada, kamu menemukan bahagia yang tidak bisa kuberikan. Dan biarlah kisah cinta kita yang belum usai ini tersimpan rapat sebagai kenangan paling indah, sekaligus luka paling dalam yang pernah aku syukuri kehadirannya.
terimakasih:)
2026-09-14 06:26:47