Melati Putih :
Menurut saya, perjalanan spiritual seharusnya membuat hati dan pikiran kita semakin luas. Jangan sampai kita berhenti pada doktrin, simbol, kemampuan melihat sesuatu yang gaib, atau merasa bahwa jalan kita yang paling benar.
Apa pun agama, keyakinan, aliran, maupun budaya spiritual yang kita jalani, semuanya hendaknya membawa kita kembali kepada satu kesadaran: Tuhan Sang Pencipta adalah pusatnya.
Doa dan laku batin bukan untuk mencari kehebatan, kesaktian, atau pengakuan bahwa kita mampu melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain. Justru semakin dalam seseorang berjalan secara spiritual, semestinya semakin rendah hati, semakin mampu mengendalikan diri, dan semakin baik dalam memperlakukan sesama.
2026-09-16 04:26:07