@ruangkenanganabadi: “One Last Breath” adalah lagu tentang seseorang yang berada di titik rapuh, terjebak di antara penyesalan masa lalu, rasa kehilangan arah, dan keinginan untuk tetap bertahan. Lagu ini bukan sekadar tentang keputusasaan, tetapi tentang permintaan pertolongan ketika seseorang sudah hampir kehilangan kemampuan untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Menurut Scott Stapp, lagu ini memang merupakan bentuk seruan meminta pertolongan, refleksi atas kesalahan masa lalu, serta kesadaran bahwa seseorang membutuhkan orang-orang terdekat untuk menjadi tempat bersandar. Stapp juga mengatakan lagu tersebut sangat mencerminkan kondisi mental dan spiritualnya ketika Creed sedang mengalami tekanan berat. “One Last Breath” ditulis oleh Scott Stapp dan Mark Tremonti untuk album studio ketiga Creed, Weathered, yang dirilis pada 20 November 2001. Kredit komposisinya mencatat Stapp dan Tremonti sebagai pencipta lagu; Stapp menangani lirik, sementara Tremonti berkontribusi pada musiknya. Lagu tersebut ditulis dalam periode sekitar tiga minggu ketika Creed mengerjakan materi Weathered. Stapp kemudian menjelaskan bahwa isi emosional lagu itu sangat dekat dengan keadaan dirinya saat itu: ia mengalami kelelahan fisik, mental, dan spiritual akibat tekanan kesuksesan besar, jadwal tur, serta tuntutan untuk terus berkarya. Tremonti juga mengingat periode tersebut sebagai salah satu masa paling gelap bagi Creed, ketika hubungan internal band mulai mengalami keretakan. “One Last Breath” kemudian dirilis sebagai single ketiga dari Weathered pada April 2002 dan menjadi salah satu lagu terbesar Creed, mencapai posisi No. 6 Billboard Hot 100 di Amerika Serikat. #ruangkenangan #creed #kutipan
Ruang Kenangan
Region: ID
Monday 14 September 2026 13:53:35 GMT
Music
Download
Comments
marlan marlan :
🥰🥰🥰
2026-09-14 15:04:23
1
To see more videos from user @ruangkenanganabadi, please go to the Tikwm
homepage.