@thilan409: #nồi nấu chậm đa năng samono tiện lợi cho bé @ThịLan96

ThịLan96
ThịLan96
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 15 September 2026 00:22:49 GMT
403
3
2
1

Music

Download

Comments

.my.qui
mỹ quí :
thích lắm
2026-09-15 14:31:23
0
ngocnhurivewmamcacloai
Ngọc Như :
gửi hàng sớm cho mình nhé
2026-09-15 01:50:14
0
To see more videos from user @thilan409, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Yang paling menyedihkan dari hidup bukanlah ketika kita tertinggal jauh dari gemerlap dunia, melainkan ketika kita berhasil mendapatkan segalanya, tetapi kehilangan jalan menuju Allah. Di zaman yang semakin akhir ini, dunia seolah tak pernah kehabisan cara untuk membuat manusia jatuh cinta. Harta dikejar, pujian diperebutkan, dan kehidupan orang lain diam-diam menjadi ukuran kebahagiaan. Sampai kita lupa, bahwa tak semua yang tampak berhasil di dunia akan berakhir baik di akhirat. Maka, sungguh beruntung mereka yang masih mampu menjaga arah pulangnya. Yang tetap memilih taat ketika maksiat terasa lebih dekat, tetap menggenggam prinsip ketika dunia menawarkan begitu banyak alasan untuk melepaskannya. Mereka mungkin tidak selalu terlihat hebat di mata manusia. Langkahnya sunyi, perjuangannya tersembunyi, bahkan keistiqamahannya mungkin tak pernah mendapat tepuk tangan. Namun, bukankah yang paling berharga bukanlah seberapa tinggi kita berdiri di hadapan manusia, melainkan bagaimana keadaan kita ketika kelak berdiri di hadapan Allah? Maka, jika ada yang pantas dicemburui dari kehidupan ini, cemburuilah hati yang tetap terpaut kepada-Nya, meski dunia berkali-kali berusaha memalingkannya. Sebab pada akhirnya, kita tidak sedang berlomba untuk menjadi yang paling banyak memiliki, tetapi berharap menjadi salah satu yang Allah ridhai ketika seluruh kepemilikan tak lagi berarti. Semoga kita tidak sibuk memenangkan dunia, lalu pulang kepada Allah dalam keadaan kalah sebagai hamba. Follow @rezaahuss untuk ikutin konten self-improvement lainnya
Yang paling menyedihkan dari hidup bukanlah ketika kita tertinggal jauh dari gemerlap dunia, melainkan ketika kita berhasil mendapatkan segalanya, tetapi kehilangan jalan menuju Allah. Di zaman yang semakin akhir ini, dunia seolah tak pernah kehabisan cara untuk membuat manusia jatuh cinta. Harta dikejar, pujian diperebutkan, dan kehidupan orang lain diam-diam menjadi ukuran kebahagiaan. Sampai kita lupa, bahwa tak semua yang tampak berhasil di dunia akan berakhir baik di akhirat. Maka, sungguh beruntung mereka yang masih mampu menjaga arah pulangnya. Yang tetap memilih taat ketika maksiat terasa lebih dekat, tetap menggenggam prinsip ketika dunia menawarkan begitu banyak alasan untuk melepaskannya. Mereka mungkin tidak selalu terlihat hebat di mata manusia. Langkahnya sunyi, perjuangannya tersembunyi, bahkan keistiqamahannya mungkin tak pernah mendapat tepuk tangan. Namun, bukankah yang paling berharga bukanlah seberapa tinggi kita berdiri di hadapan manusia, melainkan bagaimana keadaan kita ketika kelak berdiri di hadapan Allah? Maka, jika ada yang pantas dicemburui dari kehidupan ini, cemburuilah hati yang tetap terpaut kepada-Nya, meski dunia berkali-kali berusaha memalingkannya. Sebab pada akhirnya, kita tidak sedang berlomba untuk menjadi yang paling banyak memiliki, tetapi berharap menjadi salah satu yang Allah ridhai ketika seluruh kepemilikan tak lagi berarti. Semoga kita tidak sibuk memenangkan dunia, lalu pulang kepada Allah dalam keadaan kalah sebagai hamba. Follow @rezaahuss untuk ikutin konten self-improvement lainnya

About