@elena31mv: Huy ese 1% #acercademi #yo #mylife #vida #viraltiktok @Javier Martinez

elena31mv
elena31mv
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 15 September 2026 01:15:34 GMT
361
9
8
10

Music

Download

Comments

rodr8v1
RodriOrellanA🇬🇹 :
se volvió una tendencia entre los señores
2026-09-15 01:48:45
0
javiermartinez728
Javier Martinez :
Scary
2026-09-15 01:20:45
0
porque654
￴￴. :
Que miedo
2026-09-15 01:33:28
1
jos.luis.colmenar21
José Luis Colmenarez :
🥰
2026-09-20 02:49:44
0
wilson.r07
Wilson R :
No manches doña
2026-09-15 01:28:39
2
katerinex1980
katerine :
🥰🥰🥰🥰
2026-09-15 01:31:05
0
jos.luis.colmenar21
José Luis Colmenarez :
🥰🥰🥰
2026-09-20 02:45:02
0
To see more videos from user @elena31mv, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kok jadi suuzon sama diri sendiri? 😭 Menurut pakar, ada 5 tahap dalam berduka, yaitu:  1. Penolakan (denial) 2. Kemarahan (anger) 3. Tawar-menawar (bargaining) 4. Depresi (depression) 5. Penerimaan (acceptance) Anehnya, ketika orangtuaku meninggal tahun lalu, aku seperti loncat ke fase penerimaan. Di situ aku merasa kok gini yaa, apa jangan-jangan aku gak sayang sama Mama Papa? Kok gak sesedih orang2? 😭 Akhirnya aku beranikan diri untuk diskusi dengan psikolog. Dari obrolan tersebut, ternyata ada faktor-faktor yang membuat aku terlihat lebih “kuat” dan “gak sesedih orang2”, yaitu:  🌹 Mama Papa meninggal tidak tiba-tiba, namun ada sakit yang membuat diri ini siaga 🌹 Kontrol emosi yang aku miliki lebih tertata, dan berusaha dirangkul, bukan dijauhi. Misalnya dengan sharing2 tentang meninggalnya ortu di social media atau cerita ke teman 🌹 Ketika Mama Papa masih ada, aku selalu berusaha memberikan yang terbaik (sampai resign demi anter2 mereka) 🌹 Aku sudah punya keluarga sendiri seperti suami, sehingga tidak 100% tergantung dengan orangtua lagi 🌹 Aku memiliki support system yang baik sehingga tidak banyak pikiran dan stress 🌹 Tidak ada penyesalan ketika ortu meninggal. Inget banget Mama Papa mendorong aku berhaji di th 2023 padahal seharusnya aku haji di tahun 2027. Aku mengiyakan kata2 mereka. Pulang haji Juli, mereka meninggal Agustus. 🥲 Trus buktinya apa kalau aku tetap sayang sama mereka? Kata psikolog, kalau kita tetap ingat mereka di sela2 waktu, apalagi di hari-hari besar seperti Lebaran, kangen sama masakan Mama atau candaan Papa, itu semua termasuk tanda sayang. ❤️ Jadi untuk teman2 yang juga seperti aku, jangan suuzon sama diri sendiri ya. Allah mungkin memberikan punggung yang lebih kuat untuk menahan duka tersebut, agar kita masih bisa hidup dengan baik selepas mereka tiada. Kalau kamu sendiri, sekarang ada di tahap berduka yang mana? 🤗💕
Kok jadi suuzon sama diri sendiri? 😭 Menurut pakar, ada 5 tahap dalam berduka, yaitu: 1. Penolakan (denial) 2. Kemarahan (anger) 3. Tawar-menawar (bargaining) 4. Depresi (depression) 5. Penerimaan (acceptance) Anehnya, ketika orangtuaku meninggal tahun lalu, aku seperti loncat ke fase penerimaan. Di situ aku merasa kok gini yaa, apa jangan-jangan aku gak sayang sama Mama Papa? Kok gak sesedih orang2? 😭 Akhirnya aku beranikan diri untuk diskusi dengan psikolog. Dari obrolan tersebut, ternyata ada faktor-faktor yang membuat aku terlihat lebih “kuat” dan “gak sesedih orang2”, yaitu: 🌹 Mama Papa meninggal tidak tiba-tiba, namun ada sakit yang membuat diri ini siaga 🌹 Kontrol emosi yang aku miliki lebih tertata, dan berusaha dirangkul, bukan dijauhi. Misalnya dengan sharing2 tentang meninggalnya ortu di social media atau cerita ke teman 🌹 Ketika Mama Papa masih ada, aku selalu berusaha memberikan yang terbaik (sampai resign demi anter2 mereka) 🌹 Aku sudah punya keluarga sendiri seperti suami, sehingga tidak 100% tergantung dengan orangtua lagi 🌹 Aku memiliki support system yang baik sehingga tidak banyak pikiran dan stress 🌹 Tidak ada penyesalan ketika ortu meninggal. Inget banget Mama Papa mendorong aku berhaji di th 2023 padahal seharusnya aku haji di tahun 2027. Aku mengiyakan kata2 mereka. Pulang haji Juli, mereka meninggal Agustus. 🥲 Trus buktinya apa kalau aku tetap sayang sama mereka? Kata psikolog, kalau kita tetap ingat mereka di sela2 waktu, apalagi di hari-hari besar seperti Lebaran, kangen sama masakan Mama atau candaan Papa, itu semua termasuk tanda sayang. ❤️ Jadi untuk teman2 yang juga seperti aku, jangan suuzon sama diri sendiri ya. Allah mungkin memberikan punggung yang lebih kuat untuk menahan duka tersebut, agar kita masih bisa hidup dengan baik selepas mereka tiada. Kalau kamu sendiri, sekarang ada di tahap berduka yang mana? 🤗💕

About