@kminhh1113:

Ng Le Khanh Minh
Ng Le Khanh Minh
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 15 September 2026 01:36:37 GMT
125058
21758
13
4115

Music

Download

Comments

panndangyeuu
𝙋𝙖𝙣𝙣 𝙟𝙪𝙪 🍭 :
biết đau, biết đủ, biết đầy. đủ đau thì lớn, đủ đầy thì khôn
2026-09-17 14:41:11
2
_kemenhaumasongdi
e hay cọc. :
em xin cap ạ
2026-09-17 01:24:37
2
thomxihgai
diệu thơm. :
ok
2026-09-16 05:45:05
1
.iwamd08
md :
nk có siêu phẩm
2026-09-17 06:14:30
0
nnt017654
t. :
2026-09-16 03:52:22
1
chip04574
C. :
https://vt.tiktok.com/ZSqgQqshS/
2026-09-17 03:58:43
0
bedoancte.2012
haizz :
2026-09-17 06:29:22
0
thaonguyn_060925
Tnguyn :
2026-09-17 05:12:47
0
sictes1thgioi
hong nhung. :
2026-09-16 13:47:47
1
hieunghia030608
Lương Hiếu Nghĩa :
bật nắp khui bia
2026-09-15 02:01:00
2
soicailonme3670
Yen tran :
dl đâu ní
2026-09-15 09:41:29
1
chip04574
C. :
2026-09-17 03:58:46
0
chlinhlan03
Linh Lan :
nút đl đâuu
2026-09-16 07:46:01
2
To see more videos from user @kminhh1113, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

DI BAWA ENJOY SAJA😹 Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa akhirnya minta maaf usai melontarkan kalimat
DI BAWA ENJOY SAJA😹 Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa akhirnya minta maaf usai melontarkan kalimat "enjoy" saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ucapan itu sebelumnya dianggap menyinggung perasaan masyarakat yang terkena dampak karhutla. Dengan kerendahan hati, saya meminta maaf dengan warga yang terdampak Karhutlah baik yang ada di dalam Kota Palembang maupun dampak dari luar yang menyebabkan asap terus menerus," tulis Dewa dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @ratudewa, Rabu (7/10/2026). la memastikan, pemerintah terus bekerja secara maksimal untuk menangani karhutla yang memicu kabut asap di Palembang. Dewa pun mengakui salah memilih kata "enjoy", sehingga melukai hati warganya karena dianggap tidak peduli. "Tapi saya akui, mungkin pilihan kata saya kurang tepat. Untuk itu saya mohon maaf," ujarnya. Yang jelas, saya tetap peduli dan kami di Pemerintah Kota Palembang akan terus bekerja untuk menangani persoalan ini dan melindungi masyarakat," tambahnya. Menurutnya, kata itu dimaksudkan untuk menggambarkan sikap seorang pemimpin yang harus tetap tenang dalam semua kondisi. Hal itu penting dimiliki agar bisa mengambil kebijakan yang tepat. "Saya paham kondisi sekarang tidak mudah. Kabut asap ini berdampak ke masyarakat, terutama kesehatan anak-anak dan warga kita. Jadi tidak ada maksud saya untuk mengatakan bahwa saya senang atau menikmati kondisi seperti ini. Sama sekali tidak," jelas dia. "Yang saya maksud, dalam menghadapi situasi seperti ini, seorang pemimpin harus tetap tenang, jangan ikut panik, supaya bisa berpikir dan mengambil keputusan dengan baik," sambungnya. #fyp #karhutla

About