@ffhv5577: Receita de cesta simples com pães, tâmaras, azeitonas e pasta de lentilhas  Ingredientes 4 pães achatados ou pedaços de pão rústico 1 xícara de tâmaras 1/2 xícara de azeitonas verdes e pretas 1 xícara de lentilhas cozidas 1 colher de sopa de azeite 1 colher de chá de suco de limão 1 pitada de sal 1 pitada de cominho, opcional Ervas frescas para finalizar  Modo de preparo Cozinhe as lentilhas em água até ficarem macias. Escorra bem e coloque em uma tigela. Amasse as lentilhas com azeite, limão, sal e cominho. Misture até formar uma pasta rústica. Aqueça os pães rapidamente em uma frigideira ou forno baixo. Coloque os pães em uma cesta simples. Adicione as tâmaras ao lado. Acrescente as azeitonas em uma pequena tigela ou diretamente na cesta. Coloque a pasta de lentilhas em um pequeno pote de barro ou cerâmica. Finalize com ervas frescas. Sirva como uma refeição humilde, compartilhável e acolhedora.

ffhv5577
ffhv5577
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 15 September 2026 06:32:26 GMT
962
169
26
8

Music

Download

Comments

tinagonzalez354
Tina Gonzalez :
Unclaim all negative energy
2026-09-15 23:52:01
3
dont_call_me_jasperm
Jeepa✝️🇬🇧 :
Woah,woah,woah mate,god did not say that we do not die because of a video but amen
2026-09-16 15:17:58
0
user3787157855091
amiga :
🙏I love God
2026-09-26 05:22:28
0
slams_yo
Slams :
Amen
2026-09-15 22:41:45
0
marcellablevins8
marcellablevins8 :
Please protect me in my family
2026-09-15 21:22:08
0
tikboypogi1
boy pasikat :
god protect me and my family
2026-09-16 01:34:45
0
christeshbb
Christmas :
llove you God
2026-09-16 12:32:39
0
khaliyah.williams0
Blue the queen, the goat🤏🏾🍬 :
❤️
2026-09-16 00:32:39
0
tinagonzalez354
Tina Gonzalez :
Free
2026-09-15 23:51:33
0
michaelt4313
michaelT🎣 :
Amen
2026-09-15 21:05:56
0
vreemee3
green lantern🤑 :
Amen
2026-09-16 10:48:46
0
ibeen.lay445_spam
Imabigsteppernae :
amen
2026-09-15 18:14:38
0
christian.mamaril
Christian :
amen
2026-09-16 14:58:57
0
namekopoayname
Chaii_Official :
amen
2026-09-16 09:15:28
0
nelly.naemi.haina
Nelly Naemi Hainana :
Amen
2026-09-16 10:45:32
0
nelly.naemi.haina
Nelly Naemi Hainana :
Amen 🙏 🙏 🙏 🙏
2026-09-16 10:46:16
0
janet.obeng454
Janet Obeng :
Amen
2026-09-17 07:09:27
0
may_3192
Flora May :
Amen
2026-09-15 11:07:29
0
mapagmahal0319
💞💞ayos lang Basta Ikaw 3💞💞 :
amen🙏🙏🙏🙏
2026-09-15 11:41:33
0
preedyporsh1
Preedy Porsh :
Amen
2026-09-15 12:44:16
0
foreignlite
ForeignB :
Lord protect me 🙏🏾
2026-09-30 01:07:50
0
summer12379
Summer123 :
🥰🥰
2026-09-15 15:06:36
0
nokwanda.dlamini65
Nokwanda Dlamini :
🥰🥰🥰
2026-09-15 18:35:26
0
1992123tjap0
Tjapaka :
[Pray][Pray][Pray][Pray]
2026-09-16 07:10:34
0
challexy2
Last-Kid Camilie@ :
God protect me and my family in Jesus Name Amen
2026-09-16 11:32:11
0
To see more videos from user @ffhv5577, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#alm Almagfurlah Abuya uci Turtusi Cilongok # Syekh Abdul Muhyi Pamijahan adalah seorang ulama besar, waliyullah, dan tokoh perintis penyebaran Islam di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Lahir di Mataram pada tahun 1650 M dan wafat pada tahun 1730 M di Pamijahan, Tasikmalaya, beliau dikenal luas sebagai pembawa dan penyebar utama Tarekat Syathariyah pertama di Pulau Jawa. Latar Belakang dan Silsilah • Orang Tua: Ayahnya bernama Sembah Lebe Wartakusumah (keturunan bangsawan Raja Galuh-Pajajaran/Sunda). Ibunya bernama Raden Ajeng Tangenjiah (keturunan bangsawan Mataram Islam yang jalurnya tersambung hingga Sunan Giri). • Julukan: Beliau juga dikenal dengan sebutan Haji Karang karena pernah melakukan uzlah (mengasingkan diri untuk ibadah) dan khalwat di Gua Karang. Perjalanan Intelektual & Spiritual Syekh Abdul Muhyi menempuh pengembaraan ilmiah yang sangat luas demi mendalami agama Islam: 1. Belajar di Aceh: Berguru selama kurang lebih 8 tahun kepada ulama sufi terkemuka, Syekh Abdurrauf as-Singkili. Di sinilah beliau mengambil baiat Tarekat Syathariyah. 2. Haramain & Baghdad: Melanjutkan studi ke Mekkah dan Madinah di bawah bimbingan Syeikh Ibrahim al-Kurani. Beliau juga sempat mengunjungi Baghdad untuk berziarah ke makam Syekh Abdul Qadir al-Jilani. Dakwah dan Pendirian Pamijahan Setelah menyelesaikan petualangan rohaninya, beliau kembali ke Jawa untuk menyebarkan Islam. Beliau sempat berdakwah di Kuningan dan Garut sebelum akhirnya menetap di wilayah Tasikmalaya Selatan. • Gua Safarwadi: Syekh Abdul Muhyi bermukim dan mendirikan pesantren pertama di wilayah tersebut di dalam sebuah gua yang kini dikenal sebagai Gua Safarwadi. Di dalam gua ini terdapat petilasan tempat beliau shalat (Lapangan Baitullah) serta tempat santri belajar. • Desa Pamijahan: Beliau kemudian membangun perkampungan di sekitar gua yang diberi nama Pamijahan (berasal dari kata mijah yang berarti tempat ikan bertelur, melambangkan harapan lahirnya generasi penerus yang subur dalam ilmu). Oleh Keraton Mataram, desa ini diakui sebagai Desa Perdikan (desa bebas pajak yang mandiri). Ajaran & Karya Selain menyebarkan Tarekat Syathariyah, Syekh Abdul Muhyi dikenal melalui pengajaran Martabat Tujuh (martabat kang pitutu). Ajaran tasawuf ini fokus pada pengenalan tingkatan manifestasi Tuhan untuk mencapai derajat insan kamil (manusia sempurna). Beliau juga menulis kitab dalam bahasa lokal yang meramu teks Arab untuk mempermudah pemahaman masyarakat Sunda. Sampai saat ini, Kompleks Makam Syekh Abdul Muhyi dan Gua Safarwadi di Pamijahan, Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu destinasi wisata religi dan ziarah utama di Jawa Barat.
#alm Almagfurlah Abuya uci Turtusi Cilongok # Syekh Abdul Muhyi Pamijahan adalah seorang ulama besar, waliyullah, dan tokoh perintis penyebaran Islam di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Lahir di Mataram pada tahun 1650 M dan wafat pada tahun 1730 M di Pamijahan, Tasikmalaya, beliau dikenal luas sebagai pembawa dan penyebar utama Tarekat Syathariyah pertama di Pulau Jawa. Latar Belakang dan Silsilah • Orang Tua: Ayahnya bernama Sembah Lebe Wartakusumah (keturunan bangsawan Raja Galuh-Pajajaran/Sunda). Ibunya bernama Raden Ajeng Tangenjiah (keturunan bangsawan Mataram Islam yang jalurnya tersambung hingga Sunan Giri). • Julukan: Beliau juga dikenal dengan sebutan Haji Karang karena pernah melakukan uzlah (mengasingkan diri untuk ibadah) dan khalwat di Gua Karang. Perjalanan Intelektual & Spiritual Syekh Abdul Muhyi menempuh pengembaraan ilmiah yang sangat luas demi mendalami agama Islam: 1. Belajar di Aceh: Berguru selama kurang lebih 8 tahun kepada ulama sufi terkemuka, Syekh Abdurrauf as-Singkili. Di sinilah beliau mengambil baiat Tarekat Syathariyah. 2. Haramain & Baghdad: Melanjutkan studi ke Mekkah dan Madinah di bawah bimbingan Syeikh Ibrahim al-Kurani. Beliau juga sempat mengunjungi Baghdad untuk berziarah ke makam Syekh Abdul Qadir al-Jilani. Dakwah dan Pendirian Pamijahan Setelah menyelesaikan petualangan rohaninya, beliau kembali ke Jawa untuk menyebarkan Islam. Beliau sempat berdakwah di Kuningan dan Garut sebelum akhirnya menetap di wilayah Tasikmalaya Selatan. • Gua Safarwadi: Syekh Abdul Muhyi bermukim dan mendirikan pesantren pertama di wilayah tersebut di dalam sebuah gua yang kini dikenal sebagai Gua Safarwadi. Di dalam gua ini terdapat petilasan tempat beliau shalat (Lapangan Baitullah) serta tempat santri belajar. • Desa Pamijahan: Beliau kemudian membangun perkampungan di sekitar gua yang diberi nama Pamijahan (berasal dari kata mijah yang berarti tempat ikan bertelur, melambangkan harapan lahirnya generasi penerus yang subur dalam ilmu). Oleh Keraton Mataram, desa ini diakui sebagai Desa Perdikan (desa bebas pajak yang mandiri). Ajaran & Karya Selain menyebarkan Tarekat Syathariyah, Syekh Abdul Muhyi dikenal melalui pengajaran Martabat Tujuh (martabat kang pitutu). Ajaran tasawuf ini fokus pada pengenalan tingkatan manifestasi Tuhan untuk mencapai derajat insan kamil (manusia sempurna). Beliau juga menulis kitab dalam bahasa lokal yang meramu teks Arab untuk mempermudah pemahaman masyarakat Sunda. Sampai saat ini, Kompleks Makam Syekh Abdul Muhyi dan Gua Safarwadi di Pamijahan, Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu destinasi wisata religi dan ziarah utama di Jawa Barat.

About