@pojoksatu.id: Beredar video di media sosial yang memperlihatkan jalur kereta api seolah ditutup menggunakan bambu saat pelaksanaan pengajian Haul Habib Soleh Tanggul di Kabupaten Jember. Dalam video tersebut, sejumlah jemaah terlihat duduk di sekitar perlintasan rel menggunakan tikar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember membantah informasi yang menyebut jalur kereta api ditutup akibat kegiatan tersebut pada 5 April 2026. KAI menegaskan perjalanan kereta api tetap berjalan sesuai dengan operasional yang berlaku. Cahyo menjelaskan, lokasi dalam video berada di area JPL 91 Stasiun Tanggul. Pembatasan menggunakan kayu atau bambu dilakukan untuk mencegah jemaah memasuki area perkeretaapian dan emplasemen stasiun selama kegiatan berlangsung. Pengaturan tersebut dilakukan demi menjaga ketertiban acara sekaligus memastikan keselamatan jemaah dan perjalanan kereta api. Setiap kali kereta akan melintas, area sekitar rel terlebih dahulu disterilkan dari aktivitas jemaah sehingga perjalanan kereta tetap dapat berlangsung dengan aman. Pelaksanaan Haul Habib Soleh Tanggul juga telah dikoordinasikan antara pihak penyelenggara dengan kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Jember. Dengan demikian, pembatasan di sekitar rel bukan merupakan penutupan jalur kereta api, melainkan bagian dari pengaturan keselamatan selama kegiatan berlangsung.