@ydsifc: Sejarah kenapa kepercayaan asli kapitayan dan ajaran kejawen di singkirkan, disembunyikan, atau dibikin stigma sebagai bab yang dilarang dan sesat karena proses sejarah yang panjang, mulai dari faktor politik, agama pendatang, hingga kolonialisme Era pertama - Jauh sebelum islam masuk kapitayan adalah kepercayaan asli masyarakat nusantara (berpusat pada pemujaan sang hyang taya), ketika agama hindu budha masuk dari india dan di adopsi oleh elit kerajaan, kepercayaan lokal tidak langsung dimusuhi, tetapi di asimilasi dan digeser ke kelas bawah, yang lama kelamaan ditinggalkan. Era kerajaan islam & perebutan hegemony politik abad 15-17 - Saat pengaruh Islam mulai menguat dan kerajaan-kerajaan Pesisir (seperti Demak) berdiri runtuhnya Majapahit, terjadi pergeseran politik dan teologi yang sangat besar. •Pendekatan Cultural/Inklusif (Wali Songo), Para wali (seperti Sunan Kalijaga) merangkul Kapitayan/Kejawen. Nilai-nilainya diserap, nama tempat ibadahnya (sanggar) diubah jadi langgar, cara sembahyangnya disesuaikan. •Konflik Kerajaan: Ketika terjadi perebutan kekuasaan - misalnya konflik antara Kerajaan Demak/Mataram Islam dengan wilayah penganut tradisi lama (seperti Pengging atau wilayah pedalaman) kelompok yang tidak mau tunduk pada aturan agama kerajaan sering kali dicap sebagai kelompok pembangkang atau orang luar/sesat. Era Mataram Islam (Sultan Agung - Amangkurat) •Terjadi pembagian ketat antara kelompok santri (yang menekankan purifikasi agama) dan kelompok kejawen (yang mempertahankan penghormatan leluhur dan tradisi lokal). •Kelompok yang terlalu memegang teguh ajaran kuno tanpa membungkusnya dengan identitas Islam formal mulai tersingkir ke wilayah pegunungan (seperti masyarakat Suku Tengger, Baduy, atau Samin yang memilih mengisolasi diri demi menjaga ajaran leluhur). Era penjajahan belanda - Belanda tidak hanya menggunakan kekuatan militer, tetapi juga kekuatan pengetahuan dan kebijakan administrasi untuk mengikis kepercayaan lokal. Para sarjana, misionaris, dan antropolog Barat yang datang ke Nusantara membawa kacamata pandang pencerahan Eropa (Western Enlightenment). Mereka mengklasifikasikan agama berdasarkan hierarki evolusi budaya •Sistem hierarki barat - Agama monoteisme (seperti Kristen/Islam/Yahudi) dianggap sebagai puncak peradaban tertinggi, sedangkan tradisi lokal ditaruh di tingkatan paling bawah. •Praktik masyarakat Jawa yang menghormati leluhur di anggap primitif, menggunakan sarana pohon tua, batu, atau sajen dicap sebagai Animisme (pemujaan roh) dan Dinamisme (pemujaan benda berdaya gaib). • Efek psikologis label ini ditanamkan untuk membentuk opini bahwa penganut ajaran leluhur adalah orang-orang Kuno, tidak rasional, dan belum beradab. •Generasi muda pribumi terpelajar di ajarkan sains dan nilai-nilai modernitas barat, secara tidak langsung mereka di doktrin untuk malu pada tradisi orang tuanya sendiri, selametan, nyekar, memegang keris di anggap sebagai bentuk keterbelakangan. •Puncaknya belanda menggunakan politik devide et impera (adu domba) - pemerintah Hindia Belanda memanfaatkan perpecahan sosial yang sudah ada antara kelompok Santri (pemeluk Islam ortodoks) dan kelompok Kejawen (pengikut tradisi lokal). Ketika kelompok keagamaan mengkritik praktik kejawen/kapitayan sebagai syirik, belanda membiarkan bentrokan wacana ini terjadi agar masyarakat pribumi sibuk berdebat sendiri dan tidak bersatu melawan penjajah. Menggali kembali akar budaya dan sejarah sejati Nusantara memang menjadi langkah penting agar bangsa ini tidak kehilangan jati dirinya. Memahami makna mendalam di balik simbol-simbol tradisi (seperti slametan, tumpeng, keris, atau nyekar) sehingga mampu menjelaskannya secara rasional dan ilmiah kepada masyarakat luas. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya." Seseorang yang paham dari mana ia berasal tidak akan mudah digoyahkan oleh arus budaya asing manapun.
ᅠᅠ⠀᠌ᅠᅠ
Region: ID
Tuesday 15 September 2026 12:23:24 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @ydsifc, please go to the Tikwm
homepage.