@noeee1.0:

noeee🦆
noeee🦆
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 15 September 2026 23:07:06 GMT
298
21
2
0

Music

Download

Comments

cjdray
Jamie | 💜 | Girl Mom :
👏👏👏Yes!! Gotta keep goin
2026-09-15 23:49:42
1
francis.sembler
Francis Sembler :
🥰🥰🥰
2026-09-16 17:12:32
1
To see more videos from user @noeee1.0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

• Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi menyoroti praktik percaloan tenaga kerja yang masih terjadi di sejumlah kawasan industri. Menurutnya, praktik percaloan tenaga kerja bahkan membuat warga yang tinggal di sekitar pabrik justru tersisih karena tidak mampu membayar sejumlah uang kepada pihak yang mengaku sebagai calo. “Yang percaloan ini sudah sangat luar biasa. Kita tahu, terbuka ya. dan jahatnya itu adalah orang yang menguasai calo tenaga kerja di lingkungan. Dia tidak memprioritaskan yang di lingkungannya karena yang di lingkungannya tidak punya duit. Dia selalu yang dari luar karena punya duit, sehingga yang di lingkungan tidak kerja.” ujar KDM di MM2100, Cikarang Barat (16/9/26) KDM mengatakan persoalan tersebut menjadi masalah serius di tengah derasnya investasi yang masuk ke Jabar. “Problem akutnya adalah angka investasi di dalam setiap tahun mengalir deras, industri tumbuh dengan cepat, kawasan industri berkembang dengan besar. Tetap rekrutmen terhadap tenaga kerja warga Jabar relatif belum sesuai dengan harapan, karena banyak sekali rekrutmen itu dilakukan secara tidak terbuka sehingga akses warga untuk mendapat informasi kerja itu tidak bisa didapat.” sebutnya Ia juga mengungkap adanya pihak-pihak di lingkungan kawasan industri yang menguasai informasi mengenai lowongan pekerjaan. “Kita akui banyaknya penguasaan informasi tenaga kerja oleh calo lingkungan. Jadi banyak orang yang berada di sebuah lingkungan industri, kawasan industri, menguasai tentang rekrutmen tenaga kerja. Kemudian perusahaan kalau tidak bekerja sama dengan mereka, melakukan intimidasi. Kemudian mereka mendapat keuntungan dari biaya percaloan tenaga kerja.” kata KDM Dirinya menyebut besaran uang yang diminta dalam praktik tersebut beragam “Ada ragam yang saya temukan. Ada tenaga kerja kontrak itu, ada yang Rp3 juta, ada yang Rp5 juta, ada yang Rp15 juta. Ironinya yang sering saya temukan adalah orang tuanya itu minjam uang ke rentenir untuk anaknya, suap masuk kerja. Setelah itu dapat kerjanya kontrak setahun, diberhentikan, kontraknya diputus. Utangnya belum lunas, kerjanya berhenti. Ini problem yang terjadi.” tambahnya #cikarangpeople #kabbekasi #news
• Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi menyoroti praktik percaloan tenaga kerja yang masih terjadi di sejumlah kawasan industri. Menurutnya, praktik percaloan tenaga kerja bahkan membuat warga yang tinggal di sekitar pabrik justru tersisih karena tidak mampu membayar sejumlah uang kepada pihak yang mengaku sebagai calo. “Yang percaloan ini sudah sangat luar biasa. Kita tahu, terbuka ya. dan jahatnya itu adalah orang yang menguasai calo tenaga kerja di lingkungan. Dia tidak memprioritaskan yang di lingkungannya karena yang di lingkungannya tidak punya duit. Dia selalu yang dari luar karena punya duit, sehingga yang di lingkungan tidak kerja.” ujar KDM di MM2100, Cikarang Barat (16/9/26) KDM mengatakan persoalan tersebut menjadi masalah serius di tengah derasnya investasi yang masuk ke Jabar. “Problem akutnya adalah angka investasi di dalam setiap tahun mengalir deras, industri tumbuh dengan cepat, kawasan industri berkembang dengan besar. Tetap rekrutmen terhadap tenaga kerja warga Jabar relatif belum sesuai dengan harapan, karena banyak sekali rekrutmen itu dilakukan secara tidak terbuka sehingga akses warga untuk mendapat informasi kerja itu tidak bisa didapat.” sebutnya Ia juga mengungkap adanya pihak-pihak di lingkungan kawasan industri yang menguasai informasi mengenai lowongan pekerjaan. “Kita akui banyaknya penguasaan informasi tenaga kerja oleh calo lingkungan. Jadi banyak orang yang berada di sebuah lingkungan industri, kawasan industri, menguasai tentang rekrutmen tenaga kerja. Kemudian perusahaan kalau tidak bekerja sama dengan mereka, melakukan intimidasi. Kemudian mereka mendapat keuntungan dari biaya percaloan tenaga kerja.” kata KDM Dirinya menyebut besaran uang yang diminta dalam praktik tersebut beragam “Ada ragam yang saya temukan. Ada tenaga kerja kontrak itu, ada yang Rp3 juta, ada yang Rp5 juta, ada yang Rp15 juta. Ironinya yang sering saya temukan adalah orang tuanya itu minjam uang ke rentenir untuk anaknya, suap masuk kerja. Setelah itu dapat kerjanya kontrak setahun, diberhentikan, kontraknya diputus. Utangnya belum lunas, kerjanya berhenti. Ini problem yang terjadi.” tambahnya #cikarangpeople #kabbekasi #news

About