@kilatnewsid: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik curang dalam peredaran beras fortifikasi. Hasil pemeriksaan di empat laboratorium menemukan sekitar 90% sampel yang diperiksa tidak memenuhi standar atau tidak sesuai dengan kandungan yang tercantum pada label. Pemerintah menyebut 25 merek diduga bermasalah, sementara estimasi kerugian konsumen mencapai Rp89 triliun. Amran menyatakan pemerintah telah memerintahkan produk bermasalah ditarik dari peredaran, izinnya dicabut, dan pihak yang terlibat diproses. Beras fortifikasi sendiri ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan, sehingga dugaan penyimpangan ini menjadi perhatian serius. Rakyat berhak mendapatkan pangan yang sesuai label, aman, dan tidak dijual dengan harga yang tidak wajar. Semoga pengusutan berjalan transparan dan seluruh pihak yang terbukti melanggar dimintai pertanggungjawaban. 🇮🇩 #jagaindonesia #fyp #wargajagawarga #BerasFortifikasi #PanganIndonesia
Kilat News ID
Region: ID
Wednesday 16 September 2026 06:58:27 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @kilatnewsid, please go to the Tikwm
homepage.