@mengtheang55: Jis ey kor ban oy ta thom 🤪#fyp

M💫
M💫
Open In TikTok:
Region: KH
Wednesday 16 September 2026 07:35:53 GMT
4400
979
43
52

Music

Download

Comments

ch.liemaa_11december
December :
Srl hx
2026-09-16 10:36:58
0
collector_chainang_
Nāng :
Som sl
2026-09-16 07:50:48
1
mi.smos80
Mi Smos :
2026-09-16 10:25:11
1
onlybbetunh_
ᴄʜᴇᴀ 🪽 :
ers
2026-09-16 10:25:42
0
komsovtamdanpekgg
Aliee :
Idol
2026-09-16 07:38:05
0
kdmh123456gg
SA :
2026-09-16 13:16:49
0
ta.zzy416
Nhcherjabnas💔💔 :
2026-09-16 13:15:43
0
ilysmmmm37
𐙚˚࿔ ASAA𝜗𝜚˚⋆ :
Yers🙄
2026-09-16 07:40:18
0
hingjlem2
23/March 💋 :
Hev kiss
2026-09-16 08:47:38
0
sarin102860
RINVIBE-សារិន :
2026-09-16 14:43:28
0
racoonnnn_q1
racoonn :
2026-09-16 08:17:17
0
mixnvsoksokplerjg
LSLH. :
2026-09-16 07:38:49
0
na.na96295
😡 :
2026-09-16 07:37:38
0
tanlyvy5
LYVY :
2026-09-16 07:54:54
0
rasmosjeangkelerlok
Daranoturfav :
2026-09-16 10:40:23
0
nhslyg97
NT :
2026-09-16 07:56:34
0
hhour.hhour1
Aliehour :
2026-09-16 07:37:44
0
tvz162
CHERRY ~ 🍒 :
2026-09-16 07:55:54
0
kdmv45488
CHUE🐙 :
2026-09-16 11:35:56
0
pich41061
YR :
Crr
2026-09-16 11:10:56
0
h.hong292
Hongᥫ᭡ :
2026-09-19 10:14:00
0
zerazera325
SOUY SEM :
Follow lok b my pg 😊😁
2026-09-17 07:02:56
0
kim.van21
VAN Love Love🐣 :
2026-09-17 13:02:45
0
pukahjmr022
L.H :
Reab jom tv pherk men😒
2026-09-18 03:09:57
0
stik.s1
I’m Chhoeun. :
🥺🥺🥺
2026-09-16 07:40:02
0
To see more videos from user @mengtheang55, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bayangkan seorang anak berusia 15 tahun mengatakan kepada orang tuanya: “Aku ingin masuk Islam.” Yang terjadi bukan pertengkaran. Bukan penolakan. Justru orang tuanya merasa senang. Itulah kisah Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen. Lahir dan besar di Belanda dalam keluarga Kristen, Ragnar mulai mengenal Islam ketika berada di akademi sepak bola NEC Nijmegen. Ia memiliki seorang teman Muslim yang sering mengajaknya ke masjid. Awalnya, Ragnar hanya menemani. Namun setiap kali berada di sana, ia merasakan sesuatu yang berbeda. Ada ketenangan. Ada kedamaian. Rasa penasaran itu kemudian berubah menjadi pencarian. Ia mulai mempelajari Islam dan perlahan merasa bahwa agama ini membuat dirinya lebih tenang, sabar, dan terarah. Ketika akhirnya Ragnar menyampaikan keputusannya kepada keluarga, respons orang tuanya justru mengejutkan. Mereka mendukung. Bukan karena mereka berpindah keyakinan bersamanya, tetapi karena mereka melihat perubahan positif dalam diri anak mereka. Ragnar menjadi lebih baik. Dan sejak saat itu, Islam menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Di tengah karier sebagai pesepak bola profesional, ia berusaha menjaga salat lima waktu dan menjalankan puasa Ramadan. Ketika pertama kali datang ke Indonesia pada Ramadan 2024, ia bahkan mengaku takjub mendengar azan berkumandang dari berbagai penjuru. Kemudian perjalanan itu membawanya menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Pada debutnya melawan Vietnam, Ragnar mencetak gol dan membantu Indonesia menang 3-0. Seolah-olah perjalanan panjang itu menemukan sebuah titik temu: Dari seorang anak keturunan Indonesia di Belanda, menjadi bagian dari bangsa leluhurnya. Dan kini ia dikenal dengan panggilan yang akrab di telinga suporter: “Wak Haji.” Namun di balik julukan itu, ada kisah yang jauh lebih dalam. Kisah seorang remaja yang berani mencari kebenaran. Keluarga yang memilih memahami daripada menghakimi. Dan seorang manusia yang menemukan ketenangan melalui perjalanan spiritualnya. Karena terkadang, menjadi orang tua bukan tentang memaksakan anak mengikuti jalan kita. Tetapi tentang memberikan ruang agar ia menemukan jalannya sendiri—dan tetap mencintainya ketika ia memilih jalan tersebut. Itulah yang membuat kisah Ragnar begitu menginspirasi. Ia menemukan Islam di usia 15 tahun. Dan keluarganya mengajarkan bahwa perbedaan keyakinan tidak harus menghilangkan kasih sayang.
Bayangkan seorang anak berusia 15 tahun mengatakan kepada orang tuanya: “Aku ingin masuk Islam.” Yang terjadi bukan pertengkaran. Bukan penolakan. Justru orang tuanya merasa senang. Itulah kisah Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen. Lahir dan besar di Belanda dalam keluarga Kristen, Ragnar mulai mengenal Islam ketika berada di akademi sepak bola NEC Nijmegen. Ia memiliki seorang teman Muslim yang sering mengajaknya ke masjid. Awalnya, Ragnar hanya menemani. Namun setiap kali berada di sana, ia merasakan sesuatu yang berbeda. Ada ketenangan. Ada kedamaian. Rasa penasaran itu kemudian berubah menjadi pencarian. Ia mulai mempelajari Islam dan perlahan merasa bahwa agama ini membuat dirinya lebih tenang, sabar, dan terarah. Ketika akhirnya Ragnar menyampaikan keputusannya kepada keluarga, respons orang tuanya justru mengejutkan. Mereka mendukung. Bukan karena mereka berpindah keyakinan bersamanya, tetapi karena mereka melihat perubahan positif dalam diri anak mereka. Ragnar menjadi lebih baik. Dan sejak saat itu, Islam menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Di tengah karier sebagai pesepak bola profesional, ia berusaha menjaga salat lima waktu dan menjalankan puasa Ramadan. Ketika pertama kali datang ke Indonesia pada Ramadan 2024, ia bahkan mengaku takjub mendengar azan berkumandang dari berbagai penjuru. Kemudian perjalanan itu membawanya menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Pada debutnya melawan Vietnam, Ragnar mencetak gol dan membantu Indonesia menang 3-0. Seolah-olah perjalanan panjang itu menemukan sebuah titik temu: Dari seorang anak keturunan Indonesia di Belanda, menjadi bagian dari bangsa leluhurnya. Dan kini ia dikenal dengan panggilan yang akrab di telinga suporter: “Wak Haji.” Namun di balik julukan itu, ada kisah yang jauh lebih dalam. Kisah seorang remaja yang berani mencari kebenaran. Keluarga yang memilih memahami daripada menghakimi. Dan seorang manusia yang menemukan ketenangan melalui perjalanan spiritualnya. Karena terkadang, menjadi orang tua bukan tentang memaksakan anak mengikuti jalan kita. Tetapi tentang memberikan ruang agar ia menemukan jalannya sendiri—dan tetap mencintainya ketika ia memilih jalan tersebut. Itulah yang membuat kisah Ragnar begitu menginspirasi. Ia menemukan Islam di usia 15 tahun. Dan keluarganya mengajarkan bahwa perbedaan keyakinan tidak harus menghilangkan kasih sayang.

About