@totalpolitik: Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi standar mutu serta tidak sesuai dengan kandungan yang dicantumkan pada label. Temuan tersebut didasarkan pada hasil pengujian sejumlah laboratorium terhadap produk yang beredar di pasaran. Pemerintah juga menyoroti adanya dugaan persoalan izin edar serta harga jual beras fortifikasi yang dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan biaya produksi dan tambahan biaya fortifikasi. Amran memperkirakan potensi kerugian konsumen akibat praktik tersebut mencapai sekitar Rp89 triliun. Namun, angka itu masih merupakan estimasi pemerintah dan belum menjadi nilai kerugian final yang ditetapkan melalui proses hukum. Satgas Pangan Polri saat ini masih melakukan pendalaman, termasuk pengujian laboratorium dan pemeriksaan aspek hukum, untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peredaran 25 merek beras fortifikasi tersebut. 📰: YT Kementerian Pertanian RI Ikuti Perkembangan Politik Terkini di Total Politik .................. #TotalPolitik #berasfortifikasi #mentan #amransulaiman