@thienthichriviu: Trả lời @Vân Store thắt lưng này chân ái cho mấy cai quân rộng lưng nè mấy bà#thatlung #thatlungnu

Thiện riviu
Thiện riviu
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 16 September 2026 13:16:55 GMT
19516
43
2
6

Music

Download

Comments

acphunhuye
nhuye🐋 :
chỉnh sửa vừa eo mik làm sao vậy cô🥰🥰🥰
2026-09-16 13:41:59
0
To see more videos from user @thienthichriviu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Halo, Sobat UI! 👋🏻 Tahukah kalian, bahwa gempa bumi memiliki pola yang kompleks?  Kita belum dapat menentukan secara pasti kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi. Namun, perkembangan teknologi membuka peluang baru untuk mempelajari pola aktivitas kegempaan dari data yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun. Saat ini, guru besar dan dosen dari Departemen Teknik Elektro FT UI Prof. Dr.Eng. Drs. Benyamin Kusumoputro, M.Eng., dan tim sedang mengembangkan Ens-ConvNARX, sebuah model kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempelajari hubungan antara berbagai indikator kegempaan dan informasi dari waktu sebelumnya, melalui kajian yang berjudul
Halo, Sobat UI! 👋🏻 Tahukah kalian, bahwa gempa bumi memiliki pola yang kompleks? Kita belum dapat menentukan secara pasti kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi. Namun, perkembangan teknologi membuka peluang baru untuk mempelajari pola aktivitas kegempaan dari data yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun. Saat ini, guru besar dan dosen dari Departemen Teknik Elektro FT UI Prof. Dr.Eng. Drs. Benyamin Kusumoputro, M.Eng., dan tim sedang mengembangkan Ens-ConvNARX, sebuah model kecerdasan buatan yang dirancang untuk mempelajari hubungan antara berbagai indikator kegempaan dan informasi dari waktu sebelumnya, melalui kajian yang berjudul " A Novel Embedded Convolution-NARX Approach With an Ensemble Framework Using Multi-Parameter Seismic Indicators for Earthquake Occurrence Prediction” Melalui data gempa masa lalu, peneliti mengembangkan Ens-ConvNARX, model AI yang memadukan kemampuan mengenali pola dan mempertimbangkan informasi dari waktu sebelumnya. Diuji di Pesisir Barat Sumatra dan Southern California, model ini mencapai akurasi hingga 88,5% dan 90,2% dalam memperkirakan aktivitas kegempaan. Namun, perlu dipahami: angka tersebut bukan berarti AI dapat meramalkan kapan, di mana, atau seberapa besar gempa akan terjadi. Penelitian ini menunjukkan bagaimana AI dapat membantu membaca pola dari data dan membuka peluang bagi kesiapsiagaan bencana yang semakin berbasis data. Ingin membaca hasil penelitiannya lebih detil? Yuk, baca melalui tautan di bawah ini: https://www.scopus.com/pages/publications/105017062070 Sumber: Direktorat Pendanaan dan Ekosistem Riset UI/@dper_ui #universitasindonesia #risetUI #ftui #gempabumi #earthquake

About