@dabi6466: السينما المطلق التحريك قمة 🔥🔥🔥🔥يوليوس العم وكفى#انمي #rezero #ريزيرو_الموسم_الرابع juluis vs Reid

CR7
CR7
Open In TikTok:
Region: MR
Wednesday 16 September 2026 15:31:16 GMT
13340
976
151
125

Music

Download

Comments

inumaki_5561
𝐍𝐚𝐭𝐬𝐮𝐤𝐢 𝐒𝐮𝐛𝐚𝐫𝐮 :
الحمدالله انهم ما حرقو علي ان فولكانيكا بيظهر فالحلقة بس بالله ليه من جلسته تحسه من حقين ديسكورد
2026-09-16 15:49:19
25
subaro72
ڨارفيل/garfiell :
0/10 طبعا ذا تقيم لنفسي الحلقه ذي هي يلي تقيمني
2026-09-16 15:50:38
34
gigibro15
BoBoBoBo :
2026-09-16 16:25:54
18
trynxq
TRYNX :
فالكونيكا بالانمي تقول ياكل كبسة
2026-09-16 15:42:39
10
df7102aa
Vega :
التنين فب الاخير قتلني ضحك
2026-09-16 16:00:32
12
klein_fool
the fool :
الحلقة حلوى أنما القتال ما عجبني صراحه
2026-09-16 16:14:19
5
younisalmadani842
كاتب رواية 🇱🇾👋 :
تبغون كنتاكي؟
2026-09-16 16:53:54
2
ab__17__dr
𝑴𝑶𝑽_⁹⁹ :
تحريك يخليك تحس ان القتال ممل وما بيه اي شي مثير للإهتمام في انميات اقدم حتى بعشر سنوات تشدك بالتحريك اكثر من هذا
2026-09-16 16:29:40
1
moataz.ghawi
٠𝙈𝙤𝙩𝙖𝙧𝙪٠ :
رسم تنين سيء
2026-09-16 15:38:35
7
sonosak_i
حسـين . :
so peak
2026-09-16 15:54:33
0
kaitozx2
تيمر-ناين :
الحلقه مو رهيبه وبس،بل فاقت التوقعاتتتت تكفووون يا اهل الروايه طمنونا هل الارك ذا كان ذروه القصه ولا مازال فيه اعظم؟؟🔥🔥🔥
2026-09-16 17:59:16
2
124.gsaf
سجاد✍︎ :
الرسم تمام بس التحريك بطيئ او بي شي
2026-09-16 16:03:57
6
zoro17223
يوهان ليبرت :
✨✨Absolute Cinema 🙌🖤
2026-09-16 15:58:48
0
kokopi019
MO3AD GREYRAT :
متى تنزل الحلقة
2026-09-16 16:03:00
2
ilikemezy
ً :
وين اقدر اتابع الحلقة
2026-09-16 16:59:29
0
n1.a88
INTJ-A :
اسممم الانمييييييي
2026-09-16 16:45:09
0
xslra
سيف🇸🇦 :
ماش
2026-09-16 16:13:05
0
n_a_h87
ناههه :
فوق التقييم
2026-09-16 15:36:00
2
seuevt
🔥☕Steve (51%) :
هههههخخخ ههههه
2026-09-16 17:01:48
0
mrx202012
⛩️MRX2020⛩️ :
القتال كل شوية تحول إلى تشيبي شو هذا
2026-09-16 16:45:48
0
raykgeh
Rayy :
2026-09-16 16:31:03
0
To see more videos from user @dabi6466, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Matthew Gallagher punya ide sederhana: kalau AI bisa ngerjain hampir semua hal, kenapa masih butuh banyak karyawan? Dengan modal sekitar Rp300 juta, dia bikin bisnis bernama MEDVi. Strateginya agresif, pakai AI untuk jualan obat pelangsing, didukung lebih dari 800 akun Facebook palsu yang nyamar jadi dokter, lengkap dengan foto profil hasil AI. Akun-akun ini dipakai buat kasih review dan membangun kepercayaan. Hasilnya kelihatan luar biasa. Bisnis ini diklaim menghasilkan sampai Rp28 triliun. Bahkan sempat dipuji media seperti The New York Times sebagai “kisah sukses” AI-driven company. Tapi di balik itu, masalah mulai muncul. Pada Februari 2026, badan pengawas obat AS, Food and Drug Administration (FDA), mengirim surat peringatan karena metode marketing MEDVi dianggap menyesatkan, seolah-olah produknya sudah disetujui resmi. Ironisnya, ini terjadi hanya sekitar enam minggu sebelum liputan positif media terbit. Lalu muncul kebocoran data besar, sekitar 1,6 juta data pasien terekspos. Kasus ini berujung pada gugatan class action di Delaware. Saat ditelusuri lebih dalam, banyak klaim bisnisnya ternyata tidak bisa diverifikasi. Tidak ada audit independen, dan angka-angka yang diumumkan diragukan. Investigasi dari Futurism mengungkap hal yang lebih serius. Foto before-after pasien ternyata deepfake, dibuat dari hasil editan AI. Pertumbuhan bisnisnya juga didorong oleh ratusan halaman Facebook yang berpura-pura jadi dokter untuk menargetkan perempuan usia 35–55 tahun. Bahkan di bagian kecil situs mereka sendiri, MEDVi mengakui bahwa orang-orang di iklan bisa saja aktor atau hasil AI, bukan tenaga medis sungguhan. Akhirnya, narasi “bisnis miliaran dolar berbasis AI” mulai runtuh. Banyak analis menilai cerita suksesnya jauh lebih besar daripada realitas bisnisnya. #artificialintelligence #aiupdates #aitrends #contentAI #aicontent
Matthew Gallagher punya ide sederhana: kalau AI bisa ngerjain hampir semua hal, kenapa masih butuh banyak karyawan? Dengan modal sekitar Rp300 juta, dia bikin bisnis bernama MEDVi. Strateginya agresif, pakai AI untuk jualan obat pelangsing, didukung lebih dari 800 akun Facebook palsu yang nyamar jadi dokter, lengkap dengan foto profil hasil AI. Akun-akun ini dipakai buat kasih review dan membangun kepercayaan. Hasilnya kelihatan luar biasa. Bisnis ini diklaim menghasilkan sampai Rp28 triliun. Bahkan sempat dipuji media seperti The New York Times sebagai “kisah sukses” AI-driven company. Tapi di balik itu, masalah mulai muncul. Pada Februari 2026, badan pengawas obat AS, Food and Drug Administration (FDA), mengirim surat peringatan karena metode marketing MEDVi dianggap menyesatkan, seolah-olah produknya sudah disetujui resmi. Ironisnya, ini terjadi hanya sekitar enam minggu sebelum liputan positif media terbit. Lalu muncul kebocoran data besar, sekitar 1,6 juta data pasien terekspos. Kasus ini berujung pada gugatan class action di Delaware. Saat ditelusuri lebih dalam, banyak klaim bisnisnya ternyata tidak bisa diverifikasi. Tidak ada audit independen, dan angka-angka yang diumumkan diragukan. Investigasi dari Futurism mengungkap hal yang lebih serius. Foto before-after pasien ternyata deepfake, dibuat dari hasil editan AI. Pertumbuhan bisnisnya juga didorong oleh ratusan halaman Facebook yang berpura-pura jadi dokter untuk menargetkan perempuan usia 35–55 tahun. Bahkan di bagian kecil situs mereka sendiri, MEDVi mengakui bahwa orang-orang di iklan bisa saja aktor atau hasil AI, bukan tenaga medis sungguhan. Akhirnya, narasi “bisnis miliaran dolar berbasis AI” mulai runtuh. Banyak analis menilai cerita suksesnya jauh lebih besar daripada realitas bisnisnya. #artificialintelligence #aiupdates #aitrends #contentAI #aicontent

About