@kjeums0: MABA 22 izin join sound nya ka @uyaaa 😂🤪 #yudisium

jempaa
jempaa
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 17 September 2026 07:30:37 GMT
8245
276
17
24

Music

Download

Comments

santipertiwi05
sannn💗 :
Iiihhh cantikk nyoeee😍
2026-09-17 15:59:28
0
nurizzahulya
uyaaa :
2026-09-17 07:59:18
0
niaaaaaaaaaaaaar
Niaarr :
calon mantu nya ibu nur nih 🥰🥰
2026-09-17 08:04:48
0
bebyyblue0
rahmaaᡣ𐭩 :
2026-09-17 14:49:28
0
manusiapendosaa18
𝘽𝙞𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜𝙨𝙩𝙖𝙧𝙨𝙨𝙨 :
🖐☺️
2026-09-18 16:31:36
0
tirmsuuu
u :
2026-09-17 07:42:09
0
gituyaa6
Utiiii :
2026-09-17 07:32:04
0
adisstz
📩 :
🤭
2026-09-17 11:52:58
0
ardiansyah.85802
Ardiansyah 85802 :
😁😁😁
2026-09-19 20:16:13
0
To see more videos from user @kjeums0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Heboh..!!!! Oknum kyai di sumberbaru Jember mengaku bisa melihat Allah SWT dan bertemu Rosulullah. Faktanya. Kasus unggahan akun
Heboh..!!!! Oknum kyai di sumberbaru Jember mengaku bisa melihat Allah SWT dan bertemu Rosulullah. Faktanya. Kasus unggahan akun "Kiai Padepokan" oleh seorang pria bernama Abdullah di Sumberbaru, Jember ini telah di tindaklanjuti secara hukum. Proses tabayyun (klarifikasi) sempat di gelar dua kali di Mapolsek Sumberbaru. Namun karena tidak membuahkan titik temu dan pihak terlapor enggan menghapus kontennya. Lembaga Dewan Pembela Hak-Hak Konstitusional (DeNATO) bersama tokoh masyarakat melaporkan kasus ini ke Polres Jember atas dugaan penodaan agama. Berikut adalah beberapa alasan mengapa keterlibatan lembaga keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para tokoh ulama sangat krusial dalam masalah ini: 1. Menjaga Batasan Akidah IslamDalam teologi Islam (akidah), klaim melihat Allah SWT secara sadar di dunia merupakan hal yang bertentangan dengan konsensus mayoritas ulama (ijma'). Tokoh agama, termasuk Ketua FPI Jember, menyatakan bahwa klaim pertemuan fisik dengan Sang Pencipta secara sadar seperti itu sudah melampaui batas. Penjelasan resmi dari otoritas keagamaan sangat penting agar masyarakat awam tidak kebingungan atau terseret ke dalam pemahaman yang keliru. 2. Meredam Keresahan SosialPernyataan yang tersebar di media sosial ini telah memicu perdebatan hangat dan meresahkan warga di tingkat akar rumput. Tanpa adanya fatwa atau panduan resmi dari lembaga seperti MUI, ruang digital dan sosial akan dipenuhi oleh spekulasi serta konflik horizontal antarpendukung maupun penentang klaim tersebut. 3. Menjadi Mitra Kepolisian dalam Penegakan HukumPihak kepolisian (Polres Jember) mengonfirmasi bahwa mereka akan menggandeng MUI Kabupaten Jember untuk melakukan kajian mendalam dari sisi syariat. Rekomendasi atau pandangan ahli dari lembaga keagamaan inilah yang nantinya menjadi dasar objektif bagi penegak hukum untuk menentukan apakah ada unsur penistaan agama atau tidak.

About