@promakeuppro: Jom bertukar ke TeaShell Niacinamide Brightening Soap! 🧼 ​✨MBZ-HHZ-1714#CrushBrandDay #Philippines #TikTokPH #TeaShell #NiacinamideBrighteningSoap #BrighteningSoap #GlowingSkin #SkinCarePH #TikTokMadeMeBuyIt #GlowUpJourney #SkincareRoutine #PaydaySkincareHaul #teashelltriplewhitening #tiktokmademebuyituk #PaydaySkincareHauI #TeashellCrushBrandDay #MyTeashellMoments

ProMakeupPro
ProMakeupPro
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 17 September 2026 10:25:50 GMT
7410
56
0
7

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @promakeuppro, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sosialisasi peraturan MRT Singapura menjadi perbincangan di media sosial setelah seorang pengguna menunjukkan bahwa penumpang dilarang melakukan grooming seperti makeup di dalam kereta. Aturan tersebut ditampilkan melalui ilustrasi seseorang yang sedang memakai makeup, berdampingan dengan ilustrasi memotong kuku, disertai tulisan “Don’t groom in public”. Hal ini memicu perdebatan, karena banyak yang menilai kedua aktivitas tersebut tidak sebanding. Memotong kuku di dalam kereta dianggap jelas mengotori gerbong dan mengganggu penumpang lain, sementara menggunakan makeup dinilai masih wajar selama tidak mengganggu. Sejumlah pengguna juga berpendapat bahwa melakukan makeup di MRT menjadi cara bagi banyak komuter untuk mengatur waktu, terutama bagi mereka yang harus bersiap dan menyelesaikan pekerjaan rumah sejak pagi sebelum berangkat kerja. Selama tidak mengganggu orang lain, hal ini dianggap masih bisa ditoleransi. Ada juga yang mempertanyakan apakah aturan ini berlaku untuk touch up ringan seperti memakai lipstik. Sebenarnya, aturan ini sudah lama diterapkan di transportasi umum Singapura sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan. Fokus utamanya adalah mencegah penumpang mengotori lingkungan transportasi. Beberapa aktivitas grooming, termasuk makeup, bukan sepenuhnya dilarang, namun disarankan dilakukan di ruang privat demi kenyamanan bersama. Dalam peraturan tersebut juga disebutkan bahwa penumpang yang melanggar dapat diminta untuk turun dari transportasi umum. [📸 via The Straits Time/ Brian Teo] #USSHer
Sosialisasi peraturan MRT Singapura menjadi perbincangan di media sosial setelah seorang pengguna menunjukkan bahwa penumpang dilarang melakukan grooming seperti makeup di dalam kereta. Aturan tersebut ditampilkan melalui ilustrasi seseorang yang sedang memakai makeup, berdampingan dengan ilustrasi memotong kuku, disertai tulisan “Don’t groom in public”. Hal ini memicu perdebatan, karena banyak yang menilai kedua aktivitas tersebut tidak sebanding. Memotong kuku di dalam kereta dianggap jelas mengotori gerbong dan mengganggu penumpang lain, sementara menggunakan makeup dinilai masih wajar selama tidak mengganggu. Sejumlah pengguna juga berpendapat bahwa melakukan makeup di MRT menjadi cara bagi banyak komuter untuk mengatur waktu, terutama bagi mereka yang harus bersiap dan menyelesaikan pekerjaan rumah sejak pagi sebelum berangkat kerja. Selama tidak mengganggu orang lain, hal ini dianggap masih bisa ditoleransi. Ada juga yang mempertanyakan apakah aturan ini berlaku untuk touch up ringan seperti memakai lipstik. Sebenarnya, aturan ini sudah lama diterapkan di transportasi umum Singapura sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan. Fokus utamanya adalah mencegah penumpang mengotori lingkungan transportasi. Beberapa aktivitas grooming, termasuk makeup, bukan sepenuhnya dilarang, namun disarankan dilakukan di ruang privat demi kenyamanan bersama. Dalam peraturan tersebut juga disebutkan bahwa penumpang yang melanggar dapat diminta untuk turun dari transportasi umum. [📸 via The Straits Time/ Brian Teo] #USSHer

About