@beibzjasmine: MANIPULATOR: TIDAK PERNAH SALAH, SELALU ORANG LAIN Salah satu jenis manusia yang paling mengerikan di dunia ini — bukan yang terang-terangan memusuhimu, melainkan yang diam-diam memutarbalikkan fakta. Ketika dia berbuat salah, bukannya mengaku dan meminta maaf, justru dia menunjuk ke arahmu dan berkata: "Kau yang membuatku begini." Dia menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkanmu atas perbuatannya sendiri. Lalu dia pergi ke sana kemari, menceritakan versinya, mencari simpati, meminta validasi ke mana-mana — seolah-olah dialah korban, dan kamulah pelakunya. Dia pandai mengubah cerita. Apa yang dia lakukan kepadamu, dia katakan kamu yang melakukannya padanya. Luka yang dia buat, dia bilang kamu yang melukainya. Dia menanam keraguan di kepalamu, sampai kamu sendiri bertanya-tanya: "Apakah aku yang salah?" Itulah ciri khas orang manipulatif. Dia tidak pernah merasa kurang, tidak pernah mengakui kekhilafan, tidak pernah belajar memperbaiki diri. Yang dia tahu hanyalah mengalihkan beban, memutarbalikkan kebenaran, dan mencari pembenaran di mana saja — asal bukan dirinya yang harus bertanggung jawab. Jangan biarkan dia membuatmu meragukan dirimu sendiri. Kamu tahu apa yang terjadi. Kamu ingat bagaimana kamu diperlakukan. Jangan biarkan kebohongannya menjadi kenyataan di matamu. Menjauhlah — bukan untuk lari, tapi untuk menyelamatkan dirimu dari orang yang tidak pernah belajar berkata maaf.   #ToxicManipulatif #TidakPernahSalah #SelaluOrangLain #JanganRagukanDiriSendiri #ManipulasiPerasaan

ᑕᗩᖇᗩᗰEᒪ ᗩᒪᗩᑎ💙
ᑕᗩᖇᗩᗰEᒪ ᗩᒪᗩᑎ💙
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 17 September 2026 11:46:18 GMT
306
6
0
3

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @beibzjasmine, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2027 menjadi undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Selasa (29/9/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Seluruh fraksi di DPR menerima dan menyetujui pengesahan tersebut. Kedelapan fraksi itu terdiri atas PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, PKS, PAN, dan Partai Demokrat. APBN 2027 menetapkan pendapatan negara sebesar Rp3.435,10 triliun dan belanja negara Rp4.106,26 triliun atau terbesar sepanjang sejarah. Dengan postur tersebut, anggaran negara pada tahun depan dirancang mengalami defisit Rp671,16 triliun atau setara 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB). Meski target defisit tidak berubah, pendapatan dan belanja negara masing- masing dinaikkan Rp9,07 triliun dari usulan awal. Kenaikan pendapatan berasal dari tambahan target penerimaan perpajakan sebesar Rp4 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp5,07 triliun. Tambahan pendapatan tersebut digunakan untuk mengimbangi kenaikan belanja sehingga defisit tetap terjaga. Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah mengatakan target defisit dipertahankan untuk memastikan APBN tetap menjalankan fungsinya tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian Untuk mencapai target pendapatan, pemerintah akan mengandalkan perbaikan tata kelola, pemanfaatan teknologi, penegakan hukum, serta pertumbuhan penerimaan perpajakan secara alamiah. Namun, Said mengingatkan perluasan basis pajak tetap harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menambah beban masyarakat.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2027 menjadi undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, Selasa (29/9/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Seluruh fraksi di DPR menerima dan menyetujui pengesahan tersebut. Kedelapan fraksi itu terdiri atas PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, PKB, PKS, PAN, dan Partai Demokrat. APBN 2027 menetapkan pendapatan negara sebesar Rp3.435,10 triliun dan belanja negara Rp4.106,26 triliun atau terbesar sepanjang sejarah. Dengan postur tersebut, anggaran negara pada tahun depan dirancang mengalami defisit Rp671,16 triliun atau setara 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB). Meski target defisit tidak berubah, pendapatan dan belanja negara masing- masing dinaikkan Rp9,07 triliun dari usulan awal. Kenaikan pendapatan berasal dari tambahan target penerimaan perpajakan sebesar Rp4 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp5,07 triliun. Tambahan pendapatan tersebut digunakan untuk mengimbangi kenaikan belanja sehingga defisit tetap terjaga. Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah mengatakan target defisit dipertahankan untuk memastikan APBN tetap menjalankan fungsinya tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian Untuk mencapai target pendapatan, pemerintah akan mengandalkan perbaikan tata kelola, pemanfaatan teknologi, penegakan hukum, serta pertumbuhan penerimaan perpajakan secara alamiah. Namun, Said mengingatkan perluasan basis pajak tetap harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menambah beban masyarakat. "Perluasan basis pemajakan juga harus berhati-hati agar tidak membebani kehidupan ekonomi rakyat," tegasnya. Menurut Said, kenaikan belanja juga harus dapat diukur dari hasil dan manfaatnya. Tambahan belanja tidak boleh berhenti pada besarnya anggaran yang dicairkan. #mbglovers❤️

About