@pandanganjogja: Sekitar 80-90 buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur DIY, Kamis (17/9) sekitar pukul 11.45 WIB. Massa aksi terdiri dari pekerja ojol, Taru Martani, hingga mahasiswa. Mereka membentangkan poster bertuliskan ‘Tolak RUU Perlindungan Ketenagakerjaan’. Ketua MPBI DIY, Irsad Ade Irawan, mengatakan pihaknya menilai rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru belum memberikan perubahan berarti bagi pekerja. Sejumlah ketentuan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), upah minimum, outsourcing, dan pekerja kontrak dinilai masih memiliki persoalan. “Draft RUU yang baru itu isinya sekedar copy-paste. Soal PHK, soal upah minimum, soal outsourcing, dan soal kontrak, itu adalah tidak lebih baik. Akan tetapi sama buruknya dengan undang-undang tenaga kerja,” kata Irsad kepada awak media di lokasi aksi, Kamis (17/9). MPBI DIY menginginkan masa kontrak pekerja dibatasi maksimal satu tahun. Mereka juga meminta formula penetapan upah minimum diatur secara tegas dalam undang-undang, bukan diserahkan kepada peraturan pemerintah. Selain itu, mereka menginginkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) dilakukan setiap bulan selama sembilan bulan sebagai dasar penetapan upah. Usai aksi, sejumlah perwakilan MPBI DIY bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menggelar audiensi selama sekitar 1,5 jam. Kepala Disnakertrans DIY, Ariyanto Wibowo, mengatakan pihaknya telah mendalami seluruh catatan dan masukan yang diberikan serikat pekerja. Ia memastikan pandangan tertulis dari serikat pekerja akan diteruskan kepada kementerian terkait serta Komisi IX DPR RI untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan di tingkat pusat. Disnakertrans DIY juga menyadari adanya keterbatasan kewenangan daerah dalam merumuskan kebijakan karena harus mengacu pada regulasi pusat. “Kita teruskan ke kementerian dan DPR di Komisi IX harapan di saat ini adalah masa pembahasanya menjadi salah satu pertimbangan. Beberapa hal kita berupaya bisa memberikan ruang bagi rekan-rekan MPBI,” kata Ariyanto kepada awak media usai audiensi tersebut. Aset: Video: Pandangan Jogja/Resti Damayanti Artikel: Pandangan Jogja #buruh #demoburuh #jogja #mpbidiy #pandanganjogja
Pandangan Jogja
Region: ID
Thursday 17 September 2026 14:00:13 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @pandanganjogja, please go to the Tikwm
homepage.