@garoetempodoeloe: Di balik nama besar Christiaan Snouck Hurgronje, tokoh Belanda yang banyak meneliti Islam dan masyarakat Hindia Belanda, terdapat sebuah garis keturunan yang berlanjut di tanah Sunda. Salah satu anak Snouck Hurgronje dari perkawinannya dengan Sangkana, putri penghulu Ciamis Raden Haji Mohammad Ta’ib, adalah Raden Oemar Ganda Prawira. Universitas Leiden mencatat bahwa Snouck menikah dengan Sangkana di Ciamis pada akhir 1889. Dari perkawinan tersebut lahir empat anak: Emah Salmah, Oemar, Aminah, dan Ibrahim. Oemar lahir pada 1892. Foto Oemar Ganda Prawira dari Leiden Foto keluarga yang tersimpan dalam koleksi keturunan Snouck Hurgronje di Bandung dan dipublikasikan oleh Universitaire Bibliotheken Leiden (UBL) menjadi salah satu bukti visual penting. Dalam foto keluarga sekitar 1906–1907, Oemar terlihat sebagai anak laki-laki yang berdiri di bagian belakang. UBL memberikan keterangan urutan dari kiri: Ibrahim, Aminah, Emah dan Oemar. Di bagian depan terdapat Lasmita Koesoema serta Siti Sadijah (Buah) bersama putranya, Joesoef. Dengan demikian, foto tersebut memperlihatkan Oemar ketika masih kanak-kanak, jauh sebelum ia mempunyai keturunan. Dari Oemar menuju Adellina Jejak keluarga tersebut kemudian berlanjut kepada Adellina Ganda Prawira, yang dalam pemberitaan keluarga dikenal pula sebagai Mamah Bule. Menurut pemberitaan AyoBandung pada 24 Agustus 2026, Adellina Ganda Prawira lahir di Bandung pada 26 September 1941 dan disebut sebagai putri Raden Oemar Ganda Prawira. Dengan demikian, berdasarkan riwayat keluarga tersebut, Adellina merupakan cucu Christiaan Snouck Hurgronje melalui garis Oemar Ganda Prawira. Kisah Adellina menarik karena mempertemukan dua dunia: sejarah kolonial Hindia Belanda yang terdokumentasi dalam arsip Leiden, dengan kehidupan keluarga keturunan Sunda yang masih berlanjut hingga masa kini. Namun, perlu dibedakan antara data yang telah terdokumentasi di Leiden dan riwayat keluarga mengenai Adellina. Universitas Leiden secara jelas mendokumentasikan Oemar sebagai anak Snouck, sedangkan hubungan Oemar → Adellina saat ini juga diberitakan berdasarkan riwayat keluarga. Penelusuran arsip keluarga tambahan masih diperlukan untuk mendapatkan dokumen primer yang secara langsung mencatat hubungan tersebut. Sebuah keluarga yang terpisah oleh zaman Pada 1906, Snouck meninggalkan Hindia Belanda dan kembali ke Belanda, sementara anak-anaknya tetap berada di Jawa. Leiden mencatat bahwa ia bahkan mengatur asuransi tunjangan bagi anak-anaknya. Puluhan tahun kemudian, nama Ganda Prawira tetap hidup dalam garis keturunannya. Dari Oemar yang pernah terekam dalam foto keluarga Leiden pada awal abad ke-20, kemudian lahir generasi berikutnya, termasuk Adellina Ganda Prawira yang lahir pada 1941. Inilah salah satu sisi menarik dari sejarah keluarga Snouck Hurgronje: bukan hanya tentang seorang tokoh Belanda, tetapi juga tentang keluarga Sunda, anak-anak yang ditinggalkannya di Jawa, dan keturunan mereka yang terus hidup hingga generasi sekarang. Sumber 1. Universitaire Bibliotheken Leiden (UBL) – Sangkana dengan salah satu putranya, mengenai pernikahan Snouck dan Sangkana serta kelahiran Oemar. 2. Universitaire Bibliotheken Leiden (UBL) – Potret keluarga, foto keluarga Snouck tahun 1906–1907 dan keterangan identitas Oemar. 3. AyoBandung, “Mamah Bule dan Kang Ian, Kisah Menarik Nenek dan Cucu yang Mewarnai Media Sosial”, 24 Agustus 2026, mengenai Adellina Ganda Prawira dan riwayat keluarganya. Kredit foto Leiden: Universitaire Bibliotheken Leiden (UBL), Collectie nazaten van Snouck Hurgronje in Indonesië, Bandung, 1906–1907 #GaroetTempoDoeloe #SnouckHurgronje #AdellinaGandaPrawira #MamahBule #fyp
Garoet Tempo Doeloe
Region: ID
Thursday 17 September 2026 14:02:22 GMT
Music
Download
Comments
Dianafawziaas :
Sejarah...fakta berdasar data !. Tidak ada hubungannya dg suka atau tidak suka. Terima kasih sdh menyajikan disini.
2026-09-18 02:54:25
7
Aozora_Arata Kun :
aminah menjadi nenek moyang nya sultan kasepuhan tahun 1899 - hingga saat ini. dampaknya keraton kasepuhan di isi bukan trah gunung jati
2026-09-18 13:08:17
3
mau tau aja :
panteusan turunan Sunda seeur nu marancung iirungna sareung kulitna barodas da aya sejarah na tidieu
2026-09-18 03:42:33
5
Alek koespra :
ga penting untuk di kenang..
2026-09-18 00:14:55
1
Florianbyflorian :
Kalemahan kaum urang..nyaeta tara asak nenjo...asal dibaguded sorban faseh bahasa Arab...pasti wehh...dipupujuhkeun. padahal TI baheula geus atra..kumaha ketak snouck.hourgronje NU nyiliwuri..padahal Jero jeroanna mah.. geuningan.., ampun paralun Taya maksad ngaawonkeeun palaputra anu teu tuah teu dosa...[Berdoa] ieu mah kangge pangeling kangge urang..Dina nyikepan jalmi,.Kedah asak asak ningal.saur sepuh tea mah kudu asak nya ngejo..bilih Tutung tambagana kudu asak nya nenjo BISI kaduhung jagana....
2026-09-19 07:34:58
3
Daweng Huleng :
Uing ngah nyaho ngaran mang snouck Hurgronje teh ti guru sakola we, yen mang snoick teh cenah oreintalis, teu apal jujutanana mh.
2026-09-19 06:28:28
1
Arman Tanuwijaya kusuma :
sebagai urang Sunda ini fakta sejarah tak terbantahkan tapi urang Sunda selalu menerima orang luar bila baik dan sopan mau orang eropa,arab,China,Korea dan jepang.mereka hidup berdampingan dgn pribumi terlepas dr masa lalu yg kelam
2026-09-22 18:03:49
0
nickoari :
keturunan nya msh ada kah skrg
2026-09-20 11:20:45
0
Sasti Saraswatidevi :
yang mana yg laki2 yg menikah dgn anaknya RAA Wiranatakusumah?
2026-09-19 05:17:44
0
Ki Guru :
Duh Gusti deudeuh teuing urang Sunda harita kasihir ku Orientalis
2026-09-18 12:43:25
3
Sweet Succses :
Ari Kang Ian kumaha jujutan na nepi ka jadi duda?
2026-09-18 08:14:39
0
DR :
baru tahu asal usul jl kalipah apo dan jl phh mustapa
2026-09-18 23:08:02
0
gus :
gasspooll
2026-09-19 06:53:40
0
ArisMuharam :
Yg jd pertanyaan knp Oemar tdk memakai nama belakang Hurgronje? Krn orang Eropa keturunannya akan ikut nama keluarga pihak ayah.
2026-09-21 14:19:43
0
Thara Hese Kacamata :
duh warara'as
2026-09-17 14:45:24
0
Bung QR :
orientalis perusak islam dr dlm...klw brdasarkn catatn kelam sejarah islam
2026-09-19 10:36:06
0
To see more videos from user @garoetempodoeloe, please go to the Tikwm
homepage.