@fxlr_jv: Malabares @thegroupduelo #duelo #cantandoenmoto

Junior V
Junior V
Open In TikTok:
Region: US
Friday 18 September 2026 02:39:28 GMT
68580
7173
91
384

Music

Download

Comments

josluis0090
Luis ❤️‍🩹🥹🍆😎 :
lo siento mucho si no fuí lo que esperabas,si te decepcioné❤️‍🩹🥺😔
2026-09-18 02:43:33
30
fernandocastro293
Fernando ♥️💙 :
Losiento mucho si no fui lo que esperabas 🔥
2026-09-18 03:24:52
1
bevica1
BeViCa🏳️‍🌈 :
oigan, cuando el va ademaneando, quién maneja😳?
2026-09-18 05:24:45
2
jacquelineramirez320
jacquelineramirez320 :
Lucky Joe please
2026-09-18 06:33:08
0
viridiana.gutierr96
Viridiana Gutierrez :
uno que no quiere pistear tan temprano y me sale este rolon 🤭🥴
2026-09-18 13:20:27
2
elizabeth.luna.sa8
Elizabeth Luna Sandoval :
Esa no
2026-09-18 02:55:05
16
b_casti_
B*Casti🥰 :
YO TAMBIEN ME EQUIVOQUEEEEEE!!.. AWEBO😎
2026-09-18 13:22:56
0
elygt728
Elvia Eliana💫💫 :
aún que uno llene los requisitos no son suficientes pues nimodo ala jodida🤭
2026-09-18 05:31:48
3
carmenmarielnava
Mariel.😍🤩 :
Si no llene los requisitos de tu alma...sin embargo lo intente...🥺🥺🥺
2026-09-18 03:28:44
11
7alyehs
shey :
🤭 Y AL FINAL LA DECEPCIONADA FUI YO !!
2026-09-18 02:50:20
4
ismaelmartinez8631
ismael :
valio la pena ya me puedo ir 😭
2026-09-18 10:28:06
1
hectorcontreras0
Hector Contreras :
con un nudo en la garganta
2026-09-18 05:15:18
3
kukishrdz
Kukis Hrdz :
saludos amigo 👍
2026-09-18 12:56:35
0
di.fuentes.mdl
🌙di.fuentes✨🤍 :
Está canción, uff hace unos ayeres mi hermano y yo la cantabamos a todo lo que daba, y quizás si estábamos dolidos, pero pasaron los años y seguíamos cantándola, como si estuviéramos dolidos hahaha ya tiene ratillo que no cantamos 😕 y si la canto ahorita, si lloro 🥺
2026-09-18 05:32:18
2
miriammorasantiag
Miriam ms ❤️😘😍 :
Ameeee tu anillo sr mira hermoso
2026-09-18 13:23:26
0
edith.calpa285
Edith :
Gracias
2026-09-18 05:48:36
1
vianey.almendarez
•νἶმղεყ• :
Pero agárrate bieeeeeeeeeeen 😰
2026-09-18 07:16:34
0
marta.banegas63
Isabela Rodriguez :
2026-09-18 12:45:27
0
girasolita9609
girasolita :
Esa No, porque duele mucho
2026-09-18 12:11:46
0
mariaruvalcaba72
Maria Ruvalcaba945 :
2026-09-18 11:41:16
0
patolina510
Patolina :
2026-09-18 13:18:56
0
areli_hdez3
areli hernandez :
ese cachito es el que más duele [Conmovedor] para mis papás
2026-09-18 12:14:39
0
monygta8
✨️Monica✨️ :
por darlo todo cuando me necesitabas, vacío me quedé sacrifique mi Vida y con tu Cruz cargaba, pero ya canse y por arte te magia se esfumo el cariño.💔😞
2026-09-18 11:57:41
0
martincortez190
Damian cortez :
esa si llega
2026-09-18 12:15:05
0
anabeld1225
Anabel2018 :
ayyyy esta si dolio!!
2026-09-18 02:42:11
0
To see more videos from user @fxlr_jv, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pov: “Maaf, kamu bisa ulangi lagi?” Kamu menatap wanita paruh baya yang duduk di hadapanmu. Sejak tadi, kamu masih berusaha memahami kalimat yang baru saja dia ucapkan, berharap ada bagian yang salah kamu dengar. “Anak saya nggak bisa menikah hari ini.” Tawa kecil keluar dari bibirmu. Hambar dan nyaris tanpa suara. Bukan karena ada sesuatu yang lucu, melainkan karena otakmu menolak menerima kenyataan itu. “Maaf maksudnya, Heeseung lagi di mana?” tanyamu, kali ini lebih tegas. Wanita itu menunduk. Dia bahkan tidak sanggup menatapmu saat menjawab. “Dia nggak akan datang.” Suasana di luar ruangan tetap ramai. Semuanya berjalan seperti biasa, seolah hari ini benar-benar akan menjadi hari paling bahagia bagi dua keluarga. Hanya saja, tidak untukmu. “Kenapa?” tanyamu pelan. Tatapanmu jatuh pada kedua tangan yang saling bertaut di atas pangkuan. Jemarimu mencengkeram kain gaun pengantin yang sejak pagi sudah melekat di tubuhmu.  Rambutmu telah ditata, riasanmu sudah selesai, bahkan kotak beludru berisi cincin yang seharusnya disematkan Heeseung kini terletak rapi di atas meja. Dua jam lalu, Heeseung masih sempat mengirimimu pesan. Dan sekarang, ibunya sendiri yang berdiri di depanmu untuk mengatakan bahwa pria itu tidak akan muncul. “Yn, Mama tau ini berat buat kamu, tapi—” “Kenapa Heeseung nggak datang?” potongmu. “Tolong jawab itu dulu.” Wanita itu menarik napas, lalu menatapmu dengan sorot mata yang membuat perasaanmu semakin tidak enak. “Dia punya alasan.” “Alasan apa?” Kali ini suaramu meninggi. Kamu sudah tidak peduli lagi kalau ada orang di luar sana yang mendengar. Ibu Heeseung terdiam cukup lama sebelum akhirnya mengucapkan kalimat yang membuat seluruh ruangan terasa asing. “Sunghoon yang akan menggantikan Heeseung.” Kamu mengerjapkan mata. “Siapa?” “Sunghoon. Adiknya.” Kamu menatapnya tanpa memahami maksud perkataan itu. “Adiknya?” Wanita itu mengangguk pelan. “Sebagai pengantin pria?” tanyamu lagi, memastikan bahwa kamu tidak salah dengar. Dia kembali mengangguk. Kamu mengembuskan napas panjang, lalu menekan pelipis dengan ujung jari, berusaha memahami keadaan yang terasa semakin nggak masuk akal. “Maaf, aku nggak ngerti. Maksud Mama, Heeseung nggak datang, terus aku disuruh menikah sama adiknya?” “Yn…” “Ini bercanda, kan?” Tidak ada jawaban. Pintu ruangan tiba-tiba terbuka. orgtua mu muncul di sana dengan raut wajah serius yang langsung membuatmu tau bahwa semua ini bukan lelucon. “Papa,” panggilmu cepat. “Heeseung kenapa?” Papa menatapmu sebentar sebelum mengalihkan pandangan ke arah ibu Heeseung. Ada sesuatu yang jelas sedang mereka sembunyikan darimu. “Papa baru dapat kabar,” jawabnya akhirnya. “Kita bicarakan ini nanti.” “Nanti kapan?” “Sekarang bukan waktunya—” “Bukan waktunya?” Kamu tertawa sumbang. “Pa, aku mau nikah hari ini.” Mama segera menghampirimu dan memegang kedua bahumu. “Sayang, duduk dulu.” “Ma, Heeseung nggak datang,” bisikmu. Suaramu terdengar semakin kecil, tetapi kepanikan di dalam dada justru semakin besar. “Dia nggak datang.” Mama tidak langsung menjawab. Tatapannya berpindah dari wajahmu ke Papa, lalu kembali kepadamu. Tidak ada satu pun dari mereka yang memberikan penjelasan. Kamu menatap keduanya bergantian. “Kenapa semua orang tahu, kecuali aku?” Ruangan itu mendadak sunyi. Tidak ada yang berani menjawab, dan dari diam mereka, kamu akhirnya mengerti bahwa pernikahan ini sudah berantakan bahkan sebelum acara dimulai. #sunghoon #enhypen
Pov: “Maaf, kamu bisa ulangi lagi?” Kamu menatap wanita paruh baya yang duduk di hadapanmu. Sejak tadi, kamu masih berusaha memahami kalimat yang baru saja dia ucapkan, berharap ada bagian yang salah kamu dengar. “Anak saya nggak bisa menikah hari ini.” Tawa kecil keluar dari bibirmu. Hambar dan nyaris tanpa suara. Bukan karena ada sesuatu yang lucu, melainkan karena otakmu menolak menerima kenyataan itu. “Maaf maksudnya, Heeseung lagi di mana?” tanyamu, kali ini lebih tegas. Wanita itu menunduk. Dia bahkan tidak sanggup menatapmu saat menjawab. “Dia nggak akan datang.” Suasana di luar ruangan tetap ramai. Semuanya berjalan seperti biasa, seolah hari ini benar-benar akan menjadi hari paling bahagia bagi dua keluarga. Hanya saja, tidak untukmu. “Kenapa?” tanyamu pelan. Tatapanmu jatuh pada kedua tangan yang saling bertaut di atas pangkuan. Jemarimu mencengkeram kain gaun pengantin yang sejak pagi sudah melekat di tubuhmu. Rambutmu telah ditata, riasanmu sudah selesai, bahkan kotak beludru berisi cincin yang seharusnya disematkan Heeseung kini terletak rapi di atas meja. Dua jam lalu, Heeseung masih sempat mengirimimu pesan. Dan sekarang, ibunya sendiri yang berdiri di depanmu untuk mengatakan bahwa pria itu tidak akan muncul. “Yn, Mama tau ini berat buat kamu, tapi—” “Kenapa Heeseung nggak datang?” potongmu. “Tolong jawab itu dulu.” Wanita itu menarik napas, lalu menatapmu dengan sorot mata yang membuat perasaanmu semakin tidak enak. “Dia punya alasan.” “Alasan apa?” Kali ini suaramu meninggi. Kamu sudah tidak peduli lagi kalau ada orang di luar sana yang mendengar. Ibu Heeseung terdiam cukup lama sebelum akhirnya mengucapkan kalimat yang membuat seluruh ruangan terasa asing. “Sunghoon yang akan menggantikan Heeseung.” Kamu mengerjapkan mata. “Siapa?” “Sunghoon. Adiknya.” Kamu menatapnya tanpa memahami maksud perkataan itu. “Adiknya?” Wanita itu mengangguk pelan. “Sebagai pengantin pria?” tanyamu lagi, memastikan bahwa kamu tidak salah dengar. Dia kembali mengangguk. Kamu mengembuskan napas panjang, lalu menekan pelipis dengan ujung jari, berusaha memahami keadaan yang terasa semakin nggak masuk akal. “Maaf, aku nggak ngerti. Maksud Mama, Heeseung nggak datang, terus aku disuruh menikah sama adiknya?” “Yn…” “Ini bercanda, kan?” Tidak ada jawaban. Pintu ruangan tiba-tiba terbuka. orgtua mu muncul di sana dengan raut wajah serius yang langsung membuatmu tau bahwa semua ini bukan lelucon. “Papa,” panggilmu cepat. “Heeseung kenapa?” Papa menatapmu sebentar sebelum mengalihkan pandangan ke arah ibu Heeseung. Ada sesuatu yang jelas sedang mereka sembunyikan darimu. “Papa baru dapat kabar,” jawabnya akhirnya. “Kita bicarakan ini nanti.” “Nanti kapan?” “Sekarang bukan waktunya—” “Bukan waktunya?” Kamu tertawa sumbang. “Pa, aku mau nikah hari ini.” Mama segera menghampirimu dan memegang kedua bahumu. “Sayang, duduk dulu.” “Ma, Heeseung nggak datang,” bisikmu. Suaramu terdengar semakin kecil, tetapi kepanikan di dalam dada justru semakin besar. “Dia nggak datang.” Mama tidak langsung menjawab. Tatapannya berpindah dari wajahmu ke Papa, lalu kembali kepadamu. Tidak ada satu pun dari mereka yang memberikan penjelasan. Kamu menatap keduanya bergantian. “Kenapa semua orang tahu, kecuali aku?” Ruangan itu mendadak sunyi. Tidak ada yang berani menjawab, dan dari diam mereka, kamu akhirnya mengerti bahwa pernikahan ini sudah berantakan bahkan sebelum acara dimulai. #sunghoon #enhypen

About