@irbis1001: #irbis 🫡 #беларусь🇧🇾🇧🇾🇧🇾🇧🇾🇧🇾🔥 ❤️

🅸🆁🅱️🅸🆂 🫡
🅸🆁🅱️🅸🆂 🫡
Open In TikTok:
Region: BY
Friday 18 September 2026 04:38:33 GMT
11198
1510
129
381

Music

Download

Comments

user4204071790361
Вова Гореликов :
Беларусь, Вперёд, за нашего Саню Григорьевича!!!
2026-10-10 16:22:55
19
.187872
Сержио 1878 :
тольки не чапаць 🥰 Мы Добрые!!!!!🥰❤️
2026-10-19 17:43:31
4
.ufc02
Андрюха боец UFC :
Супер это мы Белорусы
2026-10-09 17:34:10
13
user1202691516169
Комок :
2026-10-11 12:26:31
4
user8759570733846
user8759570733846 :
👍👍👍это наша Белорусь
2026-10-09 17:54:03
5
user9368567919305
степан :
Это мая родамя
2026-10-09 19:18:51
4
user2xq1r8zozy
Галина Малейко :
Лучше всего волк 🐺 быстро бегает, поймать врага и охраняет 🇧🇾 землю. А орел🦅 как дрон летит и приглядывает чтобы враг в белорусскую границу не влезет. Вот это я понимаю. Вооо👍👍👍. Слава Белоруссии! 🇧🇾🇧🇾🇧🇾
2026-10-15 23:20:50
4
ingvarotes
Ingvar :
саблезубый бобер ??? 😳 Россия с вами
2026-10-10 21:11:02
6
nil.amdirar
Nil Amdirar :
За Белорусь!!!
2026-10-11 20:21:53
6
user571787290722
Леонид :
Мы сила.!!!
2026-10-05 01:37:11
7
user47232988657117
Пётр :
У нас клыки не продали ! Только мне не понравилось что зубр флаг рванул ! А так красава !
2026-10-05 21:23:57
1
212004m
Женя Илизиров :
красавцы
2026-10-09 19:03:00
3
yanka12128
Yana :
Люди! О чем вы пишете? Миру мир или подзабыли?
2026-10-05 07:53:20
2
user1091881722902
Татьяна :
Беларусь -не отдадим,сохраним!!!
2026-10-14 19:33:09
1
user48796621386577
Оксана Шило :
по-любому а как иначе быть
2026-10-14 18:24:19
1
iriska84624
@Iriska :
Боюсь знать, до чего договорились, если Беларусь клыки отрастила..(
2026-10-04 16:30:09
5
user5114767579218
Светлана :
Наш!!! Беларуский!!! Супер, край!!! [Трогательно][Трогательно][Трогательно][Трогательно][Трогательно]
2026-10-16 07:45:03
3
.187872
Сержио 1878 :
зубры
2026-10-05 02:24:51
4
darkomen08
DaRkOmEn :
Беларусь вперёд!!!🔥🔥🔥
2026-10-17 08:09:51
3
zevs1945
SchmitzCargobull86 :
Минск, Могилёв, Гомель, Брест, Гродно, Витебск...👍👍👍
2026-10-17 08:24:46
3
popl106
Елена 1975 г.Витебск 🇧🇾 :
👍👍👍👍
2026-10-11 07:22:52
2
user4855828718029
лд1986 :
👍👍👍
2026-10-08 09:23:23
2
garikby
GARIKBY :
БЕЛАРУСЬ красавцы[Трогательно]
2026-10-10 20:47:55
3
dbl_blt_strelok_3
Артем Артём :
супер
2026-10-10 17:15:44
1
nil.amdirar
Nil Amdirar :
Беларусь !!!
2026-10-11 20:30:03
1
To see more videos from user @irbis1001, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Belum genap setahun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, ahli waris dua pekerja sektor pertanian di Kabupaten Banyuwangi menerima santunan Jaminan Kematian (JKM) masing-masing sebesar Rp42 juta, Kamis (22/10/2026). Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris almarhumah Ida Yuliani, petani asal Kecamatan Tegalsari, dan almarhum Muhamad Narawi, Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) atau pemilik Kios Pupuk Makmur Sejahtera di Kecamatan Siliragung. Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, Danang Hartanto, dalam Rakor Program Strategis Ketahanan Pangan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Keduanya tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi pada 2026. Ida mulai terdaftar sejak April, sedangkan Narawi sejak Juni 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Dini Mulyani, beserta jajaran terkait. Anak almarhumah Ida, Sigit Tanaga, mengaku terbantu dengan santunan tersebut. Dana itu rencananya digunakan untuk selamatan ibunya dan sisanya ditabung. “BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu petani meskipun tidak semua bisa menggantikan seorang ibu,” ujar Sigit. Hal senada disampaikan Tutik Lestiani, istri almarhum Narawi yang sehari-hari berjualan ayam potong. Ia berencana menggunakan santunan untuk melanjutkan usaha yang ditinggalkan suaminya. “Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang menyalurkan. Sebenarnya suami saya tidak bisa digantikan oleh apa pun, tapi ya bagaimana lagi, saya pasrah,” tutur Tutik. Sementara itu, Danang Hartanto menilai perlindungan jaminan sosial penting bagi pekerja, termasuk petani, untuk mengantisipasi risiko pekerjaan. “Ini adalah suatu berkah bagi masyarakat Banyuwangi. Jadi, BPJS hadir untuk masyarakat untuk perlindungan di kala terjadi sesuatu, minimal yang ditinggalkan bisa untuk pegangan dan meneruskan hidup,” kata Danang. Ia mengimbau petani dan pekerja swasta di Banyuwangi agar mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan tersebut dapat membantu keluarga yang ditinggalkan Baca selengkapnya.. bwi24jam.co.id #bwi24jam #bwi24jamadvokt26
Belum genap setahun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, ahli waris dua pekerja sektor pertanian di Kabupaten Banyuwangi menerima santunan Jaminan Kematian (JKM) masing-masing sebesar Rp42 juta, Kamis (22/10/2026). Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris almarhumah Ida Yuliani, petani asal Kecamatan Tegalsari, dan almarhum Muhamad Narawi, Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) atau pemilik Kios Pupuk Makmur Sejahtera di Kecamatan Siliragung. Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, Danang Hartanto, dalam Rakor Program Strategis Ketahanan Pangan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Keduanya tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi pada 2026. Ida mulai terdaftar sejak April, sedangkan Narawi sejak Juni 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Dini Mulyani, beserta jajaran terkait. Anak almarhumah Ida, Sigit Tanaga, mengaku terbantu dengan santunan tersebut. Dana itu rencananya digunakan untuk selamatan ibunya dan sisanya ditabung. “BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu petani meskipun tidak semua bisa menggantikan seorang ibu,” ujar Sigit. Hal senada disampaikan Tutik Lestiani, istri almarhum Narawi yang sehari-hari berjualan ayam potong. Ia berencana menggunakan santunan untuk melanjutkan usaha yang ditinggalkan suaminya. “Terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang menyalurkan. Sebenarnya suami saya tidak bisa digantikan oleh apa pun, tapi ya bagaimana lagi, saya pasrah,” tutur Tutik. Sementara itu, Danang Hartanto menilai perlindungan jaminan sosial penting bagi pekerja, termasuk petani, untuk mengantisipasi risiko pekerjaan. “Ini adalah suatu berkah bagi masyarakat Banyuwangi. Jadi, BPJS hadir untuk masyarakat untuk perlindungan di kala terjadi sesuatu, minimal yang ditinggalkan bisa untuk pegangan dan meneruskan hidup,” kata Danang. Ia mengimbau petani dan pekerja swasta di Banyuwangi agar mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan tersebut dapat membantu keluarga yang ditinggalkan Baca selengkapnya.. bwi24jam.co.id #bwi24jam #bwi24jamadvokt26

About