@sriwijaya.post: Kediaman Kepala Desa Cinta Karya, Kecamatan Plakat Tinggi, Andi Irawan, mendadak heboh dengan semburan air dan gas di depan rumahnya pada Rabu (16/9/2026). Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada malam hari, tepatnya pukul 23.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, suara gemuruh tiba-tiba mengejutkan warga sekitar saat pipa bor menembus kedalaman sekitar 25 meter, disusul material lumpur dan air yang meluncur deras ke udara. Awalnya, sang pemilik rumah melakukan aktivitas pengeboran sumur di pekarangan rumahnya untuk mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau yang melanda. Namun, jangankan mendapatkan air jernih dari perut bumi, aktivitas tersebut justru memicu semburan air dahsyat setinggi 15 meter yang bercampur lumpur pekat dan aroma gas yang menyengat. Camat Plakat Tinggi, Rudi, SE, didampingi Kades Andi Irawan, saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ia menceritakan detik-detik saat pertama kali semburan itu muncul. "Waktu pertama menyembur, ketinggiannya mencapai 15 meter, dan sampai saat ini semburannya masih terus aktif, namun intensitasnya mulai berkurang," ujar Rudi, Jumat (18/9/2026). Mengantisipasi potensi bahaya susulan mengingat adanya aroma gas yang pekat, pihak kecamatan bergerak cepat. Koordinasi intensif langsung dilakukan dengan instansi terkait untuk penanganan darurat. "Kami langsung bergerak cepat dan melaporkan kejadian ini secara berjenjang kepada Bapak Bupati serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera diturunkan tim ahli," jelas Rudi. Sebagai langkah pencegahan, area di sekitar titik semburan kini telah dipasangi garis pembatas dan dinyatakan steril dari aktivitas warga. Demi keselamatan, Kepala Desa Andi Irawan beserta seluruh anggota keluarganya untuk sementara waktu telah dievakuasi dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Menariknya, di balik kepanikan akibat terjangan lumpur dan bau gas, terselip secercah harapan. Rudi mengungkapkan bahwa kualitas fisik air yang dihasilkan sebenarnya memiliki potensi yang cukup baik, meskipun memerlukan penanganan khusus. "Berdasarkan pemantauan kami di lapangan, kualitas airnya sebenarnya cukup bagus dan jernih. Setelah air yang keluar diendapkan selama beberapa jam, tampilannya sangat bersih," ungkap Rudi. Kendati demikian, pihak berwenang tetap meminta masyarakat untuk tidak mendekat. Warga sekitar harus tetap waspada karena keluarnya air disertai semburan lumpur bertekanan tinggi, ditambah adanya indikasi bau gas yang cukup kuat. "Keselamatan warga adalah prioritas utama kami saat ini. Saat ini tim evakuasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Bagian Sumber Daya Alam (SDA) tengah melakukan penanganan terhadap sumur bor tersebut," tutup Camat. Sementara itu, situasi terkini, semburan gas dan air yang sebelumnya mencapai 15 meter sudah berangsur mereda. Bagian atas pengeboran langsung dipasang terpal agar semburan tidak mencemari lingkungan sekitar. Selain itu, tim dari BPBD Muba dibantu warga langsung mengambil langkah antisipatif untuk menyumbat sementara lubang pengeboran, sembari menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang untuk menentukan langkah lanjutan terkait semburan sumur bor tersebut.
Sriwijaya Post
Region: ID
Friday 18 September 2026 07:07:38 GMT
Music
Download
Comments
suryadi :
punya pemerintah itu
2026-09-18 08:44:24
100
Djarot menyalaaaaaa 🔥 :
ingat kata² ,kalau ada minyak dan gas di tanah mu, itu milik negara🤣
2026-09-18 08:25:12
115
Heri Fb :
aduh seperti datang ya dana desa
2026-09-18 08:37:53
261
MomCece :
lapang
2026-09-18 08:28:20
4
Anak Nelayan26 :
Jd caranya bgni Pemerintah atur skenario pak kades jadi tersangka korupsi dana desa trus penarikan harta kekayaan Rumahnya di Lelang trus pemerintah tebus trus pemerintah masukan investor kelola dan jadilah milik pemerintah, sekilas skenario yg akan d atur bgtu
2026-09-18 08:51:01
36
Amirul_sumatera :
lama2 nanti tak lagi menyembur... itu terkena semprot sungai bawah tanah yang sudah lama terpendam dan tak ada tempat keluar sehingga begitu ada lubang maka air langsung menyembur ke atas...
2026-09-18 09:24:00
13
Mimi :
ngk pyah gbor myak t
2026-09-18 23:55:13
3
Iskandar :
lumpur jadi bukit
2026-09-18 10:10:05
3
CaplowW ♊ :
nah harusnya ini disita negara yakan awas aja kalo nggk disita
2026-09-18 13:08:33
5
Ayam Beruge :
itu pertanda untuk kades ny😀
2026-09-19 05:21:59
1
quancy :
paling unsur kesengajaan
2026-09-19 04:21:53
1
cak kerjo :
ngerusak bumi itu msk bor air sampai 25 mtr
2026-09-18 11:48:38
1
bukan onar :
cairr
2026-09-18 07:56:10
3
KAPTEN PILOT CHANDRA :
Kades di Plakat tinggi Andi Irawan
2026-09-18 08:19:19
3
r.andriyadi09 :
di desa gua itu
2026-09-19 04:50:41
1
pakno :
25 m keluar gas sama air di desaku sapei 160 m kadang belum kelua air
2026-09-18 12:47:26
3
mery :
lekas pulih desa ku, cinta karya c3 plakat tinggi
2026-09-18 09:10:24
1
Dodi.project1 :
cair
2026-09-18 08:25:20
1
BANG• DAY :
kok di viral kn
abis lah itu jdi punya negara🤣
2026-09-18 09:38:22
8
Yani kertajaya 2 :
AKU MALAM LIWAT NIE DI C3 RAMI NIA
2026-09-18 09:53:14
8
APRI'S DEAL :
pasti bnyak yg iri..
2026-09-18 08:30:06
4
Hervia :
kalau ada minyak atau emas itu milik negara😂
2026-09-20 12:26:57
0
"3 r w 1 n" :
gacor kloasi itu hhh
2026-09-20 06:34:22
0
Putra :
Rezeki dapat gas 👍👍👍
2026-09-20 04:25:38
0
PanggiL be AyahH A'A :
mantap duit ni🤭
2026-09-18 09:22:34
1
To see more videos from user @sriwijaya.post, please go to the Tikwm
homepage.