@makelar.sepak.bola: Malam di Athena pada tanggal 23 Mei 2007 bukan sekadar partai final biasa bagi AC Milan, melainkan panggung balas dendam yang telah dinantikan selama dua tahun. Setelah tragedi "Keajaiban Istanbul" pada tahun 2005, di mana keunggulan tiga gol Milan secara dramatis disamakan oleh Liverpool hingga akhirnya kalah lewat adu penalti, Rossoneri datang ke Stadion Olimpiade dengan satu tujuan yaitu menebus harga diri yang terluka. Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, skuad Milan yang sarat pengalaman menghadapi pasukan Rafael Benitez yang tampil penuh determinasi. Atmosfer ketegangan menyelimuti stadion, menyajikan bentrokan klasik antara kecerdasan taktis Italia dan semangat pantang menyerah khas Inggris. Pertandingan berjalan alot sejak peluit pertama dibunyikan, dengan kedua tim bermain rapat dan saling membaca strategi lawan. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama melalui momen yang sangat identik dengan insting seorang Filippo Inzaghi. Berawal dari tendangan bebas Andrea Pirlo, bola membentur tubuh Inzaghi dan berbelok arah hingga mengecoh penjaga gawang Pepe Reina, membawa Milan unggul satu gol saat turun minum. Memasuki babak kedua, Liverpool berupaya meningkatkan intensitas serangan demi kembali menciptakan keajaiban, namun pertahanan solid Milan yang dikawal Paolo Maldini dan Alessandro Nesta berdiri kokoh bagai karang. Di tengah rasa frustrasi The Reds, Inzaghi kembali menjadi mimpi buruk; pada menit ke-82, ia lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan brilian dari Kaka, lalu dengan tenang menceploskan bola yang menggandakan keunggulan timnya. Meski tertinggal dua gol dan waktu semakin menipis, Liverpool menolak untuk menyerah begitu saja dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Dirk Kuyt pada menit ke-89. Gol tersebut sempat memicu ketegangan sesaat di kubu Milan dan membangkitkan trauma masa lalu, tetapi sisa waktu yang ada tidak cukup bagi Liverpool untuk mengulang sejarah. Peluit panjang akhirnya dibunyikan, memastikan kemenangan 2-1 untuk AC Milan sekaligus mengukuhkan gelar Liga Champions ketujuh dalam sejarah klub. Malam itu, bayang-bayang kelam Istanbul akhirnya lenyap tersapu oleh gemuruh perayaan emosional yang menasbihkan Milan kembali sebagai Raja Eropa. buat lebih ringkas lagi tanpa mengurangi esensi cerita. Malam di Athena pada 23 Mei 2007 menjadi panggung pembalasan dendam sempurna bagi AC Milan atas kekalahan tragis dari Liverpool dua tahun sebelumnya di Istanbul. Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Rossoneri tampil disiplin menghadapi gempuran pasukan Rafael Benitez, mengandalkan ketajaman Filippo Inzaghi sebagai pahlawan kemenangan. Inzaghi membuka keunggulan menjelang akhir babak pertama lewat bola pantulan dari tendangan bebas Andrea Pirlo, sebelum kembali mencetak gol kedua pada menit ke-82 setelah memanfaatkan umpan terobosan manis dari Kaka. Meski Liverpool sempat menipiskan jarak lewat sundulan Dirk Kuyt pada menit-menit akhir, AC Milan berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini mengunci gelar Liga Champions ketujuh bagi Milan sekaligus menghapus trauma masa lalu, menasbihkan kembali kejayaan mereka di puncak sepak bola Eropa.
Makelar Sepak Bola
Region: ID
Friday 18 September 2026 07:24:04 GMT
Music
Download
Comments
AM :
kaka and pirlo the beast 🔥
2026-10-12 12:04:21
0
OBEHK :
kaka in prime
2026-10-12 12:50:18
0
irrawanfellypo :
2007 AC milan itu padahal aki-aki smua tp OP
2026-10-12 09:47:05
11
Q :
yaiyalah kan belum ada Messi
2026-10-12 14:31:30
1
7 Juni 2026 :
liga grasak grusuk
2026-10-12 03:39:24
0
Annonim :
Milan 2007 emang OP , tapi sriwijaya FC 2008 - 2010 lebih OP . fix no debat
2026-10-12 11:36:19
0
. :
pengen liat pepe ramos ketemu gattuso.. tp kyknya beda era ya
2026-10-12 00:20:24
1
sentolop :
karna belum ada ronaldo+messi
2026-10-12 17:50:22
0
adiketiga :
😂😂😂... liat Ricky Kaka cengar cengir kyk paling polos..padahal dia tuh yg ngacak2 lawan
2026-10-12 10:57:39
2
galih _pambudi32 :
salutnya gak ada yang pake tato waktu dulu mah, murni skil individu dan team, ga seperti sekarang tato sekujur tubuh malah pada cidera🤣
2026-10-12 13:05:11
1
shkhara :
zaman ini hampir semua warga lingkunganku menjadi Milanisti, wkwkwk
2026-10-12 12:51:55
1
.My Tino. :
Milan 2005 sangat mengerikan lebih dari 2007
soalnya bner² para monster
tapi sialnya kalah di adu penalty
2026-10-12 12:43:52
0
Mr. W :
imo 04/05 tetap yang paling ngeri sih, justru 06/07 itu bisa dibilang tinggal sisa2nya aja.
2026-10-12 14:35:09
0
governut :
kaka be like
2026-09-18 18:00:49
5
xSloopycat :
si tengil milan dahulu kala
2026-10-12 15:17:38
0
kaff.tok :
ketika "Hantu" Milan masih gentayangan
2026-10-12 05:09:16
1
kalem_cak :
monster nya di belakang dida
2026-09-18 16:00:09
6
mas2 kla-10😋 :
monsternya adalah itu,si nmer 9.
2026-10-11 12:13:56
0
grem :
monster nya aja kek gini
2026-09-18 15:44:25
3
didik :
milan dulu tempatnya para pemain bintang dan legend
2026-10-12 12:41:30
0
bukan juki abal-abal :
Aura maldini itu beda banget dari pemain lain , serem tapi kharismatik
2026-10-12 22:55:39
1
icibos :
se'mengerikan ini skuad AC Milan dulu
di semua lini jiiiirrrrrrr
2026-10-12 14:24:01
0
Randa Faisal :
misi balas dendam 2005
akhirnya Milan juara 2007
kangen Liverpool & Milan di UCL🥹🥹🥹
2026-10-12 13:29:45
0
No Name :
gua fans kaka dari kecil waktu piala dunia nth tahun brpa di pulangin Belanda klo ga salah, mna baju Brazil di beliin emak dan pas kalah gua nangis wkwkwk
2026-10-12 17:29:01
0
herobrinedepok :
kaka
2026-09-19 01:41:11
0
To see more videos from user @makelar.sepak.bola, please go to the Tikwm
homepage.