@wealthmoodboard: #wealthmoodboard

wealthmoodboard
wealthmoodboard
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 18 September 2026 21:40:17 GMT
7490
1565
1
57

Music

Download

Comments

mylittleprettysecrets
999 :
yes this
2026-09-18 22:19:00
4
To see more videos from user @wealthmoodboard, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BANGKALAN, KOMPAS.com - Rencana pembangunan industri padat karya di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai berjalan. Dua investor asal China dan Uni Emirat Arab (UEA) datang langsung untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Wiraraja Madura Internasional.  Penandatanganan itu dilaksanakan di Pendopo Agung Bupati Bangkalan dan melibatkan semua pihak. Dua investor yang terlibat yakni dari Odasco LCC Uni Emirat Arab dan Suzhou Artisans Decoration Engineering Co., Ltd dari China.  Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa penandatanganan ini sebagai bentuk langkah serius untuk menjalankan industri di Madura terutama di Bangkalan. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan nantinya akan menyiapkan calon tenaga kerja yang akan dibutuhkan untuk menjalankan industri tersebut. 
BANGKALAN, KOMPAS.com - Rencana pembangunan industri padat karya di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai berjalan. Dua investor asal China dan Uni Emirat Arab (UEA) datang langsung untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Wiraraja Madura Internasional.  Penandatanganan itu dilaksanakan di Pendopo Agung Bupati Bangkalan dan melibatkan semua pihak. Dua investor yang terlibat yakni dari Odasco LCC Uni Emirat Arab dan Suzhou Artisans Decoration Engineering Co., Ltd dari China.  Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa penandatanganan ini sebagai bentuk langkah serius untuk menjalankan industri di Madura terutama di Bangkalan. Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan nantinya akan menyiapkan calon tenaga kerja yang akan dibutuhkan untuk menjalankan industri tersebut.  "Nanti kami akan menyiapkan tenaga kerjanya. Kita juga akan komunikasi dengan UTM agar lulusan dari sana bisa diserap. Kami juga meminta agar 80 persen tenaga harus dari Bangkalan," ujar Lukman, Kamis (10/9/2026).  Lukman mengatakan, permintaan kuota tenaga kerja lokal itu telah disepakati sejak awal oleh Pemkab Bangkalan dan para investor. Bahkan, Pemkab akan segera membentuk Peraturan Daerah (Perda) baru yang akan mengatur tentang investasi dan proporsi penyerapan tenaga kerja lokal.  "Kita akan susun Perda-nya juga, sehingga kita memiliki kekuatan hukum," katanya.   Lukman menyebut, dengan adanya industri padat karya di Bangkalan, jumlah pengangguran yang kini sebanyak 31.000 itu bisa diserap. Bahkan, menurutnya untuk menyerap seluruh tenaga kerja hanya dibutuhkan tiga pabrik.  "Dengan tiga pabrik saja nanti bisa menyerap sebanyak 38.000 tenaga kerja. Jadi akan terserap pengangguran kita nanti," ujarnya.  Sementara itu, Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI), Akhmad Makruf Maulana, mengatakan bahwa untuk mewujudkan hal itu butuh dukungan semua pihak agar industri di Madura bisa segera dibangun. Apalagi, nantinya kawasan industri itu menjadi objek vital yang harus dijaga bersama-sama.  Selain itu, dia menyebut, ada beberapa klaster industri yang akan dibangun di Bangkalan. Mulai dari industri Bio Etanol, industri pengolahan kelapa dan turunannya seperti santan, briket serta lainnya.  "Ada juga industri springbed dari China, lalu industri benang, karton, plastik serta solar panel serta coklat," ungkapnya.  Pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Wiraraja Madura Internasional itu juga mengatakan, rencana itu kini sudah bisa dimulai, apalagi dua investor dari China dan UEA sudah bersedia bergabung.  "Saat ini kami sudah mengajukan Program Strategis Nasional (PSN) ke presiden dan nantinya jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," pungkasnya.

About