@henimulyani255: Membalas @tehzaina2 promonya untuk semua produk dari cavebaby yaa.. CO sekarang sebelum promonya hilang😉🫵@CoveBaby ID #covebaby #ademseketika #melembabkankulit

Henii˚.🎀༘⋆
Henii˚.🎀༘⋆
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 19 September 2026 11:44:56 GMT
21419
64
10
5

Music

Download

Comments

kieekdua
kìeee :
skincare free nya bole untuk anak ¿?
2026-09-22 00:23:10
0
dapur_ibualen
dapur_ibualen :
isi 5 bun🤭
2026-09-24 05:48:11
0
xaviestarrr
asta 🍉 :
bpom kah kak?
2026-09-20 12:43:21
0
vickyriarosalin
Ceritaku & 38 kucing :
dipake buat umroh bisa dong ka?
2026-09-21 12:07:12
0
alisa_8967
alisa ✨ :
aku udah beli ada geratis nya jugak tapi toner nya aja
2026-09-20 23:11:52
0
To see more videos from user @henimulyani255, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat.  WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp
Kalau BB anak terus stagnan, turun, atau kenaikannya tidak sesuai, jangan cuma menunggu sampai tulang rusuk atau bagian tubuh lain terlihat jelas. Perubahan pada grafik pertumbuhan bisa menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. UNICEF juga menyarankan anak dengan BB turun, tidak naik, atau kenaikannya tidak cukup untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. (UNICEF) Untuk mendeteksi risiko wasting, Bunda bisa memperhatikan beberapa hal: - 📌 Pantau tren BB, bukan hanya angka sekali timbang. - 📌 Perhatikan apakah anak tampak semakin kurus. - 📌 Usia 6–59 bulan, LiLA dapat digunakan sebagai salah satu alat skrining. - 📌 Cek apakah terdapat bengkak pada kedua punggung kaki. - 📌 Bila ada tanda yang mengkhawatirkan, lakukan pemeriksaan pertumbuhan secara menyeluruh. (UNICEF) Yang perlu diingat, wasting tidak bisa dipastikan hanya dari foto atau dari tulang rusuk yang terlihat. WHO mendefinisikan wasting terutama berdasarkan berat badan menurut tinggi/panjang badan, dengan LiLA sebagai salah satu ukuran alternatif pada kondisi tertentu. (Iris) Jadi Bunda, jangan tunggu anak terlihat “sangat kurus” untuk mulai memperhatikan pertumbuhannya. Pantau BB secara rutin dan segera periksa bila ada perubahan yang menetap. ❤️ Sumber: - WHO – Guideline on Wasting and Nutritional Oedema - UNICEF Indonesia – Tangani Wasting agar Tidak Stunting - UNICEF Indonesia – Tanda-Tanda dan Cara Identifikasi Wasting #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp

About