@vantealf: .. #songkang #leejunyoung #kdrama

alf
alf
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 19 September 2026 15:02:25 GMT
4309
392
2
18

Music

Download

Comments

nasimieayamgeprek
y :
jadi masih hidup dia😭 Alhamdulillah
2026-09-19 16:49:49
0
blueb3rrywwoo0
➣ ‧₊˚Kɑׁׅɑ.‧₊˚ :
2026-09-19 15:27:18
0
To see more videos from user @vantealf, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebagai generasi 2000-an, kita adalah saksi era Persebaya Surabaya bersama Andik Vermansah. Kalau boleh sedikit cocoklogi, ini mirip dengan orang-orang yang menonton Barcelona di awal era Lionel Messi. Mereka mencintai Messi karena ia bermain untuk Barca, bukan sebaliknya. Begitu pula Bonek dan Bonita, jatuh cinta pada Andik karena ia adalah pemain Persebaya. Yang menarik dari analogi ini adalah urutan cintanya. Orang tidak jatuh cinta pada Barcelona karena Messi—mereka jatuh cinta pada Messi karena dia membela warna biru-merah itu. Klub lebih dulu ada di hati, baru kemudian pemain menjadi simbol dari kecintaan itu. Begitu juga dengan Bonek. Green Force sudah ada di dada sejak lama, jauh sebelum nama Andik dikenal publik. Ketika Andik muncul dengan dribel lincah dan kecepatan yang bikin bek lawan kelabakan, ia menjadi wajah dari kebanggaan yang sudah ada. Ada satu lapisan lagi yang membuat analogi ini makin pas: baik Messi maupun Andik sama-sama
Sebagai generasi 2000-an, kita adalah saksi era Persebaya Surabaya bersama Andik Vermansah. Kalau boleh sedikit cocoklogi, ini mirip dengan orang-orang yang menonton Barcelona di awal era Lionel Messi. Mereka mencintai Messi karena ia bermain untuk Barca, bukan sebaliknya. Begitu pula Bonek dan Bonita, jatuh cinta pada Andik karena ia adalah pemain Persebaya. Yang menarik dari analogi ini adalah urutan cintanya. Orang tidak jatuh cinta pada Barcelona karena Messi—mereka jatuh cinta pada Messi karena dia membela warna biru-merah itu. Klub lebih dulu ada di hati, baru kemudian pemain menjadi simbol dari kecintaan itu. Begitu juga dengan Bonek. Green Force sudah ada di dada sejak lama, jauh sebelum nama Andik dikenal publik. Ketika Andik muncul dengan dribel lincah dan kecepatan yang bikin bek lawan kelabakan, ia menjadi wajah dari kebanggaan yang sudah ada. Ada satu lapisan lagi yang membuat analogi ini makin pas: baik Messi maupun Andik sama-sama "produk lokal" yang besar bersama klubnya. Messi datang dari akademi La Masia, tumbuh dari bocah kecil jadi legenda Camp Nou. Andik, meski bukan hasil akademi Persebaya, tumbuh dan meledak kariernya justru saat membela klub yang sama yang membesarkannya. Ada ikatan emosional, bukan sekadar ikatan kontrak. Dan seperti Messi yang akhirnya harus hengkang dari Barcelona, momen yang bikin banyak Culés menangis di depan TV, Andik pun pada akhirnya berpisah dari Persebaya, sempat merumput ke berbagai klub lain. Tapi seperti Messi yang tetap dikenang sebagai "anak hilang" meski jerseynya berganti-ganti, Andik pun tetap lekat sebagai ikon Bajul Ijo di ingatan Bonek, apa pun klub yang ia bela setelahnya. @Andik Vermansah #andikvermansah #persebayasurabaya #garudayaksafc #bonekmania #brisuperleague

About