@corrlinkss:

Ur fav Virgo 🇲🇽
Ur fav Virgo 🇲🇽
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 20 September 2026 14:54:57 GMT
10384
1504
18
12

Music

Download

Comments

ulirico8
uli rico :
I was first finally 🤭
2026-09-20 14:56:40
1
whoizmirmir
Mir :
2026-09-21 15:58:40
0
antz1600
antz1600 :
2nd
2026-09-20 14:56:56
1
buddha_bubs
𝖇𝖚𝖉𝖉𝖍𝖆✞𝖇𝖚𝖇𝖇𝖘 :
2026-09-20 14:59:00
1
dnydyablo
DANNY :
2026-09-21 20:26:28
0
ulirico8
uli rico :
Yessssss 😍
2026-09-20 14:55:55
1
puertorock63
TaurusKiller_514 :
🔥🔥🔥
2026-09-20 15:00:37
0
alexstetz7
AlexStetz🇲🇽 :
2026-09-20 15:08:22
1
juli.david81
🌱ĴÏMĒŊĒẒ̌🧑‍🏭 ⚓️ :
2026-09-20 15:02:52
0
checoblancas
MICHECO :
🥰
2026-09-21 03:09:22
0
luisitorod_90
Luis Rodriguez :
[Conmovedor][Conmovedor][Conmovedor]
2026-09-22 00:53:38
0
user29776568
MARIO J. :
🔥🔥🔥
2026-09-21 03:33:18
0
jonathanbalagumye
The camera man :
[Ricanement][Cool]
2026-09-21 03:00:21
0
dariusthompson12
Darius Thompson :
[Heart eyes]
2026-09-20 18:34:02
0
alexramirezb1
AlexRamirez :
🖤🫩
2026-09-20 15:06:22
0
evercentiny
Ever Centeno :
🤍🖤
2026-09-22 10:55:12
0
To see more videos from user @corrlinkss, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gubernur Khofifah : Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Membahas Berbagai Hal Strategis Digital Ekosistem Dan  Penguatan Sosial Keagamaan KEDIRI, 21 JUNI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri  pembukaan  Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama - Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama Tahun 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Sabtu (20/6) malam. Pembukaan ditandai dengan penabuhan kenteng sebanyak sembilan kali oleh Rais Aam PBNU yang juga didampingi Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU, Khatib Aam, Gubernur Khofifah  serta perwakilan Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Dalam sambutannya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama menghadapi tantangan peradaban yang semakin kompleks sehingga membutuhkan lompatan strategis dalam menjalankan khidmat kepada umat.  Menurutnya, terdapat tiga kebutuhan mendesak yang harus diperkuat oleh jam’iyah NU untuk menjawab tuntutan masa kini dan masa depan. Pertama, membangkitkan kembali dhamir ijtima’i atau kesadaran sosial di tengah umat melalui langkah-langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.  Kedua, membangun opini publik yang berlandaskan moral sehingga tumbuh kontrol sosial yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.  Dan ketiga, memperkuat kualitas kepemimpinan yang berlandaskan semangat jihad dan ijtihad agar mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kontemporer yang dihadapi umat, bangsa, dan negara. “Jam’iyah kita yang terorganisasi ini, demi menghadapi tuntutan masa kini dan masa depan, berada dalam kondisi sangat membutuhkan tiga hal penting,” ujar KH Miftachul Akhyar. Rais Aam menekankan, kepemimpinan dalam NU membutuhkan kesungguhan perjuangan, keluasan ilmu, kecerdasan, serta kemampuan memberikan keputusan yang tepat terhadap berbagai persoalan baru yang berkembang di tengah masyarakat. #munasnu #konbesNU #nahdlatuulama
Gubernur Khofifah : Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Membahas Berbagai Hal Strategis Digital Ekosistem Dan Penguatan Sosial Keagamaan KEDIRI, 21 JUNI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama - Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama Tahun 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Sabtu (20/6) malam. Pembukaan ditandai dengan penabuhan kenteng sebanyak sembilan kali oleh Rais Aam PBNU yang juga didampingi Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU, Khatib Aam, Gubernur Khofifah serta perwakilan Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Dalam sambutannya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama menghadapi tantangan peradaban yang semakin kompleks sehingga membutuhkan lompatan strategis dalam menjalankan khidmat kepada umat. Menurutnya, terdapat tiga kebutuhan mendesak yang harus diperkuat oleh jam’iyah NU untuk menjawab tuntutan masa kini dan masa depan. Pertama, membangkitkan kembali dhamir ijtima’i atau kesadaran sosial di tengah umat melalui langkah-langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kedua, membangun opini publik yang berlandaskan moral sehingga tumbuh kontrol sosial yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat. Dan ketiga, memperkuat kualitas kepemimpinan yang berlandaskan semangat jihad dan ijtihad agar mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kontemporer yang dihadapi umat, bangsa, dan negara. “Jam’iyah kita yang terorganisasi ini, demi menghadapi tuntutan masa kini dan masa depan, berada dalam kondisi sangat membutuhkan tiga hal penting,” ujar KH Miftachul Akhyar. Rais Aam menekankan, kepemimpinan dalam NU membutuhkan kesungguhan perjuangan, keluasan ilmu, kecerdasan, serta kemampuan memberikan keputusan yang tepat terhadap berbagai persoalan baru yang berkembang di tengah masyarakat. #munasnu #konbesNU #nahdlatuulama

About