@budgiehug: Swimming #raccoon #raccoonsoftiktok #funny #trashpanda #cute

Fluffy Coon
Fluffy Coon
Open In TikTok:
Region: US
Monday 21 September 2026 16:00:00 GMT
131747
31961
64
11097

Music

Download

Comments

princessofdarkness2000
PrincessOfDarkness101 :
I love you Racoon
2026-09-25 10:01:02
246
sam31415926535
Chicken :
Chicken
2026-10-04 01:10:57
5
meeko_fox
🍃⋆˚𝐌𝐞𝐞𝐤𝐨_𝐅𝐨𝐱 ˚⋆🍄 ⃝-⃤ :
song name?
2026-09-26 16:59:35
16
trollsvans9408
Luis Dante :
2026-09-24 16:38:34
50
strawberrydinoo
Berry‼️ :
2026-10-06 04:16:46
0
rayrayykeren
rayy✮⋆˙ :
the vacoom
2026-10-03 15:45:36
2
pengu5810
Pengu (: :
2026-09-25 12:56:57
6
minsmentos
🎼 𓏼 ૮rème   ⌣  #strangemuse :
2026-10-01 20:21:59
4
digo21938
digo :
thats fake bro i already tried to swim its impossible
2026-09-27 13:07:39
1
jose.snchez8820
Jose Sánchez :
2026-10-06 03:13:58
0
1tzz_l3vv
1tzz_l3vv :
2026-09-25 05:56:26
4
lov3_aly88
𝐴𝑙𝑦✿ :
2026-10-03 22:30:31
0
zbyszek360to_ja
zbyszek360to_ja :
2026-09-25 11:02:52
2
rh_458
. :
2026-10-03 13:20:39
0
trantuuyennn
uyên :
2026-10-01 04:06:19
1
energiasirpa
Sirpa.Pesonen :
💖💖
2026-09-26 02:27:51
0
sukiii_27
Wu Fen (吴芬) :
2026-10-03 15:32:24
0
mizuya_kun
リクMizuya :
2026-10-02 21:12:58
0
rigby_t6
intenso_rigby🎃 :
2026-10-01 02:22:13
0
valeria.rs56
★Val RS★ :
towi
2026-10-02 00:08:57
0
nishikawa_tatsuya321
Your Majesty. :
2026-10-02 05:50:23
0
therealmistermous
therealmistermous :
2026-10-02 18:36:02
0
emir70409
Karam_Santa Cruz :
pedro
2026-10-02 11:24:12
0
ab_cde_6
lya mw improve :
rakuku or rakiki?
2026-10-07 02:01:43
1
carmen.sandiego777
Carmen sandiego (text acc) :
2026-09-26 09:31:17
0
To see more videos from user @budgiehug, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Aku pernah menangis karena tidak mempunyai baju baru. Sampai suatu hari aku dipertemukan dengan seseorang yang bajunya sudah lusuh dan sobek, tetapi ia tetap menjalaninya dengan tenang. Aku pernah menangis karena tidak mempunyai jam tangan. Sampai aku dipertemukan dengan seseorang yang bahkan tidak mempunyai kedua tangannya. Aku pernah mengeluhkan begitu banyak keadaan dalam hidupku. Sampai Allah mempertemukanku dengan mereka yang untuk melihat saja tidak bisa, untuk mendengar saja tidak bisa, bahkan untuk berbicara pun sudah tidak bisa. Dari sana aku mulai belajar. Ternyata selama ini bukan hidupku yang selalu kurang. Bisa jadi hatiku yang terlalu melekat pada apa yang belum kumiliki. Kalau hari ini kita masih diberi kesehatan, masih bisa melihat, mendengar, berbicara, berjalan, memeluk orang yang kita sayangi, makan dengan tangan sendiri, dan menjalani hidup tanpa Allah meminta imbalan atas semua itu... Sudahkah kita benar-benar bersyukur? Bukan berarti penderitaan yang disebabkan manusia harus kita benarkan. Bukan pula berarti kita harus diam ketika dizalimi. Tetapi jangan sampai karena luka yang dibuat seseorang, kita kemudian marah kepada Tuhan. Kadang orang berkata, “Ah, Mas tidak tahu rasanya.” “Mas tidak akan pernah bisa merasakan apa yang aku rasakan.” Aku hanya bisa tersenyum. Karena mungkin kalian tidak tahu, sebagian dari hal yang kalian ceritakan itu pernah kulewati juga. Rasa kehilangan, kekurangan, kecewa, merasa tidak adil, menggantungkan kebahagiaan pada sesuatu, lalu kecewa ketika sesuatu itu tidak sesuai dengan keinginan. Semua itu pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Dan akhirnya aku belajar tentang satu kata: Kemelekatan. Kita sering bukan hanya sedih karena kehilangan sesuatu. Kita menderita karena merasa sesuatu itu harus menjadi milik kita. Kita merasa harus dicintai oleh orang tertentu. Harus mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Harus diperlakukan sesuai harapan kita. Harus memiliki kehidupan seperti yang kita bayangkan. Padahal hidup tidak pernah berjanji akan mengikuti seluruh keinginan kita. Yang kita miliki hari ini pun sebenarnya titipan. Maka ketika kehilangan, bukan berarti Allah sedang membenci kita. Dan ketika memiliki, bukan berarti kita lebih mulia dari orang lain. Belajarlah bersyukur tanpa harus menunggu kehilangan terlebih dahulu. Sebab terkadang Allah mengajarkan syukur bukan dengan mengambil nikmat kita, tetapi dengan mempertemukan kita dengan seseorang yang membuat kita sadar: “Ternyata selama ini aku sudah memiliki begitu banyak hal yang lupa kusyukuri.” Semoga kita tidak hanya pandai menghitung apa yang hilang dari hidup kita, tetapi juga pandai menghitung apa yang masih Allah titipkan. Karena mungkin, yang kita sebut “hidupku penuh kekurangan” hari ini, bagi orang lain adalah kehidupan yang sedang mereka doakan.
Aku pernah menangis karena tidak mempunyai baju baru. Sampai suatu hari aku dipertemukan dengan seseorang yang bajunya sudah lusuh dan sobek, tetapi ia tetap menjalaninya dengan tenang. Aku pernah menangis karena tidak mempunyai jam tangan. Sampai aku dipertemukan dengan seseorang yang bahkan tidak mempunyai kedua tangannya. Aku pernah mengeluhkan begitu banyak keadaan dalam hidupku. Sampai Allah mempertemukanku dengan mereka yang untuk melihat saja tidak bisa, untuk mendengar saja tidak bisa, bahkan untuk berbicara pun sudah tidak bisa. Dari sana aku mulai belajar. Ternyata selama ini bukan hidupku yang selalu kurang. Bisa jadi hatiku yang terlalu melekat pada apa yang belum kumiliki. Kalau hari ini kita masih diberi kesehatan, masih bisa melihat, mendengar, berbicara, berjalan, memeluk orang yang kita sayangi, makan dengan tangan sendiri, dan menjalani hidup tanpa Allah meminta imbalan atas semua itu... Sudahkah kita benar-benar bersyukur? Bukan berarti penderitaan yang disebabkan manusia harus kita benarkan. Bukan pula berarti kita harus diam ketika dizalimi. Tetapi jangan sampai karena luka yang dibuat seseorang, kita kemudian marah kepada Tuhan. Kadang orang berkata, “Ah, Mas tidak tahu rasanya.” “Mas tidak akan pernah bisa merasakan apa yang aku rasakan.” Aku hanya bisa tersenyum. Karena mungkin kalian tidak tahu, sebagian dari hal yang kalian ceritakan itu pernah kulewati juga. Rasa kehilangan, kekurangan, kecewa, merasa tidak adil, menggantungkan kebahagiaan pada sesuatu, lalu kecewa ketika sesuatu itu tidak sesuai dengan keinginan. Semua itu pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupku. Dan akhirnya aku belajar tentang satu kata: Kemelekatan. Kita sering bukan hanya sedih karena kehilangan sesuatu. Kita menderita karena merasa sesuatu itu harus menjadi milik kita. Kita merasa harus dicintai oleh orang tertentu. Harus mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Harus diperlakukan sesuai harapan kita. Harus memiliki kehidupan seperti yang kita bayangkan. Padahal hidup tidak pernah berjanji akan mengikuti seluruh keinginan kita. Yang kita miliki hari ini pun sebenarnya titipan. Maka ketika kehilangan, bukan berarti Allah sedang membenci kita. Dan ketika memiliki, bukan berarti kita lebih mulia dari orang lain. Belajarlah bersyukur tanpa harus menunggu kehilangan terlebih dahulu. Sebab terkadang Allah mengajarkan syukur bukan dengan mengambil nikmat kita, tetapi dengan mempertemukan kita dengan seseorang yang membuat kita sadar: “Ternyata selama ini aku sudah memiliki begitu banyak hal yang lupa kusyukuri.” Semoga kita tidak hanya pandai menghitung apa yang hilang dari hidup kita, tetapi juga pandai menghitung apa yang masih Allah titipkan. Karena mungkin, yang kita sebut “hidupku penuh kekurangan” hari ini, bagi orang lain adalah kehidupan yang sedang mereka doakan.

About