@carlossuribe: #llevamecontigo #mejortardequenunca #romeosantos #fpy en chile estadio monumental

Carlos Uribe
Carlos Uribe
Open In TikTok:
Region: CL
Monday 21 September 2026 11:25:40 GMT
889
110
0
6

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @carlossuribe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di Benua Dou Qi, terdapat sebuah batas kekuatan yang hanya mampu disentuh oleh segelintir monster dalam sejarah. Mereka adalah para kultivator yang telah berdiri di puncak Dou Sheng, begitu dekat dengan ranah Dou Di, tetapi terhalang oleh satu hal: Origin Qi atau Di Qi yang telah lama menghilang dari Benua Dou Qi. Di antara generasi terkuat, terdapat tiga nama yang paling menonjol: Xiao Xuan, Hun Tiandi, dan Zhu Kun. Xiao Xuan, leluhur Klan Xiao, merupakan salah satu kultivator terkuat yang pernah lahir di Benua Dou Qi. Ia mencapai puncak Dou Sheng dan pernah mencoba menerobos menuju ranah Dou Di dengan mengorbankan kekuatan garis keturunan Klan Xiao. Namun, usahanya berakhir dengan kegagalan. Di saat berada dalam momen paling kritis, Xiao Xuan diserang oleh musuh bebuyutannya yaitu Hun Tiandi beserta anggota Klan Hun. Di sisi lain, terdapat Hun Tiandi, Patriark Klan Hun yang telah merencanakan kebangkitannya selama ribuan tahun. Demi memperoleh kesempatan untuk menembus batas Dou Di, ia bahkan rela mengorbankan jutaan nyawa dan mengorbankan garis keturunan klannya sendiri. Sementara itu, Zhu Kun, Raja Naga Kuno Taixu sekaligus ayah dari Zi Yan, memiliki kekuatan fisik yang sangat mengerikan. Sebagai makhluk dari ras Naga Kuno, tubuhnya membuatnya menjadi salah satu petarung paling berbahaya di tingkat puncak Dou Sheng. Namun, Zhu Kun juga gagal melewati batas menuju Dou Di. Ia akhirnya terjebak selama ribuan tahun di kediaman seorang Dou Di kuno, hingga akhirnya bertemu dengan Xiao Yan. Namun, ternyata mereka bukan satu-satunya legenda yang pernah berdiri di puncak tersebut. Jauh sebelum era Xiao Xuan dan Hun Tiandi, pernah hidup dua sosok mengerikan lainnya, yaitu Jing Lian Yao Sheng dan Saint Huang Quan. Jing Lian Yao Sheng, pemilik asli Purifying Demonic Lotus Flame, merupakan seorang jenius luar biasa yang kekuatannya telah mencapai tingkat yang sangat dekat dengan puncak Dou Sheng. Dengan kekuatan api surgawinya, ia bahkan mampu menciptakan sebuah wilayah khusus yang sangat mengerikan. Namun, pada akhirnya, ia tewas akibat reaksi balik dari Purifying Demonic Lotus Flame dan meninggalkan warisan yang kemudian menjadi salah satu kekuatan paling berbahaya di Benua Dou Qi. Sedangkan Saint Huang Quan dikenal sebagai penguasa teknik jiwa yang sangat mengerikan. Ia juga pernah mencoba mencapai ranah Dou Di, tetapi menyadari bahwa ada sesuatu yang hilang dari Benua Dou Qi. Sebelum kematiannya, Saint Huang Quan meninggalkan berbagai warisan, seperti Huang Quan Zhang, Huang Quan Zhi, dan Huang Quan Tian Nu. Ribuan tahun kemudian, teknik-teknik tersebut bahkan masih mampu memberikan manfaat besar bagi Xiao Yan. Kelima sosok ini menunjukkan betapa mengerikannya puncak kekuatan di Benua Dou Qi. Mereka semua pernah berdiri sangat dekat dengan gerbang menuju ranah Dou Di. Namun, tanpa keberadaan Di Qi, bahkan monster-monster yang telah mencapai puncak Benua Dou Qi tetap tidak mampu membuka gerbang tersebut. Selama ribuan tahun, ranah Dou Di pun menjadi sebuah legenda yang tidak mampu dicapai oleh siapa pun. Hingga akhirnya, di era Xiao Yan, gerbang yang telah tertutup selama ribuan tahun itu kembali terbuka. #xiaoyan #battlethroughtheheavens #donghuaedit #margasaints #fyp
Di Benua Dou Qi, terdapat sebuah batas kekuatan yang hanya mampu disentuh oleh segelintir monster dalam sejarah. Mereka adalah para kultivator yang telah berdiri di puncak Dou Sheng, begitu dekat dengan ranah Dou Di, tetapi terhalang oleh satu hal: Origin Qi atau Di Qi yang telah lama menghilang dari Benua Dou Qi. Di antara generasi terkuat, terdapat tiga nama yang paling menonjol: Xiao Xuan, Hun Tiandi, dan Zhu Kun. Xiao Xuan, leluhur Klan Xiao, merupakan salah satu kultivator terkuat yang pernah lahir di Benua Dou Qi. Ia mencapai puncak Dou Sheng dan pernah mencoba menerobos menuju ranah Dou Di dengan mengorbankan kekuatan garis keturunan Klan Xiao. Namun, usahanya berakhir dengan kegagalan. Di saat berada dalam momen paling kritis, Xiao Xuan diserang oleh musuh bebuyutannya yaitu Hun Tiandi beserta anggota Klan Hun. Di sisi lain, terdapat Hun Tiandi, Patriark Klan Hun yang telah merencanakan kebangkitannya selama ribuan tahun. Demi memperoleh kesempatan untuk menembus batas Dou Di, ia bahkan rela mengorbankan jutaan nyawa dan mengorbankan garis keturunan klannya sendiri. Sementara itu, Zhu Kun, Raja Naga Kuno Taixu sekaligus ayah dari Zi Yan, memiliki kekuatan fisik yang sangat mengerikan. Sebagai makhluk dari ras Naga Kuno, tubuhnya membuatnya menjadi salah satu petarung paling berbahaya di tingkat puncak Dou Sheng. Namun, Zhu Kun juga gagal melewati batas menuju Dou Di. Ia akhirnya terjebak selama ribuan tahun di kediaman seorang Dou Di kuno, hingga akhirnya bertemu dengan Xiao Yan. Namun, ternyata mereka bukan satu-satunya legenda yang pernah berdiri di puncak tersebut. Jauh sebelum era Xiao Xuan dan Hun Tiandi, pernah hidup dua sosok mengerikan lainnya, yaitu Jing Lian Yao Sheng dan Saint Huang Quan. Jing Lian Yao Sheng, pemilik asli Purifying Demonic Lotus Flame, merupakan seorang jenius luar biasa yang kekuatannya telah mencapai tingkat yang sangat dekat dengan puncak Dou Sheng. Dengan kekuatan api surgawinya, ia bahkan mampu menciptakan sebuah wilayah khusus yang sangat mengerikan. Namun, pada akhirnya, ia tewas akibat reaksi balik dari Purifying Demonic Lotus Flame dan meninggalkan warisan yang kemudian menjadi salah satu kekuatan paling berbahaya di Benua Dou Qi. Sedangkan Saint Huang Quan dikenal sebagai penguasa teknik jiwa yang sangat mengerikan. Ia juga pernah mencoba mencapai ranah Dou Di, tetapi menyadari bahwa ada sesuatu yang hilang dari Benua Dou Qi. Sebelum kematiannya, Saint Huang Quan meninggalkan berbagai warisan, seperti Huang Quan Zhang, Huang Quan Zhi, dan Huang Quan Tian Nu. Ribuan tahun kemudian, teknik-teknik tersebut bahkan masih mampu memberikan manfaat besar bagi Xiao Yan. Kelima sosok ini menunjukkan betapa mengerikannya puncak kekuatan di Benua Dou Qi. Mereka semua pernah berdiri sangat dekat dengan gerbang menuju ranah Dou Di. Namun, tanpa keberadaan Di Qi, bahkan monster-monster yang telah mencapai puncak Benua Dou Qi tetap tidak mampu membuka gerbang tersebut. Selama ribuan tahun, ranah Dou Di pun menjadi sebuah legenda yang tidak mampu dicapai oleh siapa pun. Hingga akhirnya, di era Xiao Yan, gerbang yang telah tertutup selama ribuan tahun itu kembali terbuka. #xiaoyan #battlethroughtheheavens #donghuaedit #margasaints #fyp

About