Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@kangoma1:
PIGA +255776938320
Open In TikTok:
Region: TZ
Monday 21 September 2026 12:24:30 GMT
322
22
11
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.48MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.48MB
)
Watermark .mp4 (
0.57MB
)
Music .mp3
Comments
Daniel Lunlu :
naitaji
2026-09-22 21:30:21
1
collo tesh :
naitaji nisaindie namimi
2026-09-21 13:37:54
1
zalika idd :
naitaji inisaidie
2026-09-22 07:00:57
0
Jackson Mussa :
nahitaji Babu nipo dar eresaam
2026-09-22 08:56:57
1
mujomba bilari :
naehitaji
2026-09-22 11:05:10
1
fetty cute😘❤️❤️ :
naitaji nisaidie nmekua wa kwanza
2026-09-21 12:56:31
2
kabangeFaustin Ngoy :
minaitaji🥰🥰unisaidiye
2026-09-22 08:25:02
1
pichez kawajiku :
nahitaji
2026-09-22 21:33:24
0
jonasmumbere1419 :
Mina itaji
2026-09-21 18:53:40
1
Charline Mulugu :
naitaji
2026-09-21 18:49:29
0
user2750386219184 :
naitaji
2026-09-22 19:58:37
0
To see more videos from user @kangoma1, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
@marianapimentaoficial #marianapimentacy
SAYYIDAH KHADIJAH: PELUKAN HANGAT DI AWAL FAJAR ISLAM Ketika wahyu pertama turun di Gua Hira, Rasulullah ﷺ pulang dalam keadaan tubuh yang gemetar hebat dan hati yang berdegup kencang. Bayangan beban risalah yang mahaberat seolah baru saja diletakkan di atas pundak beliau. Beliau tidak menuju ke keramaian pembesar Quraisy, melainkan pulang ke rumah Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu 'anha. Begitu pintu terbuka, Rasulullah ﷺ bersabda dengan lirih: زَمِّلُونِي زَمِّلُونِي "Selimutilah aku, selimutilah aku." Sayyidah Khadijah tidak menghujani beliau dengan rentetan pertanyaan atau kepanikan. Dengan kelembutan naluri dan ketenangan jiwa yang luar biasa, beliau menyelimuti sang suami tercinta hingga rasa takutnya mereda. Ketika Rasulullah ﷺ menceritakan kekhawatirannya, Sayyidah Khadijah mengucapkan: كَلاَّ وَاللَّهِ مَا يُخْزِيكَ اللَّهُ أَبَدًا، إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ، وَتَحْمِلُ الْكَلَّ، وَتَكْسِبُ الْمَعْدُومَ، وَتَقْرِي الضَّيْفَ، وَتُعِينُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ "Sekali-kali tidak! Demi Allah, Allah tidak akan pernah menghinakanmu. Sungguh engkau adalah orang yang senantiasa menyambung silaturahmi, memikul beban orang yang lemah, memberi kepada orang yang papa, memuliakan tamu, dan menolong siapa pun yang tertimpa musibah demi menegakkan kebenaran." (HR. Bukhari no. 3 & Muslim no. 160) Dari keteladanan Sayyidah Khadijah: • *Penentram Jiwa yang Gelisah* • *Melihat Kebaikan dengan Cahaya Fitrah* • *Pengorbanan Total Tanpa Keluh Kesah* Sayyidah Khadijah adalah cermin keikhlasan sejati. Beliau beriman saat semua orang mendustakan, membenarkan saat semua orang mencela, dan menjadi pelindung di saat jalan perjuangan terasa begitu sunyi. *(Rujukan: Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, serta Sirah Nabawiyyah karya Ibnu Hisyam)* 🌸 *SAYYIDAH SAUDAH: KELAPANGAN HATI DAN SENYUM DI RUMAH NABI* Setelah Sayyidah Khadijah wafat, rumah tangga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diselimuti duka mendalam. Masa itu dikenang sebagai Tahun Kesedihan ('Amul Huzni). Putri-putri beliau masih belia dan memerlukan belaian kasih seorang ibu, sementara beban dakwah di Makkah kian menghimpit. Lalu hadirlah sosok perempuan matang yang penuh ketulusan: Ummul Mukminin Saudah binti Zam'ah radhiyallahu 'anha. Beliau adalah wanita muhajirah pemberani yang rela menyeberangi lautan ke negeri Habasyah demi mempertahankan akidah, lalu kembali ke Makkah dalam keadaan menjanda setelah suaminya wafat. Rasulullah ﷺ meminang beliau bukan karena gemerlap harta atau status duniawi, melainkan untuk memuliakan keteguhan imannya serta menghadirkan kembali kehangatan ibu bagi putri-putri beliau. Sayyidah Saudah mengabdikan dirinya sepenuh jiwa: merawat rumah tangga Nabi dengan penuh takzim, menyayangi Fathimah dan Ummu Kultsum, serta menghadirkan tawa ceria bagi baginda Nabi di tengah beratnya himpitan dakwah. Ketika usianya kian senja dan menyadari fisik yang mulai renta, beliau menunjukkan puncak kelapangan hati yang tiada bandingnya. Beliau menghadiahkan jatah giliran malamnya kepada Sayyidah 'Aisyah demi membahagiakan Rasulullah ﷺ . قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَدْ جَعَلْتُ يَوْمِي مِنْكَ لِعَائِشَةَ "Beliau berkata: Wahai Rasulullah, sungguh aku telah memberikan jatah hari giliranku bersamamu untuk 'Aisyah." (HR. Bukhari no. 5212 dan Muslim no. 1463) Sayyidah Saudah cuma memohon satu pinta: agar tetap diakui sebagai istri beliau hingga hari kiamat, semata-mata karena ingin dibangkitkan bersama manusia termulia di padang Mahsyar kelak. Keteladanan Sayyidah Saudah binti Zam'ah: • *Kelapangan Hati Mengalahkan Ego* • *Menghadirkan Keriangan dalam Keluarga* • *Tulus Mengabdi Tanpa Menuntut* Sayyidah Saudah adalah teladan kelapangan dada dan keikhlasan yang bersahaja. Beliau membuktikan bahwa kemuliaan seorang hamba di hadapan Allah tidak diukur dari pesona raga atau gelar lahiriah, melainkan dari luasnya wadah hati yang ikhlas memberi dan memudahkan orang lain. *(Rujukan: Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Siyar A'lam an-Nubala' karya Imam adz-Dzahabi, dan Thabaqat Ibnu Sa'ad)*
خالد الراشد اللهم ان يكن الندم توبة اليك فانا اليك من النادمين⁉️#خالد_الراشد #خالد_الراشد_فك_الله_اسره
ALT. Executive No. 26 es una fragancia para hombre con un perfil fresco, frutal y amaderado, combinando bergamota, piña, grosella negra, patchouli, musgo y vainilla. #ExecutiveNo26 #PerfumeParaHombre #FraganciasHombre
Signing day! #golf #miami #kaitrump #viral #college
Meus perfumes frescos que mais fixam na pele ✨🍋 #perfumes #dicasdeperfumes #cheirosa #perfumesfrescos #perfumetok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy