@xerifetech: A China Criou um CLONE Perfeito do Windows 11 (E é Grátis!) #pc #linux

Xerife Tech
Xerife Tech
Open In TikTok:
Region: BR
Monday 21 September 2026 12:25:46 GMT
4111
229
10
40

Music

Download

Comments

gabrielh483
Gabriel :
ele roda jogos EXE.
2026-09-21 13:00:52
0
cleitonbonassi
Cleiton David Bonass :
Será que funciona para jogos?
2026-09-21 12:46:29
0
oni_saam
JKN :
e um pendrive fantasma?
2026-09-21 12:56:18
1
tuvirax
Tuvira :
é linux
2026-09-21 18:06:05
0
only_siqueira
σหłყ_ร¡quε¡яค𒉭 :
[Fogo]
2026-09-21 12:36:48
0
jmfernandes0807
JM🥷♧ :
😁😁😁
2026-09-21 12:30:42
0
gabrielh483
Gabriel :
?
2026-09-21 13:01:00
0
To see more videos from user @xerifetech, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

First Of May Masa itu usiaku belum genap lima tahun. Aku masih mengingatnya samar2. Rintik hujan turun bersama hembusan angin. Daun berguguran jatuh ke tanah, sementara daun2 kecil yg mulai menguning beterbangan di udara. Aku lupa bulan apa saat itu, tetapi yg kuingat, musim sedang berganti—dari panas menuju hujan. Hari itu, ibu baru saja pulang dari pasar. Aku berlari kecil menghampirinya, bersama adikku yg masih sangat kecil, sambil memanggil nama ibu dengan suara riang. Di dalam tas belanja yg dibawanya, aku menemukan sesuatu yg begitu kusukai…
First Of May Masa itu usiaku belum genap lima tahun. Aku masih mengingatnya samar2. Rintik hujan turun bersama hembusan angin. Daun berguguran jatuh ke tanah, sementara daun2 kecil yg mulai menguning beterbangan di udara. Aku lupa bulan apa saat itu, tetapi yg kuingat, musim sedang berganti—dari panas menuju hujan. Hari itu, ibu baru saja pulang dari pasar. Aku berlari kecil menghampirinya, bersama adikku yg masih sangat kecil, sambil memanggil nama ibu dengan suara riang. Di dalam tas belanja yg dibawanya, aku menemukan sesuatu yg begitu kusukai…"buah kesemek". Aku mengambil satu, lalu berlari kembali ke luar rumah. Dengan buah kesemek di tangan, aku berdiri di halaman sambil menikmati rintik hujan dan angin yg berhembus. Rasanya seperti sedang menari di tengah hujan. Halaman rumah kami terasa begitu luas, dunia terasa begitu sederhana, dan kebahagiaan ternyata hanya sesederhana menemukan buah kesukaan di dalam tas belanja ibu. Saat itu aku belum tahu bahwa kelak, kenangan kecil itu akan menjadi begitu berharga. Aku belum tahu bahwa waktu akan berjalan begitu cepat. Bahwa kami akan tumbuh. Bahwa takdir akan membawa kami pergi dari rumah itu, hingga suatu hari tempat yg dahulu menjadi dunia kecil kami bukan lagi milik kami. Bertahun-tahun kemudian, aku kembali ke sana. Rumah yg dahulu terasa begitu besar ternyata kini terlihat begitu kecil. Halaman yg dulu terasa luas, ternyata tidak seluas yg ada dalam ingatanku. Mungkin bukan rumahnya yg mengecil… Mungkin kamilah yg telah tumbuh terlalu besar. Aku dan adik-adikku telah dewasa. Waktu telah membawa kami ke jalan yg berbeda, tetapi ada bagian kecil dari diri kami yang seolah masih tinggal di sana—berlari di halaman, memanggil ibu, bermain bersama, dan menikmati kebahagiaan sederhana yg dulu kami pikir akan berlangsung selamanya. Kini, setiap kali lagu ini kembali terdengar, aku seperti melihat semuanya lagi… Rintik hujan. Daun waru yg jatuh. Daun-daun kecil yg menguning tertiup angin. Wajah ibu dan ayahku. Dan seorang anak kecil yg berlari membawa buah kesukaannya, dengan hati yg begitu penuh bahagia. Itulah salah satu kenangan termanis Kenangan yg mungkin sederhana bagi dunia, tetapi begitu besar artinya bagiku. Karena ada masa yang tidak bisa kita ulang, ada rumah yg tidak bisa lagi kita miliki, dan ada waktu yg tidak pernah mau kembali. Namun selama kenangan masih tinggal di dalam hati, sebagian dari masa kecil itu akan selalu menjadi rumah. rumah yg tak akan pernah benar2 hilang, meski waktu telah mengubah segalanya. #oldsonglover #storytime #oldsong #hobby#menulis

About