@tribunjogja: Jamu Cekok Jampi Asli : Bertahan 1,5 Abad di Jantung Yogyakarta Di tengah pesatnya modernisasi Kota Yogyakarta, sebuah tradisi pengobatan herbal berusia lebih dari 150 tahun masih terus eksis. Berawal dari keprihatinan terhadap anak-anak yang susah makan dan cacingan sekitar tahun 1875, Jamu Cekok Jampi Asli yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kemantren Mergangsan tetap setia melayani pasien hingga kini. Nama "cekok" berasal dari metode pemberian jamu yang khas, yaitu cairan herbal penambah nafsu makan dituangkan langsung ke dalam mulut anak, terkadang dibantu dengan sedikit paksaan lembut menggunakan kain agar ramuan benar-benar tertelan. Pengelola generasi kelima, Joni Wijanarko, menjelaskan bahwa metode kain ini digunakan untuk anak usia 1–2 tahun, sementara anak di atas 2 tahun beralih menggunakan gelas kecil untuk menghindari risiko tergigit. Seiring berjalannya waktu, Jampi Asli juga memperluas racikannya untuk orang dewasa atas permintaan pelanggan, mulai dari pelancar ASI hingga galian putri dan kakung. Konsistensi menjadi kunci utama ketahanan warisan leluhur ini. Jampi Asli tetap mempertahankan proses pengolahan tradisional tanpa alat modern seperti blender, serta rutin memilih bahan-bahan segar mentah langsung dari Pasar Beringharjo seperti temulawak, kunyit, hingga daun pepaya. Kendati sempat menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah pelanggan akibat pergeseran tren pengobatan modern dan menjamurnya penjual serupa di pinggiran kota, tradisi turun-temurun dari rekomendasi orang tua terdahulu tetap menjaga asa warung ini. (aka/mon)
tribunjogjadotcom
Region: ID
Monday 21 September 2026 12:56:20 GMT
Music
Download
Comments
alex g fans (pancake) :
pertama
2026-09-21 13:01:00
0
ANAKLOLO.13 :
kedua
2026-09-21 13:01:43
0
To see more videos from user @tribunjogja, please go to the Tikwm
homepage.