@oromtittigmail.com.orom1: #creatorsearchinsights #muslimtiktok #✨🦋

Hayat@Oro.girl
[email protected]
Open In TikTok:
Region: ET
Monday 21 September 2026 19:56:59 GMT
437
71
10
14

Music

Download

Comments

seadtahirkedir
foot ball king :
❤️❤️❤️
2026-09-21 20:03:11
1
kalid.kadir131
kadiir yunaa :
❤️❤️❤️❤️
2026-09-21 20:52:06
1
user650206674614
jamaal Baliyyoo :
🥰🥰🥰
2026-09-22 03:50:02
1
abdii.rabbii379
Abdii rabbii :
❤️❤️❤️
2026-09-22 05:03:45
1
shamsi1226
Shamsia :
🥰🥰🥰
2026-09-22 05:22:45
1
anuuqaasim
Anuu Qaasim :
🥰🥰🥰
2026-09-21 20:12:50
1
anuuqaasim
Anuu Qaasim :
❤️❤️❤️
2026-09-21 20:12:45
1
akerimtaekwando
A/kerim taekwando :
🥰🥰🥰
2026-09-21 20:11:18
1
kaliil.badhaanee
Kaliil Badhaanee :
🥰🥰🥰
2026-09-21 20:03:29
1
nursab4135
Ãlhããmdūliilãh Yãã Rãábbîî :
🥰🥰🥰
2026-09-22 03:55:58
1
To see more videos from user @oromtittigmail.com.orom1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

DPD Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) merespons kasus dugaan penganiayaan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong terhadap staf PPPK paruh waktu bernama Yuli Nofita Sari (29). Gerindra akan menjadwalkan pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap Andi Tenri.
DPD Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) merespons kasus dugaan penganiayaan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong terhadap staf PPPK paruh waktu bernama Yuli Nofita Sari (29). Gerindra akan menjadwalkan pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap Andi Tenri. "Kemungkinan kami akan memanggil Ibu Ketua (Andi Tenri) ke Makassar agar bisa memberikan penjelasan lebih rinci. Selama ini kami baru mengonfirmasi melalui sambungan telepon," kata Ketua Bappilu DPD Gerindra Sulsel Harmansyah kepada detikSulsel, Sabtu (26/7/2026). Selain itu, Harmansyah menyebut pihaknya masih menunggu proses hukum terkait dugaan penganiayaan ini. Gerindra, kata dia, tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum mengambil sikap. "Kami masih menunggu proses hukum yang berjalan. Di sisi lain, kami juga ingin mendengarkan penjelasan dari Ibu Ketua DPRD karena sejauh ini informasi yang beredar baru berasal dari penjelasan yang viral," jelasnya. Dia menegaskan Gerindra tidak ingin terburu-buru menghakimi kadernya hanya berdasarkan keterangan dari satu pihak. Menurutnya, seluruh pihak harus diberi kesempatan menyampaikan versinya. "Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kami ingin melihat bagaimana perkembangan proses hukumnya karena sampai saat ini belum ada informasi tambahan dari pihak lain yang dapat menguatkan laporan tersebut, selain keterangan dari korban," ujarnya. Baca artikel selanjutnya :https://www.detik.com/sulsel/watampone/d-8589829/gerindra-bakal-panggil-ketua-dprd-bone-andi-tenri-usai-diduga-aniaya-staf

About