@antoniocoronel.pe: TORREJAS DE ATÚN ✨ Y es que de verdad esta receta es de aquellas que nos salva cada vez que no sabemos qué cocinar y lo mejor es que son deliciosas! Nos vemos en otro video (: #torrejasdeatun #torrejas #recetasfaciles #recetasrapidas

Antonio Coronel 🇵🇪
Antonio Coronel 🇵🇪
Open In TikTok:
Region: PE
Tuesday 22 September 2026 04:13:12 GMT
1295431
25905
131
7354

Music

Download

Comments

miguel.zapata731
Miguel Zapata :
me encantan las torrejas de atún pero yo las hago con avena sin zanahoria quedan mejor para mi
2026-09-23 03:00:27
6
jorgeluisrocaramos
JOLEYAN 73 :
una consulta .... qe le puedo echar para qe no se rompa cuando la estoy sacando de la sartén
2026-09-23 15:37:14
14
qbjuana
𝐽𝐵 𝑉𝐼𝐿 :
y xq Beltrán? puede ser cualquier Marca? 😁
2026-10-24 02:43:25
3
funas..colquemarca
cuídese que lo funamosssss !!! :
y si no le echo culandro q pasa???
2026-10-18 23:52:15
2
antonincloudman
Antonin Cloud Man :
atún beltran???
2026-09-23 03:52:38
0
sandria.g
sandria :
deli😍 yo las hago sin zanahoria pero con trocitos de papa sancochada
2026-09-22 20:18:27
7
lushan251
lushan :
enséñame mejor como haces para que el arroz te quede asi
2026-10-07 18:28:40
1
jorgesamaniegoqui
jorgesamaniegoqui :
en vez de harina, puede ser avena?
2026-10-17 04:29:57
1
mama.lulu41
Mama Lulu :
Sabroso
2026-09-23 00:38:02
1
glavirgo
💜💜💜💕💛💚 :
que rico
2026-09-22 05:47:43
2
roberthuamanmorles
tony :
q arina x favor
2026-09-22 23:56:43
1
tito130610
tito 1206 :
Muy rico, yo, las preparo de la siguiente manera: los ingredientes tre huevos, una lata de atún ,sal a gusto, la preparación: bate suavemente los huevos solamente que reviente las yemas y unas tres o cuatro vueltas, nada más, y porque esta forma de batir, es porque si lo bates mucho al freír se queman los bordes rápidamente, le agrego el atún sal a gusto y a la sartén, freír suavemente un poco por lado rápidamente, servir con arroz y salsa criolla, un secreto al comer échele unas gotas de limón directamente al trozo que te llevas a la boca.😋
2026-10-01 13:45:35
5
princesa171297
Princesa🐾 :
Hoy día vi tu video y mi mamá dijo manos a la obra 😁 así que hemos almorzado torrejitas de atún deli deli 🤤
2026-10-11 19:29:52
2
axc.6969
xo! :
primero pe causas
2026-09-22 04:15:51
2
karina241190
Karina Isabel :
qué harina?
2026-10-07 04:39:41
0
vladimirzuiga8
Días soleados :
Atún Beltran es más harto y rico
2026-09-25 17:45:42
3
soyciegonoescucho
larryvastian :
parece torreja de hospital sin joder
2026-09-23 19:49:19
2
katiarosaaquijeag
Katia Rosa Aquije Agreda :
Que rico 😋😋😋
2026-09-22 07:36:08
2
monica.taquiri
Monica 🩷 :
nada de agua lleva?
2026-09-23 13:11:18
0
paolasuarez5775
pao.sr :
Y si al atún le agregas queso parmesano buenazo
2026-09-23 14:27:58
1
darwintroya
Darwin Troya :
No es necesario la harina, absorbe mucho aceite
2026-09-23 00:42:05
1
rocii.bermudez
Rocii Bermudez :
Sin harina y me salen perfectas
2026-11-05 08:03:09
1
charito3187
rouss :
Y si en vez de arina le hecjo avena, cambiaría en algo??
2026-09-24 16:08:31
1
productosnaturales.peru
productos naturales :
Que harina es
2026-11-04 17:51:44
0
rogerrequena1067
rogerrequena1067 :
Bueno cocinare ya m. Hiciste antojar
2026-09-22 21:49:33
0
To see more videos from user @antoniocoronel.pe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

sholawat bukan sekadar rangkaian kalimat yang diucapkan oleh lisan, melainkan juga sarana mendidik hati. Ada tiga tingkatan dalam menghayati sholawat: Lisan: Membaca sholawat dengan istiqamah. Hati: Menghadirkan kecintaan dan kerinduan kepada Rasulullah ﷺ. Perilaku: Berusaha meneladani akhlak Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, seseorang yang benar-benar mencintai Rasulullah ﷺ semestinya berusaha mengikuti akhlak beliau. Tiga tingkatan sholawat dalam perjalanan tasawuf Dalam pendekatan pendidikan ruhani, kita dapat memahami sholawat melalui tiga tingkatan berikut. Tingkatan pertama: Sholawatul Lisan (sholawatnya lisan) Seseorang membiasakan lidahnya membaca sholawat setiap hari. Pada tahap ini, yang dilatih adalah istiqamah. Mungkin hati belum sepenuhnya khusyuk, tetapi jangan berhenti. Tingkatan kedua: Sholawatul Qalb (sholawatnya hati) Ketika membaca sholawat, hati mulai menghadirkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ. Ia mulai merenungkan perjuangan Nabi, kesabaran beliau, kasih sayang beliau, dan pengorbanan beliau untuk umatnya. Tingkatan ketiga: Sholawatul Akhlaq (sholawatnya akhlak) Inilah buah yang sangat penting. Orang yang memperbanyak sholawat berusaha menjadi pribadi yang: Lebih sabar menghadapi kehidupan. Tidak mudah menyakiti orang lain. Lebih mudah memaafkan. Tidak sombong ketika mendapatkan kemuliaan. Tetap rendah hati ketika mendapatkan keberhasilan. Menyayangi sesama makhluk Allah. Ketiga tingkatan ini merupakan kerangka renungan tasawuf, bukan pembagian tingkatan baku yang secara khusus ditetapkan Imam Al-Ghazali. Nasihat untuk Mengamalkannya Jangan hanya mengejar banyaknya bacaan, tetapi berusahalah menghadirkan hati ketika membacanya. Seratus kali dengan kesungguhan hati tentu lebih baik daripada sekadar menghitung angka tanpa memahami maknanya. Tidak ada ketentuan jumlah khusus untuk membaca Sholawat Ibrahimiyah di luar shalat. Silakan membacanya sebanyak yang mampu dilakukan secara istiqamah.
sholawat bukan sekadar rangkaian kalimat yang diucapkan oleh lisan, melainkan juga sarana mendidik hati. Ada tiga tingkatan dalam menghayati sholawat: Lisan: Membaca sholawat dengan istiqamah. Hati: Menghadirkan kecintaan dan kerinduan kepada Rasulullah ﷺ. Perilaku: Berusaha meneladani akhlak Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, seseorang yang benar-benar mencintai Rasulullah ﷺ semestinya berusaha mengikuti akhlak beliau. Tiga tingkatan sholawat dalam perjalanan tasawuf Dalam pendekatan pendidikan ruhani, kita dapat memahami sholawat melalui tiga tingkatan berikut. Tingkatan pertama: Sholawatul Lisan (sholawatnya lisan) Seseorang membiasakan lidahnya membaca sholawat setiap hari. Pada tahap ini, yang dilatih adalah istiqamah. Mungkin hati belum sepenuhnya khusyuk, tetapi jangan berhenti. Tingkatan kedua: Sholawatul Qalb (sholawatnya hati) Ketika membaca sholawat, hati mulai menghadirkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ. Ia mulai merenungkan perjuangan Nabi, kesabaran beliau, kasih sayang beliau, dan pengorbanan beliau untuk umatnya. Tingkatan ketiga: Sholawatul Akhlaq (sholawatnya akhlak) Inilah buah yang sangat penting. Orang yang memperbanyak sholawat berusaha menjadi pribadi yang: Lebih sabar menghadapi kehidupan. Tidak mudah menyakiti orang lain. Lebih mudah memaafkan. Tidak sombong ketika mendapatkan kemuliaan. Tetap rendah hati ketika mendapatkan keberhasilan. Menyayangi sesama makhluk Allah. Ketiga tingkatan ini merupakan kerangka renungan tasawuf, bukan pembagian tingkatan baku yang secara khusus ditetapkan Imam Al-Ghazali. Nasihat untuk Mengamalkannya Jangan hanya mengejar banyaknya bacaan, tetapi berusahalah menghadirkan hati ketika membacanya. Seratus kali dengan kesungguhan hati tentu lebih baik daripada sekadar menghitung angka tanpa memahami maknanya. Tidak ada ketentuan jumlah khusus untuk membaca Sholawat Ibrahimiyah di luar shalat. Silakan membacanya sebanyak yang mampu dilakukan secara istiqamah. "Jangan jadikan sholawat hanya sebagai hitungan di ujung jari, tetapi jadikanlah ia sebagai jalan untuk mendekatkan hati kepada Rasulullah ﷺ. Sebab, hakikat cinta bukan hanya sering menyebut nama yang dicintai, melainkan juga berusaha meneladani akhlaknya." "Bacalah sholawat ketika hatimu bahagia, agar kebahagiaan tidak menjadikanmu lalai. Bacalah sholawat ketika hatimu terluka, agar luka tidak menjadikanmu kehilangan harapan. Bacalah sholawat ketika hidup terasa berat, agar engkau senantiasa ingat bahwa jalan seorang mukmin bukan hanya tentang mengejar dunia, melainkan juga perjalanan pulang menuju Allah." #livehighlights #tiktoklive #VoiceEffects

About