@langgam.id: 22 September mencatat tiga peristiwa penting dalam sejarah Sumatera Barat. Pada 22 September 1829, Residen Padang De Stuers mengumumkan kebijakan bahwa setiap orang yang membuka lahan di Padang menjadi pemilik yang sah. Kebijakan ini ikut mendorong perkembangan Kota Padang ke arah utara, setelah sebelumnya permukiman terkonsentrasi di sekitar Batang Arau, Pondok, Pasa Gadang, Pasa Mudiak, dan kawasan pantai. Pada 22 September 1914, lahir di Padang Kolonel Ismail Lengah. Ia mendapat latihan militer dalam Gyu Gun pada masa Jepang dan setelah Indonesia merdeka terlibat dalam pembentukan Tentara Keamanan Rakyat. Pada September 1946, Ismail Lengah dipercaya menjadi Panglima Divisi Banteng. Sementara pada 22 September 1948, di Bukittinggi, pemerintah Sumatera Barat mengumpulkan sejumlah tokoh komunis Sumatra setelah Peristiwa Madiun. Mereka menyatakan tidak mendukung Muso dan mendukung Sukarno-Hatta. Bersama tokoh Islam, nasionalis, sosialis, dan agama, mereka kemudian bersumpah setia kepada Republik. Tiga peristiwa, tiga zaman, satu tanggal: 22 September merekam perubahan Kota Padang, perjuangan Ismail Lengah, dan dinamika politik di awal Republik. #langgam #referensiurangawak
Langgam Media Grup
Region: ID
Tuesday 22 September 2026 04:28:19 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @langgam.id, please go to the Tikwm
homepage.