Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@mardanbeats02: Husan Di Zyat Aqal Di Kam d ❤️🎧❤️ Pashto New Song Pashto New Song 2026 Pashto Viral Song #capcut #trending #pashtosong #viral #fyp
Pashto Official Melody
Open In TikTok:
Region: PK
Tuesday 22 September 2026 19:37:52 GMT
20878
480
14
110
Music
Download
No Watermark .mp4 (
35.8MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
32.08MB
)
Watermark .mp4 (
35.8MB
)
Music .mp3
Comments
shadmuhammad367 :
2026-09-22 20:44:44
1
🍂☘ 𝐇𝐚𝐦𝐳𝐚 𝐤𝐡𝐚𝐧 ☘🍂 :
nice song
2026-09-28 07:22:03
0
👑SHAHID::ISLAM👑 :
🥰🥰🥰
2026-09-23 09:03:03
1
Intezar Malang :
🥰🥰🥰
2026-09-23 05:19:25
0
tasawar 💝🔥🔥🔥💝 Mast Malang :
🌹🌹🌹
2026-10-10 17:53:43
0
Allauddin Khan :
😳😳😳
2026-09-27 22:09:39
0
Sami Sabir :
❤️❤️❤️
2026-09-26 00:16:49
0
tasawar 💝🔥🔥🔥💝 Mast Malang :
🥰🥰🥰
2026-10-10 17:53:41
1
😇AK .47awkha jan😇 :
🥰🥰🥰
2026-10-15 05:55:19
0
hazrat ali :
🥰🥰🥰
2026-10-18 10:28:59
0
To see more videos from user @mardanbeats02, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#dylanobrien #dylanobrienedit #teenwolf #gifedit
🚨 Mbappé tente de rattraper son image auprès de la Chine 🇨🇳🤣 #mbappe #chine #kylianmbappé @kerlyno_
Carmen Hearts2Hearts kembali mencuri perhatian netizen berkat tingkahnya yang menggemaskan. Kali ini, Carmen terlihat memperhatikan staf yang berlalu-lalang dengan mata besarnya yang tampak berbinar, membuatnya terlihat seperti anak anjing yang sedang menatap seseorang dengan penuh rasa penasaran. Sebuah video Carmen yang sedang mendongak melihat penulis acara radio diunggah oleh netizen di X dengan caption, “Melihat ke atas ke arah penulis acara radio, Cawz benar-benar seperti anak anjingㅠ.” Video tersebut pun ramai diperbincangkan hingga ditonton lebih dari 1 juta kali, dengan banyak netizen yang ikut gemas melihat tatapan mata Carmen. 1. Kalau aku jadi stafnya, aku nggak bakal tahan dan pasti langsung mengelus-elus dia. Habis itu jadi kontroversi, terus aku resign 😭 2. AAAAA, INI BENAR-BENAR GAWAT. Gimana caranya mereka bisa menahan diri?! Kalau aku, aku bakal mencium dahinya 328 kali. 3. Carmen benar-benar anak anjing, ya? Carmen memang seperti anak anjing dari film Disneyㅠ 4. Ini anak kecil, yaaaㅠㅠ Gemas banget, jantungku sampai sakit 🥹 5. Matanya yang berbinar-binar menatapmu, siapa pun pasti langsung luluh 😻 Rasanya seperti nggak akan pernah bisa kabur dari pesonanya 🤭 6. Ya ampun, Cawz yang seperti anak ayam ini lucu banget 7. Wah, kalau aku ada di sana, serius deh… WAH… Sc: soongdeong_ #kpopchart #carmen #hearts2hearts #h2h #KC_Han
They truly inspire @Nifemi | ACA | Lifestyle #peoplewhoinspires ##trending #fyp @Nerd! @thechiomaokpara @Tobeszn @Priscilla Ojo
Simple basket recipe with breads, dates, olives and lentil paste Cathedrals 4 flatbreads or pieces of rustic bread 1 cup dates 1/2 cup green and black olives 1 cup cooked lentils 1 olive oil 1 teaspoon lemon juice 1 pinch of salt 1 pinch of cumin, ham Fresh herbs to finish Lighting mode Cook the lentils in water until soft. Drain well and place in a bowl. Knead the lentils with olive oil, lemon, salt and cumin. Mix until a rustic paste forms. Heat the breads quickly in a skillet or low oven. Place the breads in a simple basket. Add the dates on the side. Add the olives in a small bowl or directly to the basket. Place the lentil paste in a small clay or ceramic jar. Finish with fresh herbs. Serve as a delicious, shareable and welcoming meal.
Mahkamah Syar’iyah (MS) Kutacane mencabut seluruh kekuasaan seorang ayah berinisial SJ (35) terhadap anak kandungnya yang berusia 14 tahun. Pencabutan tersebut dilakukan setelah SJ terbukti melakukan kekerasan seksual. Pengadilan menilai mempertahankan kekuasaan SJ sebagai orang tua dapat membahayakan keselamatan dan masa depan korban. Dikutip dari situs Mahkamah Agung, putusan itu dijatuhkan pada Rabu (21/10). Majelis hakim mengabulkan gugatan pembebasan kekuasaan orang tua yang diajukan Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara. Kekuasaan pengasuhan anak tersebut kemudian diserahkan sepenuhnya kepada ibu kandung korban. Sebelumnya, SJ telah dijatuhi hukuman pidana penjara selama 200 bulan atau 16 tahun 8 bulan. Hukuman tersebut telah berkekuatan hukum tetap. Dalam pertimbangannya, majelis hakim merujuk Pasal 49 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan juncto Pasal 319a Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Hakim menilai pencabutan kekuasaan orang tua diperlukan untuk mencegah bahaya lebih lanjut terhadap anak. Majelis hakim juga mempertimbangkan kaidah fikih dar'u al-mafāsid awlā min jalbi al-maṣāliḥ, yang berarti menolak kerusakan lebih utama daripada mengambil kemaslahatan. Pertimbangan itu sejalan dengan prinsip hifzh an-nafs, yakni menjaga jiwa serta keselamatan fisik dan mental anak. Pencabutan kekuasaan orang tua tersebut dinilai merupakan langkah hukum untuk melindungi kepentingan terbaik bagi anak. Dalam putusan ini, yang dicabut adalah kekuasaan SJ sebagai orang tua, bukan statusnya sebagai ayah biologis korban. 📸: Dok. Shutterstock. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | updateme | R025 | E158 | E169 #bicarafaktalewatberita #kumparan
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy